Anak yang tak dianggap

Anak yang tak dianggap
Episode 30


__ADS_3

Amerika


Kediaman keluarga Edoardo.


Para pelayan menyiapkan sarapan pagi dan ada juga membersihkan rumah.


Di kamar


Franco Edoardo keluar dari kamar mandi terlihat ia baru saja selesai mandi ia berpakaian bersiap ke bawah untuk sarapan bersama keluarganya.


" Selamat pagi tuan nyonya besar" kata pelayan.


" Pagi bi" kata bibi. Para pelayan sibuk meletakan makanan di atas meja.


" Mom dimana Franco? " Tuan Diego, menangakan putranya yang belum turun.


" Biar mom panggil apa dia masih tidur" sebelum nyonya Filide menuju kamar putranya Franco baru saja turun tangga.


" Mom itu Franco turun" kata tuan Diego, mencegah istrinya ke tempat Franco.


" Pagi mom, dad" kata Franco, mencium kening mommynya.


" Pagi sayang, kok belum bersiap ke kantor?" Nyonya Filide heran melihat putra tidak berpakaian jas.


" Mom, dad ada sesuatu yang ingin Franco sampaikan" kata Franco, mendengar perkataan putranya nyonya Filide memandang suaminya.

__ADS_1


" Baiklah setelah makan kita bicara di ruang tengah" kata tuan Diego.


Akhirnya mereka menikmati sarapan pagi yang telah di sedia, selesai sarapan tuan Diego mengajak istri dan putranya ke ruang tengah bibi membawakan minuman untuk mereka.


" Sekarang katakanlah apa yang ingin kau katakan pada kami? " tuan Diego.


" Mom, dad beberapa hari lagi aku akan ke Indonesia" kata Franco.


" Untuk apa kau ke Indonesia? " nyonya Filide.


" Rencananya aku akan membuka bisnis baru di sana agar bisnis kita berkembang tak hanya di eropa tapi juga asia dan Indonesia memiki peluang besar untuk memulainya.


" Kenapa harus ke sana sayang memangnya tak bisa sekitar eropa? " Nyonya Filide.


Pak Can datang dan memberitahu kalau Violet dan Luciano Luig sudah datang.


" Pak antar mereka ke ruang kerjaku" kata Franco. Franco pamit pada orangtua menemui mereka di ruang kerjanya.


" Selamat pagi tuan muda" kata Violet dan Luciano secara bersamaan.


Franco menanggukan kepalanya. " Mana laporan yang harus aku periksa? " Franco.


" Ini tuan muda laporan yang harus anda periksa dan tanda tangani, tuan muda esok ditunggu dewan direksi membahas bisnis baru kita yang akan di dirikan di Indonesia" kata Violet.


" Baiklah esok katakan pada mereka jam 10 aku tunggu di ruang rapat" kata Franco.

__ADS_1


" Baik tuan muda" kata Violet, setelah menerima laporan yang telah di berikan oleh Franco, kemudian ia pamit kembali ke perusahaan.


" Luciano, kamu sudah mempersiapkan semuanya yang kita perlukan selama di Indonesia?" Franco.


" Sudah tuan muda orang kepercayaan kita di sana sudah mengaturnya" kata Luciano.


" Kamu boleh kembali ke perusahaan jangan lupa persiapkan semuanya yang diperlukan untuk membuka usaha baru" kata Franco, kemudian Luciano pamit.


Di Indonesia tepatnya sekolah SMA


Semua siswa kelas 3 sedang menunggu hasil kelulusan apakah mereka lulus atau gagal.


Saat ini mereka sedang berkumpul di lapangan menunggu kepala sekolah untuk mengumumkan kelulusan.


" Assalamualaikum, untuk kalian siswa kelas 3 yang baru saja menyelesaikan ujian akhir kami mengucapkan selamat bagi yang lulus dan untuk yang belum lulus teruslah berusaha jangan berputus asa" kata kepala sekolah.


" Untuk hasilnya kalian dapat melihat di papan pengumuman " sambungannya. Kepala sekolah dan guru lainnya meninggalkan lapangan.


" Adeeba ayo kita ke mading " ajak Dita, Adeeba dan Vero mengikutinya.


Ketika mendekati mading tiba saja Selly dan temannya menghalangi mereka.


" Aku tak menduga di sekolah kita ada anak haram " kata Selly.


Deg

__ADS_1


__ADS_2