
Nandi menjalani hari seperti biasanya. Menjadi siswa aktif di organisasi sekolah adalah kebahagiaannya. Nandi sudah menjadi senior di tingkat kegiatan Pramuka maupun OSIS karena sudah kelas 11 sekarang.
Seperti hari itu setelah mengikuti rangkaian kegiatan penerimaan siswa baru disekolah Nandi mengajak teman-temannya kerumah.
"Assalamualaikum Maa....", sapa Nandi ketika menjumpai Niqy yang sedang menyiram bunga kesayangannya dihalaman rumah.
"Wa Alaikum salam....baru pulang Di?!", tanya Niqy
"Iya Maa..ini Nandi bawa teman-teman ke rumah", kata Nandi memberitahukan kedatangan teman-temannya.
"Assalamualaikum Mama Nandii.....", sapa teman-teman Nandi yang berpapasan dengan Niqy didepan rumah.
"Wa Alaikum salam, Ayoo masuk ke dalam rumah", jawab Niqy sambil tersenyum menyambut teman-teman anaknya.
Ada beberapa teman-teman cewek diantaranya. Nandi terlihat nampak ceria.
"Maa... teman-teman mau Nandi masakan mie yaa?", tanya Nandi pada Niqy.
"Mau mama masakin dulu?", tanya Niqy
"Gak usah Maa....Nandi gak mau merepotkan Mama hehehe, Mama istrahat aja yaa", kata Nandi langsung menggandeng Niqy dan mengantarkan Niqy ke kamarnya.
Nandi pun mengajak Rizki dan Ahim untuk membantunya didapur.
"Kita cewek-cewek aja yang masak Nandi", pinta Desi salah satu teman cewek Nandi yang hadir saat itu.
__ADS_1
"Gak usah Desi, kalian bahas rencana kegiatan yang akan dilakukan besok saja".
Merekapun memenuhi ruang tamu dengan segala canda tawa dan dengan pembahasan kegiatan sekolah yang sedang mereka rencanakan. Beberapa menit kemudian mie instant sudah siap, mereka makan dengan lahapnya.
Sesaat kemudian Adzan Maghrib berkumandang.
Teman-teman Nandi rehat sejenak mengambil air wudhu lalu sholat di mesjid yang dekat rumah.
"Nandi aku mau sholat dirumah saja yaa, pinjamin aku sajadah donk", kata teman cewek Nandi.
"Kamu ambil wudhu saja dulu", jawab Nandi
Sesaat kemudian...
"Tok..tok..tok...Maaa....", Nandi memanggil Niqy dikamarnya.
"Nih teman Nandi mau sholat pinjamin mukena", kata Nandi
"Oooo sini Nak, Sholatnya disini, kiblatnya menghadap kesana yaa", kata Niqy sambil menunjuk arah kiblat dan mengambil mukena di lemari, karena Niqy saat itu masih berhalangan belum bisa sholat.
"Iya Tante, makasih, Gak usah mukenanya Tante, Saya bawa mukena kok", kata teman cewek Nandi itu.
Niqy lalu memperhatikan anak itu sholat dengan khusuknya. Sebelum melanjutkan membaca buku Laa Tahdzan, Niqy memandangi anak itu dengan kagumnya. Bangganya melihat anak-anak di zaman sekarang yang masih punya waktu untuk memelihara sholatnya.
Setelah selesai sholat anak itu pamit. Namun Niqy masih bertanya-tanya tentang anak itu.
__ADS_1
"Kamu teman sekelasnya Nandi nak?", tanya Niqy
"Seangkatan Tante tapi Tidak sekelas, hanya sama-sama aktif di kegiatan ekstra Pramuka", jawabnya.
"Oo yaa....tinggal dimana kau?", tanya Niqy lagi.
"Di Kota Selatan Tante, jawabnya lagi".
"Ooo yaa...yang rajin belajar yaa, supaya suksesnya sama-sama juga, tidak hanya dikegiatan ekstra tapi juga di kegiatan intra sekolah", jawab Niqy sambil tersenyum melihat kecantikan anak itu.
"Iya Tante, makasih, saya pamit keluar dulu....", tanya anak itu
"Iya....iya....silahkan....", jawab Niqy
Suara anak-anak diruang tamu kembali terdengar, keceriaan mereka nampak dengan segala kepolosannya.
Tidak lama kemudian teman-temannya berpamitan untuk pulang kerumah masing-masing sambil bersalaman bergantian dengan Niqy.
Setelah semua pulang. Nandi kembali duduk bersama Niqy yang sedang melanjutkan bacaannya itu diruang tamu.
"Dandi....siapa yang sholat dikamar mama tadi?", tanya Niqy
"Itu Dinda Maa, Kenapa?", tanya Nandi balik
"Mama suka anak itu, parasnya cantik, lemah lembut cara bicaranya dan melihatnya sedang sholat Mama sukaa", kata Niqy tersenyum
__ADS_1
"Hehehe, Mamaaa....Dinda itu teman Nandi, Mulai lagi Mama mau meledek Nandi yaa", kata Nandi sambil tertawa.