Anakku Semangatku

Anakku Semangatku
Kerja Lembur


__ADS_3

Hubungan Nandi dan Dinda pun berjarak. Kesepakatan menjalin persahabatan itu lebih baik. Walaupun tidak semudah kenyataannya. Bertemu dan hanya terdiam dalam bahasa pandang seakan menjadi isyarat bahwa semua tidak bisa kembali seperti biasa lagi.


Namun sebagai laki-laki Nandi berusaha mencairkan suasana meski senyum manis yang diharapkan itu tidak setulus hari kemarin.


"Nandi aku dengar kau dah putus ya sama Dinda", tanya Akbar sahabat Nandi yang lainnya, ketika menemui Nandi duduk didepan kelas sambil memandang Dinda yang lagi bersama teman-temannya dibawah rindangnya pohon Ketapang.


"Kita gak pacaran kenapa harus putus, Bar", kata Nandi


"Ah kamu bisa aja ngeles nya", kata Akbar


"Iyaa...mari fokuss belajar Bar, kita dah kelas 12 nih, mau ketinggalan kelas gara-gara cewek?", kata Nandi sambil merangkul Akbar


"Ayoo kita ke mushola aja, dah waktunya sholat Dzuhur nih, meminta kepada yang kuasa Allah SWT. Persembahkan Doa terbaik untuk kelulusan kita nanti", kata Nandi lagi ke Akbar sambil memainkan keningnya.


Akbar menurut saja dan lalu bersama Nandi menuju mushola, yang disana sudah ramai dengan teman-teman yang lain.


Sementara di ruang kerjanya Niqy, nampak kesibukan dengan segala projek yang dikerjakan oleh timnya. Teett...teeett..teteteeet, Suara printer yang mencetak dokumen terdengar jelas menambah riuknya ruangan.

__ADS_1


Annisa, Arif, dan Enci yang menjadi tim kerjanya terlihat semangat mengerjakan projek deadline itu. Dipantau oleh seorang pimpinan yang berkharisma dan sangat perhatian terhadap staffnya, membuat semua tim kerja loyal dalam menyelesaikan tanggungjawabnya.


"Niqy.....", panggil atasannya


"Yaa Pak..", Niqy menjawab dan lalu menemui pak Indra Permana yang menjadi atasannya di bidang advertising itu.


"Setelah pekerjaan selesai nih bagikan tip pada teman-teman yaa", kata pak Indra


"Alhamdulillah, terima kasih pak, semoga rezekinya Bapak semakin bertambah", ucap Niqy dengan sangat bahagia.


"Ada lagi Pak?!", tanya Niqy kemudian


"Hmm satu lagi Niqy, belikan teman-teman makanan dan minuman sekalian cemilan untuk menjaga imun". Kata pak Indra lagi


"Ow iya pak, terima kasih".


"Kalau begitu saya pamit dulu Pak, mau melanjutkan pekerjaan saya".

__ADS_1


"Iya silahkan..", ucap pak Indra


Niqy pun kembali menemui teman-temannya dan memberitahukan kabar bahagia ini.


"Teman-teman nih kita dapat tip dari pak Bos dan makanan untuk menjaga imun hehehe, yang semangat kerjanya yaa, usahakan sebelum Maghrib kita dah selesai, supaya aku masih punya waktu untuk mengajak anakku jalan-jalan".


"Aseeeeeekkkkk", dengan kompaknya semua tim kerja bersorak yang membuat pak Indra kagum dan tersenyum melihat keceriaan staffnya yang bekerja dengan antusiasnya.


Niqy pun keluar sebentar menyuruh Mang Udin, salah satu OB terbaik diperusahaan ini yang telah mengabdikan dirinya bekerja sudah puluhan tahun lamanya, untuk membelikan makanan di depan perusahaan yang sudah menjadi langganan mereka.


Pekerjaan pun selesai tepat pukul 18.00, sesaat kemudian Adzan Maghrib berkumandang.


"Bu Niqy kita sholat Maghrib dulu, setelah itu baru pulang yaa", kata Arif salah satu staff terbaik dibidang advertising itu.


"Iya, ayoo semuanya kita sholat dulu", ajak Niqy


Semuapun meninggalkan ruang kerja dan lalu menuju Masjid yang berada dilantai dasar perusahaan itu.

__ADS_1


Kembalinya dari sholat Maghrib, Semua merasa senang. Dan sebelum pulang ke rumah masing-masing, semuanya masih meluangkan waktu untuk menghabiskan makanan yang telah dibelikan oleh Mang Udin tadi. Tak terkecuali dengan pak Indra sendiri yang turut bersama staffnya menikmati makan malam seadanya.


Suasana kekeluargaan di perusahaan Rindang Media itu khususnya di bidang advertising, kebersamaannya terlihat kompak. Selain tim kerjanya yang sangat loyal dalam bekerja, juga dukungan dari pimpinan yang sangat memperhatikan staffnya membuat nyaman setiap staffnya bekerja, sehingga pekerjaan bisa terselesaikan dengan baik.


__ADS_2