
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hari yang ditunggu-tunggu oleh kedua keluarga akhirnya tiba walaupun sedikit ada drama dari Arga karena selama, 3 hari dipingit. Maklum tradisi Jawa dikampung mereka sama-sama kental jadi mereka tetap harus mematuhi peraturan tersebut. Mereka memang mengadakan pernikahan di kampung Indah.Indah sebenarnya senang-senang saja karena dia juga ingin menghabiskan sedikit masa lajangnya bersama keluarga. Dia ingin bermanja dengan ayah dan ibunya. Dan banyak bercerita dengan adiknya. Tapi bagi Arga yang selama ini terbiasa berada didekat Indah dia benar-benar merasa rindu dengan sang kekasih hati.
Hingga tiba saat pengucapan ijab kabul.
"Ananda Arga Syahputra bin Roby Syahputra saya nikahkan dan saya kawinkan engkau dengan putri saya Indah Prameswari binti Prabu Prameswari dengan wali nikah saya sendiri dengan mas kawin satu set perhiasan emas dan seperangkat alat sholat dibayar tunai"
"Saya Terima nikah dan kawinnya Indah Prameswari bin Prabu Prameswari dengan mas kawin tersebut dibayar tunai"
__ADS_1
"Bagaimana saksi,? sah? " tanya pak penghulu
"SAH"
"SAH"
"SAH"
Kini resmilah Arga dan Indah menjadi sepasang suami istri. Setelah menyematkan cincin ditangan Indah dan mencium kening Indah. Dilanjutkan Indah mencium punggung tangan Arga. Terlihat binar bahagia dari wajah kedua mempelai tersebut. Keduanya menandatangani buku nikah dan beberapa surat lainnya. Kedua orang tua Indah menangis terharu. Mengingat perjalanan Indah yang berliku untuk menemukan kebahagiaan. Dari mulai terenggut nya mahkota karena, sang kekasih yang tidak bertanggung jawab yang berimbas dengan hancurnya karir sang ayah, merawat dan membiayai pengobatan kedua orangtuanya, menyekolahkan sang adik yang saat itu masih harus sekolah juga biaya untuk dirinya sendiri. kedua orang tuanya malu pada putri sulung mereka tersebut. Tanggung jawab yang begitu besar ditanggung putri sulungnya selama 2 tahun hingga akhirnya mereka sembuh dan bisa bangkit kembali. Walaupun sampai saat ini mereka tak pernah tahu jika Indah sudah mengorbankan dirinya dengan menjajakan tubuhnya pada lelaki hidung belang diluar sana. Baik Mira maupun Indah benar-benar menutup rapat rahasia tersebut karena tak ingin penyakit ayahnya kambuh lagi. Sudah cukup 3 tahun yang lalu mereka merasakannya. Biarlah itu menjadi rahasia mereka berdua.
__ADS_1
Indah merasa seperti bermimpi bisa duduk bersanding dengan Arga. Ketua Sema yang selama ini mengejar-ngejarnya. Arga yang selalu memandang penuh cinta pada Indah. Pria yang mau menerima masa kelam Indah Dan pria yang membuat Indah jatuh pada pesona sosok lelaki yang diimpikannya sejak dulu.
Resepsi pernikahan akan dilaksanakan hari itu juga. Terlihat para sahabat mereka juga datang menghadiri pernikahan mereka tersebut. Cika, Varga, Bella, Luna dan beberapa teman kampus lainnya.
Mereka ikut berbahagia memandang pasangan ideal yang pernah menggemparkan kampus saat status hubungan mereka dipertanyakan. Tapi mereka bisa mengalahkan dan membuktikan bahwa tak ada yang salah dengan hubungan mereka.
Setelah prosesi upacara adat tibalah dimana mereka mengucapkan selamat untuk kedua mempelai yang sedang berdiri diatas pelaminan. dimulai dari Varga, cika, Bella, Luna dan disusul para tamu undangan yang lain. Teman sekampus mereka juga banyak yang meledek Arga karena sudah menikah terlebih dahulu.Indah dan Arga tak hentinya tersenyum dihadapan para tamu. Mereka juga mengucapkan Terima kasih atas kedatangan teman-teman mereka juga para tamu undangan yang hadir.
Hingga malam tiba. Saat yang ditunggu Arga karena malam ini adalah malam pertama mereka. Indah tampak malu walaupun dia lebih berpengalaman tentang hal seperti ini.Hingga mereka melakukan penyatuan layaknya pasangan halal lainnya. End.
__ADS_1