
Afrill dan kedua sahabatnya sudah memasukan proposalnya ke beberapa perusahaan besar dan kecil tak kecuali perusahaan Edoardo dan Buana Group.
" Tuan muda akan berinventasi dalam acara tersebut?" Luciano, pada Franco, membaca proposal Afrill .
" Proposal ini sangat bagus ini seperti dibuat oleh seorang bos bukan anak sekolah, Luciano, kamu yakin proposal ini di ajukan oleh anak SMA?" Franco, tak percaya proposal ini dibuat anak sekolah.
" Ya mereka berpakaian sekolah" kata Luciano, kebetulan yang menerima proposal adalah Luciano.
" Hubungi mereka katakan kita akan menberi sponsor pada acara sekolah" kata Franco.
Tidak hanya perusahaan Edoardo Group memberi dana tapi juga Buana Group.
" Afrill, aku baru saja mendapat kabar dari perusahaan Edoardo Group kalau mereka akan menjadi sponsor" kata Ali ,mendapat pesan dari Luciano.
" Tidak hanya dia Buana Group juga ikut" kata Afrill.
" Aku tak menyangka kalau dua perusahaan besar bersedia menjadi sponsor acara sekolah kita" kata Deva, bahagia.
" Makanya kita harus memberi pertunjuk tak mencewakan,mari kita ke ruang Osis untuk membicarakan hal ini pada lainnya" kata Afrill.
Mereka segera menuju ruang osis beruntung anggotanya ada didalam, kepala sekolah yang mendapat kabar ini terkejut sekaligus bahagia.
Beberapa hari kemudian sekolah disibukan dengan acara banyak perlengkapan di pasang, tenda dan panggung juga telah terpasang.
__ADS_1
Para siswa yang ikut meriahkan acara disibukan dengan latihan beberapa hari terakhir.
" Gimana kita memberi pertunjukan?" Deva.
" Ide bagus kita harus ikut serta agar acara ini semakin meriah" kata Ali.Afrill menyetujui rencana ini.
Di massion keluaga Buana.
Adeeba bersama pelayan sibuk menyiapkan makan siang.
" Bibi ,daddy pulang nanti saat makan siang?Adeeba, memotong sayuran.
" Ya nona tadi tuan Irfan menghubungi bibi " kata bibi Lia, yang mendekatinya.
Adeeba dan bibi Lia hanya tersenyum tak berselang lama masakan Adeeba selesai.
" Assalamualaikum" kata Hakim.
"Bi itu pasti daddy, bibi tolong letakan semua makanan di atas aku akan menyambut daddy"kata Adeeba.
" Baik nona" seru pelayan. Mereka segera merapikan meja.
" Walaikumsalam dad" kata Adeeba, mencium tangan Hakim dan ia mencium kening putrinya .
__ADS_1
" Dad hari ini harus mencoba masakan Adeeba kak Irfan juga" kata Adeeba.
" Baik nona" kata Irfan, ia takkan menyiakan kesempatan ini ia sudah mencoba maaakan Adeeba dan rasanya sangat enak.
" Afrill tak ikut makan bersama kita?" tuan Hakim.Mereka sudah duduk di meja makan.
" Katanya hari ini pulangnya telat daddy sekolah diadakan acara Afrill sebagai panitia harus mengaturnya" kata Adeeba, sambil mengambil makanan untuk daddynya.
Kembali ke sekolah.
Hari sudah siang dan persiapkan sudah 75% masih ada beberapa hal yang harus di kerjakan.
" Sebaiknya kita istirahat dulu sekretaris osis sudah membeli nasi kotak" seru Ketua osis.
Afrill menanggukan kepalanya bersama kedua sahabatnya mengambil nasi kotak yang dibagi.
" Aku jadi curiga pada Saka,ia seperti merencanakan sesuatu" kata Ali.
" Emangnya kenapa kamu berfikir seperti itu memang sih sudah beberapa hari ia tak mencari masalah pada kita" kata Deva.
" Kalian tahu sendiri ketika kita bertemu sengaja atau tidak dia selalu menghindar" kata Ali.
" Sudahlah jangan berfikir terlalu jauh jika dia melakukan sesuatu kita tinggal memberinya pelajaran" kata Afrill.
__ADS_1
Kemudian mereka melanjutkan pekerjaan selesai makan , mereka bekerja sampai sore hari baru kembali ke rumah masing- masing.