
Pergeseran waktu tak terasa berlalu begitu cepat, setahunpun berlalu dan Niqy masih dengan kesabarannya berusaha menjadi istri yang sabar menghadapi sikap suaminya, menerima apa adanya setiap hasil jerih payah dari suami meski terkadang tidak bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari, sementara untuk sang buah hati Niqy masih terus dengan perhatiannya memberikan semangat kepada Nandi untuk terus menjadi anak yang pintar, cerdas agar kelak menjadi kebanggaan orang tua.
"Maa sebentar lagi Nandi mau lulus yaa, tidak terasa dah kelas 5 Nandi sekarang yaa, mau semester akhir juga, dengan bahagianya Nandi bercerita
"Iyaa...makanya Nandi harus belajar lebih giat lagi yaa supaya jadi anak pintarrr....sambut Niqy
"Iya mama...dengan senyum yang lucu Nandi menjawabnya.
"Maa Minggu depan ada pawai agustus-an , Nandi disuru pakai baju dinas TNI atau Polisi ma,
"Oow ya? nanti mama carikan lagi yaa, pasti ramai nih kegiatannya, Nandi pasti sukaa, seperti pengalaman waktu di sekolah TK Pembina dulu, masih ingat kan?
Perhatian dan kasih sayang selalu akan tercurah kepada anak semata wayangnya tanpa harus melupakan aktivitasnya didunia kampus, itulah mengapa Niqy selalu berusaha untuk ada disetiap momen kegiatan yang dilakukan anaknya.
__ADS_1
Karena mengharapkan kepada Jon jawaban yang akan keluar dari mulutnya adalah tugas mengurus anak dan semua didapur adalah tugas istri jadi gak usah mengharapkan aku, karena aku sibuk juga dengan pekerjaan ku, jadi yaah begitulah untuk menghindari cekcok hanya karena masalah sepeleh, mengalah saja karena itu adalah jalan terbaik.
Beberapa hari kemudian, Saat pawai agustus-an pun di mulai sementara dihari yang bersamaan Niqy harus mengikuti Ujian Semester. Pada kesempatan inilah memaksa Niqy harus bisa mengorbankan aktivitas salah satunya.
Namun dengan cukup tangkas Niqy akhirnya bisa mengatur waktu dan meminta bantuan kepada guru Nandi, yang turut mengikuti anak-anak selama dalam perjalanan pawai agar bisa juga memperhatikan anaknya, karena masih mengikuti Ujian Semester selama hampir dua jam dan setelah ujian selesai akan kembali lagi ke lokasi pawai Agustus-an yang kebetulan berdekatan dengan kampus tempat Niqy melanjutkan pendidikannya.
Tiba dikampus....
"Oliv dah mulai ujiannya belum?, sapa Niqy saat melihat Oliv ditaman kampus yang sedang belajar,
"Aku lagi mengantar anakku mengikuti pawai agustus-an Liv, aku pikir juga aku terlambat, hehehe, ayoo kita ke atas aja, ajak Niqy
"Kartu ujian kamu dibawa gak? awas Lo klo ketinggalan, ntar gak disuru masuk sama dosen pengawasnya
__ADS_1
"Oo yaa,...ntar dulu kalau begitu, aku cari dulu kartunya...sambil mencari kartu ujian di tas hitam nya.
"Alhamdulillah akhirnya ketemu, dengan senyum lebarnya Niqy kembali mengajak Oliv untuk segera naik ke lantai dua karena Ujian sebentar lagi dah mau dimulai.
"Ayoo...ayooo, buruan Liv sambil menggandeng tangan Oliv menaiki tangga,
"Iyaa..iyaa....pelan-pelan jalannya Niqy iihh, kamu benar-benar yaa, aku jadi ngos-ngosan nih,
"Hahaha makanya porsi nasi dikurangin Liv kalau makan, nih efeknya di body kamu yang bohai, ledek Niqy dan dengan cepatnya Oliv mencubit lengan sahabatnya itu, dan Niqy hanya lebih menertawakan Oliv karena melihat muka kesalnya.
Itulah persahabatan mereka yang terbiasa meledek satu dan lainnya. Karena sahabat adalah dia yang tahu segala kekurangan dan kelebihan kita, namun masih terus mau bersahabat dan terus memberikan support dan berusaha selalu ada disaat sahabat yang lainnya sedang membutuhkan.
Yaah Oliv adalah sahabat Niqy yang selalu berusaha ada untuk Niqy, walaupun terkadang Niqy masih belum mau terbuka tentang masalahnya itu.
__ADS_1
BERSAMBUNG.....