
Panggung berukuran 8x6 meter menghadap ke arah pantai itu tampak menarik dipandang dari kejauhan, dilengkapi dengan sound dan lighting pasti akan menambah semaraknya acara Bakti Sosial hari ini. Nampak beberapa bis mulai memarkir kendaraan untuk menurunkan mahasiswa.
Niqy dan teman-teman lainnya merasa senang melihat lokasi bakti sosial dari balik jendela mobil, seakan tak sabar mau turun Niqy terus saja berkata, "Woooow kereeeenn pantainya,...
Beberapa menit kemudian....
Terdengar suara seorang senior dari depan mobil, menyuruh kepada semua mahasiswa agar tidak melupakan barang-barangnya didalam mobil,
Sambil menunjuk pintu keluar yang tepat didepannya Fitri yang merupakan seorang senior mulai mengatur semua mahasiswa.
"Dimulai dari pintu ini diharapkan semua turun dengan tertib dan segera menuju ke posko untuk mengisi daftar hadir, dan ingat semua wajib mengisi daftar hadir agar kami panitia bisa mengontrol kehadiran kalian selama disini, dan jika ada yang mempunyai keperluan lain harap menghubungi panitia.
Dengan tertibnya semua mengikuti instruksi senior, setelah itu semua mempersiapkan pagelaran kegiatan, terkecuali Niqy yang terus mengikuti arah langkahnya menuju pantai nan indah itu.
__ADS_1
Andai aku bisa menikmati indahnya pantai ini dengan keluarga kecilku, betapa bahagianya aku, bersama Nandi anakku bermain air pasti akan ada keceriaan disana, gumam Niqy yang terus merangkai lamunannya jauuuh demi sebuah kata bahagia..
Melewati kehidupan rumah tangga yang sangat pelik membuat Niqy tidak pernah bisa lagi menikmati keindahan alam, semua waktuku tercurahkan kepada keluarga namun mengapa masih saja ada kecewa yang ku rasa? tak terasa air bening itu jatuh lagi membasahi kedua bola matanya, aaaargh aku harus kuat demi anakku, aku harus menyelamatkan rumah tangga ini yang perlahan mulai karam, Niqy terus saja membayangkan masalahnya dan sesekali mencari solusi untuk itu, dengan tenangnya Niqy terus menikmati indahnya pantai sambil menggoyangkan kedua kakinya yang berselonjor kebawah hampir mengenai air laut...Semilir angin terus berhembus mengacak rambut Niqy seakan terus membawa Niqy berada jauh dengan lamunannya.
Sementara di cottage Olvi mencari-cari sahabatnya itu, menanyakan ke teman-teman yang lain karena sudah dari tadi tidak melihat Niqy.
Daan ternyata...
"Heyy..Ngapain duduk disini sendirian? aku daritadi teriak-teriak manggil kamu dicuekin, hmm ada rencana bunuh diri yaa?! hehehe, ledek Oliv dengan sedikit kesal".
Sambil mengusap sisa airmata yang masih membasahi pipinya Niqy menjawab, "hahaha bunuh diri?! ngapain?! kalau punya rencana gituan mah gak mungkin harus sejauh ini! hahaha, Niqy kembali membalas ledekan Oliv sambil mengajak Oliv untuk duduk didekatnya.
Naik kesini Liv sambil mengulurkan tangan untuk menarik Oliv agar bisa sampai didekatnya.
__ADS_1
Tuh lihat pemandangannya bagus dari sini kan? warna langit yang biru memantulkannya ke air laut sehingga menimbulkan warna sangat fantastis dan beberapa pohon besar didekat pantai seakan menambah sempurnanya ciptaan Tuhan.
Hmm pantasan aja aku gak lihat kamu dari tadi, ternyata melamunnya disini yaa?! Oliv kembali meledek Niqy sambil mendorong Niqy dengan bahunya.
Niq....kamu itu sebenarnya ada masalah yaa? kok aku ngerasa kamu sedang gak baik-baik saja, tanya Oliv dengan serius.
Gak ada apa-apa kok, eh ayo kita balik ke Cottage aja yuuk tuh Senior Fitri memanggil, Niqy seakan terus mengalihkan pertanyaan Oliv.
Namun Oliv memegang bahu Niqy dan berkata, "Niqy kalau kau punya masalah ceritakan lah padaku, aku siap kok mendengar semua keluh kesahmu, kalau kamu belum siap menceritakannya padaku hari ini, besok-besokpun aku akan berusaha untuk selalu ada untukmu kita kan Sahabat.
Namun Niqy hanya menatap Oliv dan memeluknya sembari berkata, terima kasih Oliv kamu sudah menjadi sahabatku. Dan mengajak Oliv untuk kembali ke Cottage.
Lalu keduanya kembali menuju cottage untuk melanjutkan kegiatan Bakti Sosialnya.
__ADS_1