
Mata hanya bisa terpejam selama 2 jam dan lalu terbangun dengan perasaan yang tak karuan, gelisah dan ditambah lagi terdengar dari kejauhan suara tangisan anjing malam diluar sana,
Yaa Allah apa sebenarnya yang terjadi, berikan aku petunjuk-Mu, suamiku sekarang berada di sisiku tapi kenapa perasaan ini masih gelisah sehingga mata ini benar-benar hilang rasa ngantuknya,...
Berulang kali Niqy menatap suaminya yang sedang tertidur dengan lelapnya dan dengan suara lirih berkata "paa..apa yang sebenarnya terjadi kenapa saat kamu berada di sisiku pun aku merasa gelisah, ada apa sebenarnya..
Dengan terus berdoa memohon petunjuk dalam hati Niqy menatap suami yang berbaring disampingnya yang hanya mengenakan celana pendek tanpa kaos.
Mulut Niqy terus komat Kamit dengan harapan mendapatkan jawaban dari kegelisahannya malam itu, daann....seketika celana pendek dari suaminya tersingkap nampak jelas ada tanda merah di bagian pahanya,
Sontak Niqy kaget sambil terus memperhatikan sisi badan dari suaminya dengan meraba, mencari tahu dan memastikan tanda merah yang meninggalkan bekas didalam kulit pahanya itu, rasa berdebar semakin kencang, emosi meluap, naik ke ubun-ubun mendapati beberapa tanda merah di bagian lainnya.
__ADS_1
Niqy hanya terpaku pada tanda itu tatapannya seketika kosong, ingin meluapkan emosinya, ingin menangis yang sejadi-jadinya atas pengkhianatan itu, ingin berteriak mengeluarkan rasa sesak di dada ini, namun Niqy tersadar ketika mendengar suara Nandi.
Mamaa...Mamaa..Nandi haus mau minum
Seketika emosi itupun tersulutkan.
Iya nak nanti mama ambilkan.... sambil menuangkan air minum kedalam gelas Niqy hanya bisa meneteskan airmata dan lalu menghapusnya agar tidak diketahui oleh anaknya kekecewaan yang baru saja di lihatnya.
Nih diminum yaa ... lalu tidur lagi yaa.. bujuk Niqy kepada anaknya.
Niqy terus berdoa disujud terakhirnya dengan airmata yang tidak pernah berhenti mengalir dari sudut matanya, kenapa harus seperti ini, apa salahku padamu sehingga kamu harus melakukan hal sebejad ini, semua teman-temanku tidak kutemui lagi, aku fokus menjadi istrimu dan fokus menjadi ibu dari anakmu tapi kenapa aku harus menerima semua ini? Yaa Allah berikan petunjuk-Mu
__ADS_1
Airmata itu terus mengalir, rasa sesak itu semakin sakit terasa direlung hati, menikam jiwa seakan mati. Niqy hanya bisa Pasrah dan terus menghapus airmata sedihnya itu, dan sambil menunggu suaminya bangun Niqy melakukan aktifitas rumah seperti biasa, menyapu rumah, mencuci pakaian, memasak dan menyiapkan segala hal untuk keperluan hari itu.
Waktu sudah menunjukkan pukul 09.00 pagi, ruang tamu nampak rapi dengan gantungan beberapa bingkai foto yang terpampang disana, siaran TV menampilkan acara musik yang sedikit menghibur hati, masakan sudah siap dengan menu kesukaan dari masing-masing orang didalam rumah.
Di halaman rumah Nandi terlihat sangat gembira bermain dengan teman-temannya,
Di dalam rumah papanya Nandi terlihat baru melewati ruang keluarga menuju kamar mandi sambil membawa handuk, yaa mungkin mau mandi sekalian.
Paa...aku mau bicara sama kamu... kata Niqy
aku mau berangkat hari ini maa..... jawab papa Nandi yang terkesannya mau menghindari pertanyaan-pertanyaan dari istrinya.
__ADS_1
Pokoknya aku mau bicara hari ini titik...., aku ingin membahasnya... tolong kali ini saja penuhi keinginanku... Niqy memaksa.
oke...okee....ntar setelah aku mandi.