Anakku Semangatku

Anakku Semangatku
Tentang Sahabat


__ADS_3

Di atas balkon lantai dua kampus terlihat Niqy menelepon seseorang yang tak lain adalah Oliv.


"Hey Liv sahabatku dimana kamu?!, lama gak ada kabar kemana aja, aku lagi dikampus nih, ketemuan yuuk, pinta Niqy pada Oliv


"hmm i am so sorry my best friend, aku dah pindah kelas Niq,


"haach..! pindah kelas? maksud kamu apa?! kaget Niqy dengan jawaban Oliv,


"Soalnya aku dah dapat pekerjaan, maaf yaa aku baru kasih tahu, maaf Niq aku masih ada kerjaan, nanti aku hubungi lagi, klikk....dan obrolan pun terputus.

__ADS_1


Aaaargh Niqy makin kesal dibuatnya, Oliv yang dianggap bisa menemani kesehariannya dikampus kini sudah tidak bisa barengan lagi.


Duduk menyendiri mungkin itu lebih baik, sesekali Niqy melihat keramaian dibawah, tempat dimana seorang laki-laki tua menjual es cendol yang dikerumuni oleh para mahasiswa yang mengantri minum. Dalam batin Niqy kembali berkata Betapa hebatnya laki-laki itu dengan wajah tuanya masih berusaha untuk menghidupi keluarganya walau dengan profesi sebagai penjual es cendol. Nampak guratan tua dan kecapean terlihat namun laki-laki tua itu dengan tersenyum tetap melayani para mahasiswa itu.


"Niqy....Niqy....mau?! panggil Vani dari bawah sambil menawarkan es cendol itu,...Vani adalah teman sekelas Niqy yang dari segi umur masih terlalu muda karena usia Niqy terlampau jauh lebih tua dari Vani. Karena Vani setelah lulus SMK langsung melanjutkan kuliahnya, sementara Niqy memilih untuk menikah dulu setelah itu baru kuliah.


Sambil membawa es cendol Vani, Ega, dan Sari menuju ke balkon menemui Niqy yang masih asik dengan kesendiriannya.


"Hu'um, kita semua pada ramai dibawah kamu malah betah dengan kesendirianmu disini, ada apa?, ada masalah dengan nilaimu?! tanya Ega

__ADS_1


"gak ada apa-apa kok aku hanya ingin menyendiri aja, hehehe


"kalau mau mnyendiri jangan dikampus loo, disini tuh banyak penghuninya ntar kesurupan loo, Ega mulai menakut-nakuti Niqy


"ah kamu bisa aja Ega, jangan bahas yang mistis gitu donk, aku parno an klo bahas yang gitu ah, Niqy mulai takut.


"Yaa udah kita ke kelas aja yuuk, ajak Sari teman Niqy yang lain,


Dan semua pun pergi meninggalkan balkon itu. Tempat yang beberapa menit yang lalu membuat Niqy kesal sama Oliv Sahabat nya yang telah pergi tanpa memberitahu terlebih dahulu. Namun sekarang Niqy akhirnya terhibur karena sudah ditemani oleh teman-temannya Vani, Ega, dan Sari yang ketiga-tiganya belum menikah. Masing-masing juga memiliki ciri khas : Vani yang dengan tubuh bongsornya namun kelihatan imut dan yang paling termuda diantara kita berempat, Ega yang paling kurus dan terlihat jutek, sementara Sari adalah karena memiliki logat yang berbeda dari kita karena berasal dari luar daerah G, jadi lucu saja setiap mendengar dia berbicara.

__ADS_1


Hari-hari pun berlalu Niqy sering berkomunikasi dengan Vani, Ega dan Sari, karena mereka merasakan kecocokan dalam menjalin persahabatan, sehingga sepakat untuk membentuk 1001 Genk sebagai perkumpulan mereka. Walaupun terkadang terlihat perbedaan antara mereka Niqy tetap berusaha untuk memahaminya karena Sahabat tidak berjalan seperti gunting..! meski lurus tapi memisahkan yang menyatu, tapi sahabat itu berjalan seperti jarum..! meski menusuk dan menyakitkan tapi menyatukan yang terpisah.


Terkadang seorang sahabat suka salah kata tapi hatinya tak pernah ada niat melukai. Sahabat bukan untuk jadi teman yang hanya bersenang-senang, tapi saling mengingatkan, jujur, juga perduli, tak ada iri hati, selalu bersama-sama berbagi suka duka serta belajar saling mengerti dan memaafkan.


__ADS_2