
Bandara Internasional Soekarno Hatta.
Terlihat dua orang pria turun dari pesawat membuat para gadis tak bisa bernapas karena ketampanan mereka.
" Waw siapa mereka " kata seorang gadis penuh kekaguman.
" Apa mereka bule lihat satu itu lebih tampan dari sebelahnya"
" Aku mau jadi pacarnya"
Itulah yang dibicarakan oleh para gadis ketika mereka lewat tak hanya gadis para pria menatap mereka penuh iri.
Franco Edoardo dan Luciano Luig baru saja tiba di Indonesia tepatnya di bandara Internasional Soekarno Hatta.
Luciano menghubungi taksi online untuk mengantar mereka ke hotel.
" Selamat siang tuan, apakah ada yang bisa saya bantu? " resepsionis, dengan ramah.
" Kami ingin memesan kamar untuk dua orang" kata Luciano, Franco mengirim pesan pada orangtuanya kalau mereka sudah tiba di Jakarta.
" Atas nama siapa tuan? " Resepsionis".
" Leonardo. Nona apakah hotel ini ada restoran menyediakan makanan luar? " Leonardo.
" Tuan tenang saja hotel kami juga menyediakannya" kata Resepsipnis, sambil menyerahkan dua kunci pada Leonardo.
__ADS_1
Dengan diantar pelayan pria mereka menuju kamar.
Brak
Tak sengaja Franco menabrak sesorang, sudah dua hari Adeeba lulus dan sebelum ujian masuk kampus di umumkan jadwalnya ia mengurus sisa pekerjaannya di hotel sebelum managernya urus.
Adeeba bersama manager baru saja dari ruangannya mereka membahas perkembangan hotel ini termasuk sistem pelayanannya ia tak mau ada keluhan dari Para tamu.
" Nona, ada beberapa lamaran yang baru mendaftarkan diri " kata manager.
" Bagaimana dengannya makanannya katanya banyak wisatawan dari luar dan ingin makanan sesuai dengan selera mereka " kata Adeeba, menatap manager tanpa melihat jalan.
Dan
" Nona, tuan" seru Manager dan Leonardo, menyebut nama atasan mereka masing-masing.
" Hei kau apakah tak bisa melihat jalan sampai menabrak orang" kata Franco, dengan emosi.
Adeeba yang mengalami jatu berdiri tak lupa membersihkan celananya ia mengangkat kepalanya dan melihat orang menatapnya dengan kesal. Adeeba membalasnya dengan senyum.
Deg
Tiba saja jantung Franco berdetak dengan cepat ia banyak berjumpa gadis cantik bahkan memiliki seorang kekasih cantik dan seorang aktris terkenal tapi ia tak pernah mengalami hal ini bahkan dengan kekasihnya.
Franco akui gadis dihadapannya memang cantik walau tidak memakai hiasan berlebihan.
__ADS_1
" Tuan, saya minta maaf karena menabrak anda. Pak ayo kita harus menemui mereka" kata Adeeba, pamit dan manager memberi hormat setelah itu mengikuti langkah Adeeba.
" Tuan muda" panggil Luciano.
" Ayo" kata Franco, dengan dingin ia masih marah atas kejadian tadi tapi saat Adeeba minta maaf ia tak dapat berkata.
Di parkiran
Adeeba dan Manager sudah sampai di parkiran.
" Pak, anda saja yang menemui para calon karyawan itu aku tak bisa masih ada urusan yang aku urus" kata Adeeba, baru saja mendapat pesan dari adiknya.
" Baik nona. Nona jangan khawatir nanti saya kirim melalui email data dari para calon karyawan" kata Manager.
Kemudian Adeeba pamit menjalankan mobilnya menuju rumahnya.
Kamar Franco.
Franco berdiri di dekat jendela ia masih memikirkan kejadian tadi ia cukup kagum pada gadis itu, karena ia tak seperti gadis lainnya yang selalu menyoraki dirinya saat bertemu.
" Dia gadis yang lumayan" guman Franco, senyum kecil.
Drt drt drt
Terdengar ada panggilan masuk Franco mengambilnya ternyata dari Leila Marta.
__ADS_1
Leila marta merupakan artis terkenal di Amerika ia berhubungan dengan Franco sudah berlangsung lima tahun. Selama lima tahun ini Franco tak pernah meningkatkan hubungan mereka karena nyonya Inggrit tak menyukainya saat putranya membawanya ke kediaman mereka.