Anakku Semangatku

Anakku Semangatku
Jawaban Tes


__ADS_3

Pagi yang cerah secerah semangat Nandi yang mulai berjuang untuk masa depannya. Ditemani oleh seorang ibu yang selalu mendukung, memberikan kesempatan kepada anaknya untuk menggapai cita-cita mulia dan berusaha dengan terus mengandalkan Doa disetiap sujudnya.


"Maa..hari ini mama sibuk?", tanya Nandi


"Kenapa Di".


"Tolong bantu Nandi Ma untuk menulis surat permohonannya dan mengisi formulir, banyak sekali format dari Polda yang mau diisi".


Setelah melihat ketebalan berkas yang mau dilengkapi Niqy memutuskan untuk membantu Nandi.


"Mana yang harus diisi, sini nanti mama yang isi".


"Makasih mama hehehe, kalau begitu Nandi urus berkas yang lain dulu yaa, untuk ditandatangani".


"Nandi mau kemana?".


"Nih mau urus surat keterangan dokter di Rumah sakit dan surat keterangan tidak menggunakan Narkoba di Polres, Mama mengisi formulir-formulir ini aja".


Dan ini satu lagi Ma, diminta datanya Papa juga jadi bagaimana tuh, Nandi jadi pusing mikirnya".


"Gak apa-apa Di, nanti mama lampirkan akta cerai yang dari pengadilan, data Papa juga masih ada sebagian, kita mulai dengan bismillah aja yaa".


"Iya Mama, kalau begitu Nandi pergi dulu", kata Nandi pamit sambil mencium punggung tangan ibunya.

__ADS_1


Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 21.00 wib, untuk melengkapi semua berkas ternyata harus dengan manual melalui tulisan tangan menggunakan polpen bertinta hitam.


Capek itu terasa setelah pekerjaan itu selesai.


Melihat dokumen-dokumen yang diisi setinggi 10 cm dalam 10 rangkap, membuat Niqy lega karena bisa menyelesaikannya dalam sehari.


"Maa...hari ini Nandi mau mengantar semua berkas persyaratannya, mohon doanya yaa Mama", pamit Nandi


Dengan mengenakan setelan jas berwarna hitam Niqy menatap Nandi dan mengatakan.


"Doa mama selalu untuk Nandi jadi mama harap apapun hasilnya nanti Nandi harus bersyukur, jika Lulus Alhamdulillah dan jika tidak berarti rezeki kita tidak disana".


"Iya Ma".


Dua bulan telah berlalu...


Nandi mengikuti setiap tahapan yang diberikan. Lulus dari tes administrasi awal, pemeriksaan kesehatan, Hingga sampailah pada tahap tes psikologi


Hari itu disebuah ruangan aula yang cukup luas calon Bintara dikumpulkan untuk mengikuti tes Psikologi.


"Nandi Putra Pratama, maju".


"Siapp..!

__ADS_1


"Apa yang memotivasi kamu untuk masuk polisi?.


"Saya ingin membahagiakan dan membuat bangga ibu saya". Jawab Nandi dengan tegas


"Kenapa tidak dengan Ayahmu?".


"Ayah saya sudah menikah lagi dan saya tinggal bersama ibu saya".


"Selanjutnya, Pada saat kau naik mobil dan ada seorang ibu hamil yang tidak mendapatkan tempat duduk bagaimana menurutmu, jelaskan".


"Saya akan memberikan tempat yang saya duduki kepada ibu hamil tersebut. Karena kita tidak akan tahu amal baik mana yang akan menuntun kita ke Syurga, seperti kisahnya Imam Al-Ghazali seorang ulama dengan seekor Lalat".


"Coba jelaskan".


"Pada suatu ketika Imam Al-Ghazali menulis kitab dan pada waktu itu orang-orang menulis menggunakan tinta dan sebatang pena. Pena itu harus dicelupkan dulu kedalam tinta baru kemudian dipakai untuk menulis, jika habis di celup lagi dan menulis lagi. Begitu seterusnya.


Ditengah kesibukan menulis itu, tiba-tiba terbanglah seekor lalat dan hinggap di mangkuk tinta Imam Al-Ghazali. Lalat itu tampaknya sedang kehausan. Ia meminum tinta dimangkuk itu.


Melihat lalat yang kehausan itu, Imam Al-Ghazali membiarkan saja lalat itu meminum tintanya.  Lalat juga makhluk Allah yang harus diberikan kasih sayang, pikir Al-Ghazali. Setelah meninggal beliau ditempatkan disyurga.


Dari kisah inilaj kita bisa mengambil hikmahnya bahwa tidak ada salahnya jika kita menolong makhluk Allah.


"Pengetahuanmu tentang Agama luar biasa", silahkan lanjutkan ke tahap berikut.

__ADS_1


__ADS_2