
"Cukup Jon aku capek, aku tidak mau bertengkar, aku mau fokus dengan ujian Skripsi aku, percuma menjelaskan semua, kamu tetap pada perkataanmu,
"Kamu hanya lebih mementingkan dirimu sendiri Niq, dan tidak pernah lagi memperhatikan aku, kata Jon
"Harus bagaimana lagi aku tunjukkan perhatianku padamu, selama ini aku selalu membagi waktu dengan baik, antara kuliahku dengan keluarga, bahkan untuk menerima raport atau setiap kegiatan Nandi aku selalu ada,perhatian yang bagaimana yang kamu tuntut dariku?!, ada uang tidak ada uang makanan selalu ada setiap kali kamu makan, aku tetap melayani kamu sebagai istri, terus dibagian mananya kamu bilang perhatianku kurang?!..Niqy semakin emosi dibuatnya tapi menahan amarahnya karena Nandi juga berada dikamar bersama mereka.
"Kau hanya lebih perhatian pada teman-teman mu, dan selalu mengabaikan aku", Jon mulai mencari alasan untuk bisa memarahi Niqy
"Haaach... mengabaikan bagaimana lagi ini?! tadi waktu aku ajak keluar menemui dosen pembimbing aku, katamu kamu mau keluar lagi ada urusan, yaa sudah aku pergi bersama teman-teman yang juga mau ketemu dengan dosen pembimbingnya, emosi Niqy mulai tidak terkontrol
__ADS_1
"Trus kenapa Dosennya telepon kamu balik kasih perhatian ke kamu lagi dengan berkata belajar baik-baik yaa, padahal kau sudah dari sana haach, kamu mau selingkuh yaa, kamu mau balas aku yaa,
Nada bicara Jon sudah mulai tinggi
Jon terus saja membantah dan mengulang kata-kata yang didengar dari Hp Niqy tadi dan mengejeknya sambil memonyongkan bibirnya tidak mau kalah saking cemburunya.
"Aku harus berapa kali jelasinnya sih, tadi waktu kesanaaaa gak ketemu sama pak dosennyaaaaa, makanya aku telepon trus bapaknya pesaaaan kalau disuru taruh lewat bawah pintu saja skripsi nya karena beliau akan lama pulang kerumah karena masih ada urusan diluaaaaar, makanya Skripsinya aku sisip dibawah pintu masuk, kalaupun pas aku nyampe dirumah beliau telepon tadi yaaaa berarti beliau sudah melihat isi skripsi nya trus cuma kasih semangat doang, emang salah? ,kesel Niqy jadinya dan terus menyuruh Nandi untuk keluar tapi anak itu tetap tidak mau keluar juga dari kamar dan terus memperhatikan orang tuanya bertengkar
"Haaach....ganggu istri orang gimana Yaa Allaaaah, istighfar Jon jangan su'dzon sama orang lain, kelakuan sendiri disamain sama orang lain, walaahh...makin kesal Niqy dibuatnya, dan akhirnya Niqy buka pintu kamar dan membawa Nandi keluar karena emosinya sudah tidak tertahankan lagi.
__ADS_1
"Kamu mau kemana? kamu mau menghindar ya? berarti benar donk kalau begitu, sambung Jon lagi ketika melihat Niqy mau keluar bersama Nandi, dan Jon masih terus dengan prasangkanya yang tidak jelas dengan suara semakin tinggi.
"Terserah kamu ah, aku gak peduli dengan semua tuduhanmu yang gak jelas itu, kalau cemburu bilang aja cemburu gak usah mencari-cari alasan",
Kata Niqy sambil berdiri menuju pintu mau meninggalkan Jon, tapi sebelum membuka pintu Jon menarik Niqy dengan kerasnya hingga Niqy terlempar di dinding kamar, tapi Niqy cepat-cepat berdiri mengantarkan Nandi keluar dan mengunci Nandi dari luar agar tidak menyaksikan lagi pertengkaran orangtuanya.
Sementara didalam kamar Niqy melanjutkan lagi perang mulut dengan Jon.
"Eh dasar otak kamu ditaruh dimana, aku kan sudah berulang kali bilang ke kamu kalau jangan memulai pertengkaran didepan anak tapi kamu tetap saja memaksa aku untuk menyambut segala tuduhanmu, kenapa? kamu belum sadar yaa daritadi aku pelankan suaraku supaya tidak didengar orang didalam rumah ini justru kamu dengan angkuhnya melengkingkan suaramu, apa maksudmu?
__ADS_1
"Biar orang tuamu tahu kamu selingkuh, dengan angkuhnya Jon menjawab.