Anakku Semangatku

Anakku Semangatku
Perhatianmu Mama


__ADS_3

Niqy masih terus menunggu anaknya makan sampai tertidur dikursi sofa.


Mendapati mamanya tertidur dikursi sofa, batin Nandi meringis sebagai seorang anak.


Perhatianmu begitu tulus untukku mama, kau adalah mama terhebatku yang tidak pernah mengeluh dengan keadaan mu, kau terus sabar menghadapi setiap kelakuanku, aku tahu kau sangat menyayangi ku tapi mengapa aku masih merasa tidak sempurna dengan keadaan orangtua berpisah seperti ini.


Aku masih belum bisa menerima keadaan ini, ketika melihat orangtua dari teman-teman ku lengkap. Aku tahu Papa sering menyakitimu tapi salahkan aku menjadi seperti sekarang ini?! Bulir bening itu perlahan mengalir di pipinya yang terus memandang wajah mamanya yang sudah tertidur.


Nandi mengusap air matanya dan membangunkan mamanya.


"Mama...., Nandi sudah selesai makan, mama ke kamar tidur aja", kata Nandi sambil menepuk perlahan bahu mamanya.


"Hmm...sudah makan Nak?!", tanya Niqy sambil mengusap kedua matanya

__ADS_1


"Iya Maa...", jawab Nandi lalu meninggalkan mamanya dan menuju kamar tidurnya.


Niqy pun bangun dari tidurnya lalu mematikan semua lampu didalam rumah, mengunci pintu dan kembali ke kamar tidurnya.


Didalam kamarnya Nandi masih terus berada dalam kekalutan hatinya, dengan terus memikirkan mengapa mamanya belum memberikan jawaban atas alasan mengapa orang tuanya harus bercerai.


Sementara ketika komunikasi dengan papanya Jon mulai aktif, Mengapa papa selalu menyalahkan mama yang telah mengambil keputusan untuk berpisah. Papa selalu menyalahkan mama dan mama tahu itu, tapi kenapa mama tidak pernah mau untuk membela diri.


Mama aku sayang mama, maafkan aku yang terus menerus mendesak mama untuk menjawab pertanyaan ku, aku hanya ingin mendengar pembelaanmu Ma, tapi mengapa kau selalu menerima, bahkanmendengarkan tanpa menyalahkan lagi orang yang telah jelas-jelas nya menyakitimu.


Dengan keadaan yang harus diterimanya di usia muda dengan turut memikul beban berat masalah orang tuanya membuat Dandi dewasa sebelum waktunya.


Dampak dari permasalahan kedua orangtuanya sangat dirasakan, Dandi bukan lagi anak penurut, dia menjadi anak motor di usianya yang masih belia. Bergabung dengan anak-anak kompleks yang sudah tidak bersekolah lagi. Bermain dengan mereka yang di anggap sebagai teman-temannya yang terus mempengaruhi dirinya dengan merokok, nongkrong sampai tengah malam, hingga merubah perilaku anak itu menjadi tidak biasa.

__ADS_1


Meski dalam hatinya dia masih mengharapkan kedua orangtuanya untuk rujuk kembali, namun Niqy sebagai mamanya yang telah mengarungi rumah tangga bersama Jon, tidak mau untuk mengabulkan permintaan anaknya.


"Mama bahagia dengan keadaan sekarang Di, maaf Mama tidak bisa mengabulkan permintaan kamu",


Kata-kata itu terus terngiang-ngiang ditelinga Nandi, membuat Nandi semakin tidak bisa memejamkan mata.


Badannya hanya bisa digerakkan ke kanan dan kekiri untuk mendapatkan posisi yang lebih baik, dan sesekali menggaruk kepalanya yang tidak gagal.


"Maaa....tidakkah kau tahu, bahwa jawaban egoismu itu membuatku marah, mama hanya memikirkan bahagia mama sendiri tanpa perduli akan kebahagiaan ku", Nandi menjawab pernyataan mamanya yang muncul dipikirannya saat itu.


Seketika Nandi bangun lagi dan menuju dapur mengambil air minum dan kembali ke kamar.


Setelah meminum air itu Nandi mencoba untuk menutup matanya, mencoba menghilangkan segala penat yang menjadi pemikiran yang mengganggu tidurnya itu.

__ADS_1


BERSAMBUNG....


__ADS_2