
Waktu berlalu begitu cepat tak terasa Nandi sudah semester genap kelas 10. Sudah banyak ilmu pengetahuan yang Nandi dapatkan. Selain disekolah Nandi pun mengikuti beberapa kajian keagamaan. Nandi bergaul dengan teman-teman yang paham tentang agama. Sampai suatu hari Nandi meminta izin kepada mamanya untuk mengikuti perjalanan islami dengan teman-temannya itu.
"Maa....Nandi minta izin mo keluar 3 hari dengan teman-teman mau belajar agama",
"Sekolah bagaimana", tanya Niqy
"Kegiatannya mulai Jumat sore Ma pas pulang sekolah, Sabtu Minggu kan libur, jadi Senin Pagi Nandi masuk sekolah lagi".
"Nandi...mama tidak larang Nandi ikut memperdalam agama bersama teman-teman, tapi ingat hanya untuk menambah ilmu pengetahuan saja yaa, jangan sampai mengganggu sekolah kamu dan ingat ketika menemukan sesuatu yang bertentangan dengan pemahaman mu selama ini harus dikaji baik-baik, jangan sampai menjadi beban pemikiran Nandi sendiri".
"Iya Ma....Nandi hanya ingin mengisi hari-hari Nandi dengan hal-hal positif".
"Baiklah kalau begitu, Mama bersyukur Di, akhirnya anak Mama bisa berfikir dewasa, dan melakukan hal yang membuat hati mama tenang".
Kajian keagamaan itupun dilalui Nandi dengan banyak perubahan yang terjadi pada keimanan Nandi.
__ADS_1
Kembali dari perjalanan islami itu Nandi berubah menjadi pribadi yang sering menghafal Al-Qur'an dan Sholatnya sudah 5 waktu. Prestasi Nandipun semakin meningkat, aktifnya Nandi di beberapa organisasi sekolah seperti OSIS dan Pramuka juga membuat Nandi menjadi pribadi yang berani dan mampu berbicara didepan umum.
Hingga suatu malam Nandi menghampiri Niqy yang berada dikamarnya yang sedang menonton Drama Korea A Moment To Remember kesukaannya di Handphone.
"Maa....",
"Hmm....", jawab Niqy dengan terus memandangi handphone nya karena tidak ingin ketinggalan jalan cerita.
"Mama sibuk yaa...", tanya Nandi lagi sambil duduk dekat mamanya dan melihat apa yang sedang ditonton mamanya.
"Ada apa Nandi?", tanya Niqy lalu menatap Nandi
"Nandi...Biografi itu menceritakan kehidupan kita sejak dari lahir sampai sekarang, jadi mama tidak bisa buatkan, kan itu Biografi Nandi sendiri masak mama yang menuliskannya", jelas Niqy
"Oo jadi semua yang Nandi rasakan dari kecil bisa Nandi tuliskan di biografi itu Ma?!", tanya Nandi lagi untuk memperjelas
__ADS_1
"Iya sayang...karena setiap orang punya biografi masing-masing".
"Okelah kalau begitu, Nandi buatkan dulu nanti setelah itu mama periksa yaa", pinta Nandi kepada mamanya.
"Iya....iyaaa....", jawab Niqy dengan tersenyum, lalu melanjutkan lagi menonton.
Nandi pun masih berada didekat mamanya, sambil mulai merangkai kata demi kata mulai menyusun biografinya dengan mengetik disebuah laptop miliknya.
Setelah 30 menit kemudian Nandi menyerahkan laptopnya kepada Niqy.
"Nih sudah selesai Ma, Nandi mau mandi dulu", pamit Nandi.
Niqy pun meletakkan handphone nya dan mulai membaca biografi yang Nandi tuliskan. Dan betapa kagetnya Niqy ketika membaca biografi itu, tidak menyangka anaknya dengan begitu mudahnya menyusun biografinya yang membuat mata Niqy berair dan tertegun membaca setiap paragraf demi paragraf itu.
Anakku sudah dewasa, dari tulisannya aku bisa mengambil kesimpulan bahwa dia bisa mengambil hikmah dari kejadian-kejadian yang dilaluinya. Mama bangga padamu Nak, semoga kamu bisa menjadi anak yang sukses.
__ADS_1
Tidak ada yang dirubah Niqy saat itu, hanya memperbaiki penggunaan tanda titik koma disetiap penggalan tulisannya.
BERSAMBUNG......