Anakku Semangatku

Anakku Semangatku
Curiga


__ADS_3

Suasana semakin memanas karena emosi Niqy terus memuncak, dia tidak bisa menerima tuduhan-tuduhan yang dilontarkan kepadanya, apalagi didepan anaknya. Sudah menjadi kebiasaan Jon setiap bertengkar selalu didepan anak, kendati Niqy sudah berulang kali mengingat kan agar jangan melibatkan anak disetiap pertengkaran karena akan menggangu psikologis anak. Namun itulah Jon dengan keegoisannya tidak memikirkan dampak tersebut .


Sementara pintu diketuk terus oleh Nandi karena tetap mendengar mamanya dimarahi oleh papanya dari luar


"tok...tok...toook...mamaaaa... buka pintu mamaaa...panggil Nandi dari luar


Beberapa saat kemudian mamanya Niqy melewati ruangan itu dan mendengar Nandi mengetuk pintu terus-menerus dengan menangis dan terus memanggil mamanya.


Daan....Karena lama Nandi mengetuk pintu tidak dibuka dari dalam, akhirnya mamanya Niqy terdengar membujuk Nandi untuk pergi dari depan kamar itu, namun semakin diajak pergi jauh dari kamar itu Nandi justru semakin berontak dan menangis, akhirnya mamanya Niqy memutuskan untuk mengetuk pintu itu dan sambil membujuk Nandi dan terus bertanya-tanya dalam hatinya ada apa sebenarnya dengan anak-anaknya.


"Niqy....panggil mamanya",


Sejenak hening didalam kamar karena telah mendengar suara mamanya Niqy memanggil


"Yaa maaa...jawab Niqy

__ADS_1


"Nandi menangis tuh, tetap maksa mau ketemu kamu,


"Iyaa maa, ini Niqy mau keluar...


Lalu Niqy keluar meninggalkan Jon yang masih dengan perasaan kesalnya pada Niqy dan menemui Nandi dan membujuk anaknya


"Nandi menangis kenapa?!, nih mama, sambil memeluk Nandi


"Mama gak dipukul papa kan? tanya Nandi dalam isaknya


Niqy langsung menutup mulut anaknya dan melihat sekeliling kalau masih ada mamanya Niqy disitu, supaya tidak melanjutkan pertanyaan lagi karena khawatir akan didengar oleh mamanya.


"M iniama hanya mau ujian Skripsi besok jadi Nandi harus support mama yaa, karena Nandi adalah kekuatan mama, tak terasa air bening itu mengalir lagi membasahi pipinya, namun Niqy langsung mengusap air matanya supaya tidak kelihatan oleh Nandi.


"Mama mau belajar dulu dirumahnya Tante Vani yaa, jangan cari mama, Nandi sama Oma aja dulu yaa, kecup Niqy dikedua pipi Nandi sambil memberi pengertian kepada anaknya.

__ADS_1


"Maaa.....Niqy mau kerumah Vani dulu yaa mau belajar soalnya besok Niqy mau ujian Skripsi, nih titip Nandi yaa maa,


Mamanya Niqy hanya terus memandang mata anaknya, dan hanya mengiyakan apa yang dikatakan Niqy, karena saat itu batin mamanya Niqy pun terasa sakit karena mendengar setiap tuduhan yang difitnahkan kepada anaknya. Karena peristiwa seperti ini pernah terjadi beberapa waktu yang lalu.


Beberapa waktu yang lalu.....


Malam itu Niqy ada jadwal kuliah karena salah satu dosen memindahkan mata kuliahnya dimalam hari, dan bertepatan dengan jadwal malam itu dirumah Niqy diadakan pesta pernikahan saudara sepupunya yang datang dari jauh, jadi meminjam rumahnya untuk pelaksanaan acara pernikahan. untuk meminta izin Niqy harus menelepon ketua tingkatnya dikelas.


"tuuut....tuuuut...Hallo assalamualaikum, Heri ini aku Niqy...kamu dimana?


"wa Alaikum salam, Hay Niqy, aku dikampus dengan teman-teman, lagi nunggu pak Wira nih, kenapa..jawab Heri ketua tingkat dikelas Niqy


"nih Her aku izin yaa, malam ini gak ikut mata kuliahnya pak Wira, titip absen yaa


"kamu gak masuk kenapa?

__ADS_1


"lagi ada acara keluarga nih dirumah, sudah dulu yaa..salam sama teman-teman",


Niqy mengakhiri obrolannya dan klik Niqy menutup teleponnya, dan betapa kagetnya Niqy melihat kepala Jon yang menempel di dekat telinganya mendengar percakapan Niqy dan Heri baru saja".


__ADS_2