Ayam Kampus

Ayam Kampus
Enampuluh


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Setelah membersihkan diri, Indah keluar dari kamar. Melihat bi Ani keluar membawa secangkir kopi di mencegat bi Ani dan bertanya untuk siapa kopi tersebut. Bi Anin menjawab untuk arga. fikir Indah, Arga langsung pulang. ternyata masih disini. Indah membuntuti bi Ani dan sedikit mengintip Arga. kekasihnya itu memang tampan dan Indah sangat beruntung dicintai seorang lelaki seperti Arga. Tapi dia juga takut karena fansnya Arga juga sangat banyak. Apalagi dia hanya mantan? . Yah tau sendirilah. Setelah melihat Arga meminum sedikit kopinya, Indah berpura-pura tidak tau jika Arga masih disitu. Dia keluar dan tampak kaget.


"Lho yank, kirain dah pulang? " tanyanua sambil duduk didepan Arga


"Gimana mau pulang, bidadariku lagi ngambek" sahut Arga


"Siapa yang ngambek? " tanya Indah heran


"Kamu lah masak nggak merasa. daritadi aku diacuhin, kirain kamu ngambek" jawab Arga


"Iduiii..... pede banget sih yank. orang aku diem aja karena takut kamu marah-marah kaya tadi. aku takut yank lihat kamu marah. Daripada disemprot mending aku diem aja kan" ucap Indah sambil memakan cemilan yang dia bawa dari dalam.


"Huuuf...... kirain marah yank, jujur aku takut kalau kamu marah, karena aku nggak tau gimana caranya membujuk cewek kalau lagi marah. syukur deh" Arga menghembuskan nafas lega.


"Lagian kenapa sih kamu tadi ikutan marah-marah sama Rara. sudah biarkan saja, aku saja biasa saja kok" tutur lembut Indah

__ADS_1


Arga mendekat kearah Indah dan memegang kedua telapak tangan Indah. Dia menangkup kan dan membawa tangan Indah untuk dikecup nya.


"Aku hanya nggak suka dengan kata-kata nya yank, itu terlalu keterlaluan menurutku. kamu juga sudah tahu dihina kenapa diem saja? kenapa nggak ngelawan? takut? mana Indah yang tak pernah takut apapun. masak dilabrak kaya gitu diem aja" gerutu Arga


"Sayang, nggak selamanya masalah itu dihadapi dengan cara yang sama. Sesekali kita harus bisa mengalah melihat kondisinya. kamu nggak lihat semua mahasiswa dikampus sedang melihat kearah kita. kalau kita teruskan perdebatan itu terus ada dari salah satuahasiswa merekan bagaimana? bukankah kita akan viral? yang ada kita bukan terkenal tapi kita malu yank, Apalagi jika rektor tahu masalahnya akan semakin panjang. Mending kita abaikan saja. Aku tak pernah menyangkal kata-kata Rara tentang aku karena itu kenyataannya yank. Toh, semua orang dikampus juga sudah tahu. terus letak kesalahannya dimana? makanya aku diem saja. " Indah menjelaskan pada Arga alasannya dengan mengusap lembut rambut Arga. Ntah bagaimana caranya sekarang Arga tiba-tiba sudah tidur di pangkuannya.


"Kamu terlalu baik jadi orang yank. jangan sampai dimanfaatin sama orang" kata Arga menikmati elusan tangan Indah di rambutnya


"Kamu tenang saja. aku bisa jaga diri. lain kali kalau ada masalah seperti ini, mending kita pergi aja ya, jangan memancing keributan. Sebentar lagi kan kita lulus jadi biarin saja semua mengalir dan berlalu seperti debu. Tak perlu diungkit-ungkit lagi. Aku saja sudah menutup kenangan masa kelam tersebut. " kata Indah pelan


"Masih, kenapa? "


"Nggak papa, cuma takut aja kamu balik lagi kedunia itu. Aku tak rela yank kamu balik lagi kesana. " rajut Arga manja


"kamu tenang saja, InsyaAllah itu tak akan pernah terjadi. kecuali kalo ada cowok ganteng nawarin. aku tak akan menolak" canda Indah


Raut wajah Arga seketika berubah.

__ADS_1


"Apa maksudnya? kamu mau selingkuh? " tanya Arga


"Bercanda yank. " ucap indah sambil tertawa melihat sikap Arga yang berlebihan.


"Tapi bercanda kamu nggak lucu"


"Iya maaf, gitu aja sewot".


" Iya habisnya enteng banget ngomong kaya gitu nggak ngehargain aku gitu kesannya"


"yah maaf kan aku cuma niat bercanda, nggak beneran. lagian udah punya secakep ini masak masih kurang coba. " bujuk Indah


Arga yang sedang merajuk tiba-tiba mengubah ekspresi wajahnya sumringah mendengar kata-kata sangat kekasih.


"Kamu nakal ya, udah mulai gombalin aku" kata Arga. Arga menggelitik pinggang Indah. Indah yang kegelian tertawa renyah dan itu membuat Arga sangat bahagia.


satu jam Arga dan Indah menghabiskan waktu dengan bercerita dan mengobrol santai. menjelang petang, Arga pamit pulang. Sementara Indah bersiap ketempat Cika untuk sholat bersama dikosan Cika.

__ADS_1


__ADS_2