
Tuuut...tuuuut...tuuuut
Handphone Niqy terus berdering,
"Siapa yang menelpon Di?", tanya Niqy kepada Nandi dari arah dapur
"Dari Papa",....kata Nandi
Hmm tumben dia menelepon gumam Niqy dalam hati
"Yaa udah Nandi terima saja teleponnya", suruh Niqy kepada Nandi
Nandi : Hallo...
Jon : Hallo Nandi ini Papa, Nandi lagi ngapain?
Nandi : Nandi lagi nonton Pa.., Papa kenapa gak pulang2?
Jon : Papa kerja, ntar klo pekerjaan papa dah selesai papa pulang yaa,...mana Mama? kenapa Nandi yang angkat telepon?
Nandi : Mama lagi didapur, masak...
__ADS_1
Jon : oo ya udah, bilang sama mama nanti Papa telepon lagi, dah dulu ya, papa mau kerja lagi.
Nandi : dadaaaa Papa.... kata Nandi sambil menutup telepon nya.
Dari dapur Niqy menuju ke Nandi yang telah memutuskan sambungan telepon,
'Papa bilang apa Di?", tanya Niqy pada Nandi
"Papa bilang akan menelepon mama lagi ntar", jawab Nandi
"Owh kirain bilang kalau mau kirim duit", kata Niqy dengan perlahan
"Apa ma?", tanya Nandi lagi
Kemana arah pemikirannya, setiap mau nelpon hanya mau menanyakan kabar anak istri tapi tidak ada usaha untuk menggugurkan kewajibannya sebagai suami dan ayah dari Nandi. Tidak ada ongkos selama beberapa bulan semenjak meninggalkan Niqy dan anaknya. Meski sedang bekerja adalah menjadi alasan saja untuk tidak pulang demi menutupi masalah keluarga mereka, tapi justru Jon malah lebih mengabaikan tanggung jawabnya.
Tuuuuutt....tuuuuttt....tuuuuttt
Telepon Niqy berdering lagi dan kali ini Niqy yang mengangkatnya, terlihat nama Jon disana.
Jon : Hallo,...
__ADS_1
Niqy : Hmm..
Jon : Niqy udah donk marahnya, aku minta maaf, maaf,maaf,...demi anak kita Niq, aku sudah memikirkan banyak hal dan aku sadar aku khilaf, aku janji tidak akan mengulangi kekhilafan ku, aku minta maaf terlalu banyak menyakitimu Niqy, berada jauh darimu, aku rindu Niq, Rindu dengan kebersamaan kita, Niqy...sayang..jawab aku donk, jangan diam saja
Niqy : Mau kamu aku harus jawab apa?
Jon : Kok nanyanya begitu sayang, Niqy sayangku aku rindu kamu dan anak kita
Niqy : Kalau rindu pergi aja sama pacar kamu tuh...mereka pasti mencari mu
Jon : Yaa udah kalau kamu belum mau menerima maaf ku, gak apa-apa, yang penting gak usah kait-kaitkan lagi permintaan maaf ku yang tulus ini dengan masa laluku, dah dulu kalau begitu yaa, kabari aku kalau hatimu sudah bisa menerimaku lagi. Aku sayang kamu kata Jon mengakhiri pembicaraan nya.
Haaach aku sayang kamu???!! merasa tak percaya Niqy mendengar gombalan suaminya, karena rasa sakit lebih menusuk hati dari setiap rayuan Jon yang meminta untuk kembali tidak pernah lagi di tanggapi serius oleh Niqy.
Yah pengkhianatan itu masih membekas dan sakitnya masih terasa, dan saat ini Niqy masih mau menikmati kebahagiaan nya dengan dunia barunya yang merehatkan segala beban hidup yang terasa menyesakkan dada.
Malam harinya....
Kembali Jon menelepon meminta maaf dan memohon-mohon kepada Niqy untuk bisa menerima nya kembali, tapi Niqy masih saja dengan sikap dinginnya menolak dan Jon kembali mengalah dengan menutup teleponnya.
Semakin Larut,..Malam itu hujan turun begitu derasnya, seakan rintihan kalutnya hati Niqy mengimbangi cuaca malam itu, dingin tak bersuara, hanya bunyi titik-titik air hujan yang terdengar di atap seng memecahkan suasana hati, menjauhkan harapan indah, Niqy tak mampu berkata-kata, hanya kalimat permohonan dan penyesalan dari Jon terus terngiang-ngiang, "Apakan dia benar-benar telah menyesali kesalahannya?, apakah dia benar-benar tulus dan ingin kembali?,
__ADS_1
Niqy hanya bisa menghela nafas panjang, disepertiga malam itu dan terus memanjatkan Doa memohon kepada Tuhan-NYA untuk diberikan petunjuk atas segala masalah yang di hadapinya. Semoga bahagia yang sebenarnya akan bersama ku, harap Niqy dipenghujung Doa nya.