
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Ketika malam tiba, terdengar bunyi sepeda motor masuk halaman rumah Indah. Indah terkejut melihat siapa yang datang ke rumahnya malam ini. Arga, yah ada Arga didepan pintu rumahnya. Ada rasa bahagia dalam diri Indah. Kedatangan Arga kali ini dirasakan berbeda dari kedatangan pemuda itu sebelumnya. Memangasih ada rasa minder tapi tidak sebesar rasa minder yang dirasakan sebelumnya. Dengan wajah sumringah dia mempersilahkan Arga masuk kedalam rumahnya.
"Aku mau ngajak kamu jalan-jalan" Mudah-mudahan kamu tidak pergi malam ini"kata Arga
"Duduk dulu deh"
"Kamu mau kan? "
Arga masih menatap Indah dalam-dalam.
"Duduk dulu Arga"
Arga duduk di kursi ruang tamu
"Kamu mau minum apa? " tanya Indah
"Kamu nggak pergi kan? "
"Mau kopi atau teh? " tawar Indah
"Sekali kenapa sih kamu pergi sama Aku? " Apa aku segitu buruknya sampai kamu nggak mau jalan sama Aku"ungkap Arga
"Tapi Aku ingin buatin kamu minuman".
" Oh okey tapi setelah itu kita jalan ya? "pinta Arga
" Iya Arga"
__ADS_1
"Janji? " sambil menunjukkan jari kelingkingnya
"Iya janji" kata indah sambil menautkan jari kelingkingnya juga
"Karena kamu sudah janji sekarang buatin Aku kopi hitam saja, jangan manis-manis karena kamu sudah manis didepan mataku. "
"Gombal"
Arga tertawa ringan. Indah masuk kedalam untuk membuatkan kopi Arga. Tidak lama kemudian dia datang membawa secangkir kopi untuk Arga dan segelas teh untuk dirinya sendiri.
"Minum dulu ga?"
Arga mengambil cangkir di meja kemudian meminum isinya sedikit.
"Akhir-akhir ini Aku pusing ndah. Aku ingin santai dan tiba-tiba inget kamu"
"Aku tidak tahu kenapa kamu yang muncul ditinggal kepalaku. "
"Tidak salah tuh? "
"Rasanya tidak"
"Banyak gadis yang lebih pantas buat kamu ga, kenapa mesti Aku? "
"Ada apa dengan kamu? "
"Tidak apa-apa hanya saja rasanya janggal seorang ketua senat yang disukai banyak cewek dikampus pergi dengan orang seperti Aku"
"Kamu ngomong apa sih ndah? "
__ADS_1
"Soalnya ku belum tahu siapa Aku ga"
"Aku sudah tahu siapa kamu"
Indah tergagap
"Kamu Indah, mahasiswa psikologi yang sedang menyusun skripsi sepertiku. Kamu berasal dari Jawa Timur ntah tepatnya di kota mana. Tapi yang paling penting bagiku kamu sangat cantik"
"Bahwa Aku.....? "
"Oh iya kamu juga punya adik yang bernama Mira juga kuliah dikampus kita juga. Sama seperti kamu adik kamu juga cantik"
"Bukan itu maksudku Arga"
"Yah itu yang Aku tahu untuk hal lainnya Aku tak peduli yang panting Aku sukanya sama kamu"
Arga memandang Indah. perempuan muda itu menunduk. Arga mengangkat wajahnya, Arga masih memandangnya. Indah membalas memandang. Arga melirik jam tangannya.
"Ayo jalan mumpung belum terlalu malam"
"Kamu serius ngajak Aku? "
"Sudahlah cepet ganti baju kamu, Aku tunggu disini"
usir Arga
Indah berlari menuju kamarnya. Hatinya berbunga-bunga. Malam ini malam pertama Indah dan Arga jalan berdua. Sudah seringkali Indah menolak ketika diajak jalan dan ini pertama kalinya dia akan pergi bersama Arga.
Sekitar sepuluh menit Arga menunggu. Indah keluar lagi dengan jins biru, kaos tebal warna putih dengan sweater biru sama dengan warna jinsnya. Dan tanpa Indah sadari baju yang dipakainya sama dengan yang dipakai Arga. Arga sangat terpesona sampai dia tak berhenti memandangnya.
__ADS_1