
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sore hari, terdengar suara sepeda motor berhenti didepan rumah Indah. Indah terkejut saat membuka pintu Mira sudah nyelonong masuk kedalam rumah dengan raut muka yang masam.
"Lho kamu Mir? "
Mira diam saja
"Dapat salam dari ayah dan ibu".Mira tetap diam. Indah segera membareskan buku-buku yang yang berserakan diatas ranjangnya agar adiknya bisa berbaring disana.
" Ayah dan ibu sudah sehat. Dan kita harus bersyukur karena ayah dan ibu sudah sholat lagi"
Indah kaget karena Mira tidak memberikan reaksi apapun. Mira diam saja dan pandangan tetap keatas.
Indah memandang wajah adiknya.
"Ada apa? "
Mira tetap diam
"Ujian kamu jatuh ya? ato kamu lagi butuh uang? "
"Nggak"
"Lho kok ketus gitu? "
Tiba-tiba Mira membalikkan tubuhnya Dia sesegukan sambil bertelungkup diatas ranjang. Indah mendekat kearah Mira dan dielysnya rambut panjang adiknya.
"Ada apa Mir? "
"Kamu putus dengan fauzi? " Mira membalikkan badan dan memandang tajam kepada Indah.
"Aku tak pernah pacaran dengan fauzi dan tidak akan pernah pacaran dengan lelaki manapun"
"Mbak tau sekarang kamu sedang patah hati"
"Enggak ya enggak"
"Tapi kenapa? "
__ADS_1
Mira bangkit dari ranjang dan menatap sengit kakaknya.
"Karena mbak sudah membohongi Mira"
"Bohong? "
"Iya"
"Kejam kamu Mira? "
"Mbak yang kejam karena sudah membohongi Mira dan kedua orang tua kita dikampung. "
"Apa maksud kamu? "
"Mbak pelacur"
"Mira" sentak Indah dengan keras
"Jadi semua uang yang mbak kirim buat maya juga ayah dan ibu dikampung hasil dari melacurkan diri? "
"Mira?"
"Siapa yang bilang adikku? "
"Ada yang bilang"
"Siapa? "
"Pokoknya ada yang bilang"
"Kamu percaya? "
"Tapi betulkan mbak, mbak selama ini melacur dan bukan berjualan yang seperti mbak bilang? "
"Iya betul"
"Jadi........? "
"Kamu boleh membenci mbakku yang kotor ini adikku. Hukum Laut aku, kutuklah aku sesuka hatimu. Tapi percayalah, mbak terpaksa sangat terpaksa Mir"
__ADS_1
Mira diam saja menatap kakaknya
"Mira malu mbak, Dari pada menanggung malu sekalian saja Mira ikut terjun ke dunia malam. "
"Mira"sentak Indah
" Kenapa mbak? kenapa hanya mbak Indah yang boleh? kenapa Mira tak boleh juga untuk berkorban demi keluarga kita? aku cantik, pasti banyak laki-laki yang suka padaku"
"Mira Mira "
"Cukup mbak yang kotor kamu jangan dik"
"Itu tidak adil"
Indah termenung. Dia membayangkan adiknya berrgumul dengan banyak laki-laki.
"Tidak Mira"
Mira memandang kakaknya.
"Kamu percaya atau tidak mbak sudah berhenti dari dunia malam"
"Sejak kapan? "
"Sejak 2 bulan yang lalu Mira. Mbak juga ingin menjadi orang yang lebih baik" Apalagi setelah melihat kondisi ayah dan ibu, mbak merasa berdosa jika mbak terus menerus berbohong pada mereka"
Mira memeluk tubuh kakaknya dengan erat.
"Maafkan Mira mbak"
"Sudahkah kamu tidak salah, mbak tidak marah padu. Tapi mbak minta jika ada apa-apa tanyakan dulu baik-baik ya, jangan seperti ini. mbak sakit Mira melihat kamu mendiamkan mbak "
"Tadi aku emosi mbak, Maafkan aku"
"Tapi siapa yang sudah memberitahumu tentang mbak dik? "
"Ada seseorang teman yang mengatakan jika kakaknya saja melacur, pasti adiknya juga bisa dipesan" Dan itu membuat Murah sangat marah dan murka mbak.
Indah kaget mendengar penuturan adiknya. itu berarti banyak anak kampus yang sudah tahu profesinya. Lalu bagaimana kabar Luna dan Bella? Karena akhir-akhir ini dia jarang masuk kuliah. Apa mereka bener-benar akan putus kuliah seperti yang mereka bicarakan kemarin. Dia perlu menghubungi mereka agar tahu apa yang terjadi pada mereka. padahal tadi pagi dia kekampus dan tak ada yang aneh disana.
__ADS_1