
Sementara dirumah Vani tepatnya dikamar, sayup-sayup terdengar salah satu lagunya Safe Band yang sangat disukai Vani, malam itu Vani berbaring diatas ranjangnya yang sangat empuk, diruang kamar yang cukup besar itu merupakan tempat terbaik Vani saat berada dirumah.
🎶Apakah selamanya cinta harus memberi
Bukankah kita terlahir untuk berbagi
Benarkah diriku yang memang sudah tak mampu
Ataukah engkau yang tak pernah menginginkanku lagi
Harusnya kusadar semua menjadi terpaksa
Dan aku terlalu kuterlalu sayang
Tak pernah terlintas semua kan berakhir
Saat kau mendua hancurkan segala...🎶
Tuuuut....tuuuuutt... Handphone Vani berbunyi
Assalamualaikum,..yaa Niqy, Vani menjawab sambil mengurangi volume musik di laptopnya
__ADS_1
Wa Alaikum salam, Van kamu dirumah kan? tanya Niqy
Iya Niq, kenapa? jawab Vani
Gak kemana-mana kan malam ini? tanya Niqy lagi
Yaah kau seperti gak kenal aku aja, iyalah aku dirumah terus nih gak kemana-mana, kenapa Niq, tanya Vani lagi
Aku menuju rumahmu sekarang, dah dulu yaa, dan klik..sambungan telepon terputus.
wat..wait..kamu kan mau skripsi besok?! halloo..halloo, tanya Vani lagi, karena setelah berpisah kemarin Vani tau Niqy mau fokus untuk belajar mempersiapkan ujian skripsinya.
Vani tidak mendapatkan jawaban apa-apa,
Lima Belas Menit kemudian....
Tok...tok... assalamualaikum...dari balik pintu terdengar salam dari Niqy
Wa Alaikum salam...jawab Vani sambil membuka pintu rumahnya
Vaniii...Niqy langsung memeluk sahabatnya itu sambil menangis.
__ADS_1
Heyy apa yang terjadi Niq, ayoo ke kamar aku aja, kita ngobrol dikamarku aja biar kamu tenang...ajak Vani
Niqy duduk di kursi rias yang berada dikamar Vani, lalu Vani keluar sebentar mengambilkan minuman dingin untuk Niqy
Nih minum dulu, setelah melihat Niqy meneguk minumannya, Vani bertanya kembali
Ada apa denganmu Niqy....
Aku kesal Van , aku gak bisa fokus, aku gak mau ujian dulu, biarlah kalian yang Wisuda duluan aja, Niqy mulai bicara dengan kepasrahannya.
Haach ada apa denganmu Niqy, bukankah kamu yang selama ini selalu memberikan support kepada kita sahabat-sahabatmu untuk belajar supaya kita bisa wisuda barengan, pakai Toga bersama-sama, kenapa kamu Niqy, tatap Vani dengan tidak percaya atas apa yang diucap Niqy barusan.
Aku kesal aku benci huuuuhuhu, Niqy mulai menangis
Ada apa sebenarnya Niqy...tanya Vani
Aku kesal dengan Jon yang selalu menuduhku dengan hal-hal yang tidak pernah terpikirkan olehku, kalian tau juga kan aktivitas sehari-hari ku dikampus bagaimana, walaupun ada banyak kegiatan kampus yang aku aktif didalamnya aku tidak pernah lupa dengan status ku sebagai seorang istri dan ibu dari Nandi, teman-teman semua juga menghargai aku, lagian aku aktif dikampus pun itu merupakan kegiatan positif, yang setiap aku ada masalah dengannya aku bisa menghindarinya dan melakukan hal-hal positif untuk menghibur diriku sendiri supaya tidak stres huuuhuhuuuu.
Sabar Niqy.....Vani mencoba menenangkan
Lama aku bersabar Van, dan kau juga tau kan bagaimana caraku menghadapinya, apapun yang dia lakukan padaku meski hal yang paling fatal sekalipun, aku berusaha memaafkannya kembali, karena aku mengingat Nandi, Nandi adalah kekuatanku hingga sampai saat ini aku bertahan Van, tapi mengapa dia tidak pernah memahamiku, justru menuduhku melakukan hal yang bukan-bukan, meskipun dia pernah mengkhianati ku, tidak pernah terlintas dari benakku untuk membalas nya, Karena aku hanya ingin menyelesaikan pendidikanku yang dulu sempat terhenti karena menerima lamarannya dengan semua janjinya yang akan membahagiakan aku, tapi kenapa justru harus seperti ini yang aku terima, huuuhuhuu..mengapa aku merasa Tuhan terlalu banyak memberi ujian berat dalam hidupku, aku tak sanggup lagi Van, ...Niqy terus mengeluarkan uneg-uneg nya dan Vani dengan setia mendengar.
__ADS_1
BERSAMBUNG.....