
Debaran jantung Niqy semakin tidak bisa dikendalikan, semakin lama semakin berdetak kencang, mengalahkan setiap detakan jarum jam yang bergeser. Niqy kehilangan keseimbangan dan hanya mampu bersandar dikursi. Menghela nafas panjang, dan terus mengucapkan kalimat Istighfar dalam hatinya.
Yaa Allah pertanda apakah ini? Kenapa debaran jantungku tidak beraturan seperti ini, tubuhku lunglai, lemas tak berdaya. Aku butuh kekuatan dari-MU Tuhan untuk bisa menerima apapun hasil dari perjuangan anakku. Aku hanya ingin menggenggam erat tangannya dan memeluknya untuk memberi kekuatan andai harapan kami...huuuft aku hanya tidak mau menerkanya. Karena segala sesuatu yang akan kulihat, kudengar sekarang adalah yang terbaik dari-MU.
"Allahumma Sholli 'Alla Sayyidina Muhammad Wa 'Ala Ali Sayyidina Muhammad".
Seorang Polisi Wanita yang menjadi MC sudah memulai acaranya.
Sambutan dari Gubernur seakan memberikan harapan besar kepada orang tua dan peserta yang menyambutnya dengan sangat suka cita. Sementara sambutan dari pejabat Mabes Polri seakan menghipnotis seluruh para tamu undangan yang terus memberikan semangat untuk para orang tua dan peserta.
Memberikan penguatan bahwa untuk calon Bintara yang tidak lulus jangan berhenti sampai disini, tapi teruslah berusaha karena kesempatan itu selalu ada jika kamu tetap mau berusaha lagi. Dan Berbanggalah kalian karena pernah mengikuti dan berhasil sampai ditahap ini.
Dan untuk yang lulus berterima kasihlah kepada Allah SWT. Dan kedua orang tua yang telah mendoakan kalian siang dan malam sehingga berhasil lulus menjadi bagian dari keluarga besar Polri. Jagalah nama baik Polri dan semoga menjadi Polri yang Promoter yakni Profesional, Modern, dan Terpercaya, akhir sambutannya.
Acara selanjutnya adalah pengumuman hasil pantukhir. Seorang polwan yang didaulat menjadi master of ceremony hari itu membacakan susunan acara berikut, yang disambut sangat antusias oleh semua yang hadir. Dengan memberikan kode kepada operator untuk menampilkan Layar yang berukuran 4x4 disisi kiri dan kanan panggung daftar nama-nama peserta yang lulus.
__ADS_1
Dan betapa bangganya Niqy melihat nama Nandi Putra Pratama berada diurutan keempat dari 208 peserta yang dinyatakan Lulus menjadi anggota Bintara Polri. Niqy tidak bisa berkata-kata lagi. Hanya mampu melihat layar didepannya tanpa berkedip seakan tidak percaya.
Yaa Allah inikah jawaban yang terbaik dari-MU?! Alhamdulillahi Robbil'alamiin, Terima Kasih Yaa Allah. Tanya Niqy dalam batinnya yang lalu menjawab pertanyaannya, seakan terlibat percakapan yang sangat mengharukan dengan Yang Maha Kuasa karena merasa berada sangat dekat dan terus berucap syukur yang tiada hentinya.
Perjuangan kita berdua tidak sia-sia Nak, mama bangga padamu. Airmata pun terus mengalir membanjiri kedua pipi Niqy yang tiada hentinya bersyukur kepada Allah SWT, atas jawaban terbaik yang diberikan, atas setiap doa disepertiga malam yang sering dilakukan.
Tuuuuutt...tuuuuutt...
Tiba-tiba Handphone Niqy berdering.
"Kak selamat yaa....Nandi lulus", kata suara dibalik telepon yang ternyata adalah Nita.
"Iya Alhamdulillah Nandi lulus", jawab Niqy.
yang kemudian disana hanya terdengar suara tangis bahagia. Niqy lalu menurunkan handphonenya lalu menaruhnya diatas paha. Dan kemudian kembali menghubungi kakak-kakaknya dan sahabatnya untuk memberitahukan kabar bahagia ini.
__ADS_1
Tangis bahagia dan tangis kecewa pun memenuhi ruangan yang megah itu.
Beberapa peserta yang tidak lulus diarahkan kembali berbaris untuk dipindahkan keruangan yang lainnya untuk terus diberi penguatan. Para orangtuanya pun menangis mengikuti anak-anaknya.
Sementara peserta yang lulus diberikan wejangan oleh Ketua SPN lalu mereka menampilkan atraksi dan yel-yel yang telah mereka pelajari lalu diperbolehkan menemui orangtuanya masing-masing.
Nandi berjalan menuju mamanya. Melewati barisan teman-temannya yang lain yang sudah bersama orang tua mereka. Airmata tertahan disana, Nandi terus menunjukkan ketegapan langkahnya menuju Niqy. Menatap seorang perempuan single parents yang telah berperan ganda menjadi ayah dan ibunya selamanya ini.
Niqy pun berdiri menyambut kedatangan Nandi dengan airmata yang terus mengalir.
"Maa....Nandi lulus", kata Nandi terbata-bata, lalu airmata Nandi pun tumpah dipelukan mamanya.
"Iya Nak, Alhamdulillah, Mama bangga padamu", kata Niqy.
Dan lalu menyambut pelukan dari anak semata wayangnya.
__ADS_1
010819
BERSAMBUNG....