
Menangislah Niq karena menangis akan mengurangi beban mu, kamu harus kuat untuk menerima semua yang menimpamu, dan jangan menyalahkan Tuhan, karena Tuhan tidak akan membebanimu diluar batas kemampuanmu, kamu itu orang yang paling sabar yang aku kenal Niq, yakinlah kau pasti mampu melewati Semua kesedihan dan kesulitanmu, Vani memeluk Niqy yang masih menangis dan sambil terus berkata,
Tapi kamu harus tetap ujian besok Niq, apa kamu tidak akan menyesal melihat kita semua teman-teman seangkatan sudah di wisuda trus kamu belum..!! Ingat perjuangan dan pengorbanan orang tuamu Niq yang telah memenuhi semua kebutuhan mu selama kuliah, orang tua kita pasti bangga saat akan melihat kita di wisuda nanti, ayoo belajar yaa...bujuk Vani
Niqy hanya menuju ke atas ranjang dan berbaring, sambil berkata
Aku capek hati Van, kepalaku juga sakit, aku tidak bisa fokus...jawab Niqy
Vani mengikuti Niqy dengan membawa Skripsi Niqy yang sudah dijilid Lux dan duduk disamping Niqy yang sedang berbaring, dengan terus berusaha untuk mengajak Niqy untuk tetap selesai tahun ini.
Pokoknya aku akan membacakan isi skripsi kamu, mau kamu dengar atau tidak aku akan membacanya terus semoga saja kamu tidak akan menyia-nyiakan usaha ku ini.
__ADS_1
Dan mulailah Vani membaca isi skripsi Niqy dari Bab 1 sampai dengan Bab 4, hingga keduanya tertidur.
Disepertiga malam Niqy terbangun dan melihat sahabat disampingnya tertidur dengan skripsi terbuka diatas dadanya. dengan terus beristighfar kemudian Niqy turun perlahan dari atas ranjang untuk mengambil air wudhu.
Niqy mengambil mukena bercorak batik hitam putih itu dan memakainya, dengan beralaskan Sajadah berwarna ungu yang merupakan warna kesukaan dari sahabatnya itu Niqy memulai Sholatnya, di setiap gerakan sholat Niqy terus menangis, dan Dalam sujud terakhir Niqy berdoa, "Yaa Allah jika Engkau mengujiku dengan waktu, jadikan kesabaranku lebih panjang dari waktu yang Engkau beri, Alhamdulillahi Robbil 'alamiin
Niqy membayangkan wajah orang-orang terkasih yang terus mensupport nya, wajah kedua orangtuanya, anaknya Nandi dan sahabat-sahabatnya, dan lalu Niqy mengusap air matanya, kekuatan itu hadir lagi membangkitkan semangat Niqy. Dalam hati Niqy terus berkata, "aku harus berusaha demi orang-orang yang menyayangi ku, aku tidak mau gagal untuk kedua kalinya dalam menyelesaikan pendidikan ku, aku harus bersama-sama berjuang bersama teman-teman untuk memakai Toga itu".
Dan lalu Niqy berdiri menghampiri Vani yang sedang tertidur lelap, lalu mengambil skripsinya dengan perlahan agar Vani tidak terbangun.
Suara Adzan dimasjid terdengar menandakan sudah masuk waktu Subuh, Niqy kembali mengambil air wudhu dan Sholat, setelah itu melanjutkan kembali belajar depan laptop sambil memperbaiki hasil powerpoint yang akan dipresentasikan pagi ini dimeja hijau.
__ADS_1
Sementara Vani di atas ranjang membuka matanya dan kaget ketika melihat sahabatnya Niqy tidak berada disampingnya. Namun ketika memalingkan muka mencari-cari sosok Niqy, Vani tertegun dan bersyukur memperhatikan Niqy yang dengan serius nya fokus dilaptop sambil belajar walaupun dengan kedua mata yang sedikit bengkak akibat kesedihannya.
Merasa ada yang memperhatikannya, Niqy menyapa,
Dah bangun Van? tanya Niqy
Iya... Aku mau sholat Subuh dulu yaa, kata Vani
Vanipun mengambil air wudhu dan mengerjakan Sholat subuh dengan pinta dalam Doanya memohon agar sahabatnya diberi semangat dan kekuatan untuk menyelesaikan studinya dan diberi jalan kemudahan dalam setiap menghadapi masalahnya.
❤️❤️❤️❤️
__ADS_1
Karena Sahabat yang baik adalah dia yang dapat membuka hatimu yang sedang tertutup dan siap membantu mu dalam mengatasi masalah yang sedang kau hadapi.
BERSAMBUNG....