
Niqy terus memandang ke arah jalan yang masih sepi. Kenderaan grab yang diharapkan untuk menjemput juga tidak bisa dihubungi, mengingat data internet yang digunakan sudah habis.
"Lengkaplah sudah penderitaan ku kali ini", kata Niqy.
"Kak sudah jam 7 belum ke SPN?", tanya Nita yang kebetulan melintas didepan Niqy, untuk membuka warungnya pagi itu. Nita adalah istri dari kakak Niqy yang bernama Agung.
Saudara ipar yang masih mempedulikan perjuangan Niqy dan Nandi. Yang dengan kesederhanaannya masih bisa memberikan support semangat kepada mereka.
"Tidak ada kenderaan yang lewat nih, gak tahu kenapa", jawab Niqy.
"Bentar ya kak, saya bangunkan kak Agung dulu", kata Nita.
Nita kemudian membangunkan suaminya Agung.
"Kak....kak Agung...bangun, kasihan kak Niqy mau ke SPN tidak ada kenderaan tuh".
"Hoaamm...iya...bilang saja aku mau mandi dulu", jawab Agung
Nita kembali ke depan memberitahukannya kepada Niqy.
"Kak Agung lagi mandi kak, sebentar lagi mau kedepan. Semoga Nandi lulus yaa Kak", kata Nita
"Aamiin, aamiin.....terimakasih yaa iparku", jawab Niqy.
Sepuluh menit kemudian Agung keluar dari rumah membawa motornya, menemui Niqy yang sudah menunggu.
"Ayoo Niqy, kita berangkat", ajak Agung.
__ADS_1
"Iya kak, maaf yaa mengganggu tidurnya kakak", kata Niqy
"Tidak apa-apa, mudah-mudahan Nandi lulus supaya dia tahu bagaimana usaha pamannya ini mengantarkan mamanya menembus dinginnya pagi menuju SPN hehehe", jawab Agung
"Ah Kak Agung lebay, hahaha", jawab Niqy.
Motor pun melaju dengan kecepatan sedang, mengalahkan dinginnya pagi.
Halaman SPN sudah ramai. Nampak kenderaan roda dua dan roda empat terparkir rapi. Para keluarga peserta berkumpul disana. Niqy menunggu kakaknya Agung mencari parkiran.
Melihat ruang Aula yang megah itu membuat perasaan Niqy tidak karuan. Detak jantungnya bergetar hebat. Seluruh tubuhnya gemetar, Niqy hampir saja jatuh karena tidak bisa menjaga keseimbangan langkahnya dengan perasaan yang berkecamuk dalam hatinya.
Agung kembali menyusul Niqy yang tengah berdiri terpaku, terkagum-kagum dengan melihat megahnya bangunan SPN.
"Ada apa Niqy?!", tanya Agung.
"Yaa udah, kamu aja yang masuk kedalam, aku menunggu diluar saja", jawab Agung
"Aku dengar-dengar acaranya ini lama Kak", kata Niqy lagi yang segan kepada Kakaknya yang akan menunggu lama.
"Tidak apa-apa, tadi kakak juga menemui orang tua peserta lainnya diparkiran, banyak mereka menyuruh istrinya yang masuk ke Aula", jawab Agung
"Hehehe ya udah Kak, Niqy masuk dulu yaa", jawab Niqy.
"Iya, Nita juga tadi menelepon katanya mau datang bersama Mama, tapi nanti jam 10, makanya Kakak disini saja menunggu mereka".
"Oo iya Kak".
__ADS_1
Bismillahirrahmanirrahim Niqy melangkahkan kaki memasuki ruang Aula yang sudah dihadiri oleh anak-anak peserta dengan para undangan yang sudah duluan hadir.
Niqy memandang sekeliling, terlihat dua deretan kursi paling depan untuk para pejabat daerah dan pejabat dari Mabes Polri. Setelah itu dilanjutkan dengan deretan kursi para peserta yang menunggu hasil pantukhir. Dan baru deretan kursi untuk para orang tua.
Niqy mengambil tempat paling depan orangtua, agar bisa melihat dari dekat. Mencari-cari sosok Nandi diantara deretan itu, namun Niqy tidak menemukan, karena anak-anak terlihat sama. Niqy pun mencoba untuk menghubungi Nandi lewat WhatsApp.
"Sebelah mana posisi Nandi, Mama dah diruangan tapi tidak bisa melihat Nandi".
Membaca pesan WhatsApp itu Nandi menelepon Niqy sambil berdiri, berharap Niqy bisa melihatnya, sebelum acara dimulai.
"Hallo Ma,..Maa...Lihat Nandi berdiri didepan sebelah kiri, dibarisan keempat setelah kursi para pejabat", kata Nandi sambil menoleh kebelakang mencari Mamanya.
"Oo iya Di, mama melihat Nandi".
"Mama datang dengan siapa?", tanya Nandi yang masih mengkhawatirkan mamanya.
"Mama datang bersama Paman Agung, tapi Paman Agung menunggu diluar, gak bisa masuk".
"Iya aturannya memang sudah begitu Maa, dah dulu Ma, Nandi matikan teleponnya, sebentar lagi acara mau dimulai", Kata Nandi.
BERSAMBUNG ❤️❤️❤️
JANGAN LUPA SUPPORTNYA YAA.
LIKE, KOMENTAR, VOTE, FOLLOW, RATE 5 UNTUK KARYA PERDANA INI.
BY AUTHOR : INKA 😊🙏
__ADS_1
TERIMA KASIH.