
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"Hallo, Assalamualaikum ma" sapa Arga memberi salam hormat untuk ibunda tercintanya. Yah yang menelfon Arga dan menggagalkan aktivitas panasnya tadi adalah ibu kandung Arga sendiri. Sungguh beruntung mereka karena ada seseorang yang masih menjaga mereka dari perbuatan dosa.
"Wa'alaikum salam, kamu kapan pulang nak? sebentar lagi sepupumubakan menikah. apa kamu tak pulang? " tanya ibu Arga
"InsyaAllah pulang ma, aku juga mau ngenalin Indah sama ibu" jawab Arga
__ADS_1
"Oh iya, ibu tunggu ya, bagaimana skripsi kamu? " tanya ibu Arga
"Alhamdulilah baik ma, do'akan semuanya lancar dan aku bisa secepatnya lulus dan mencari pekerjaan" tutur Arga lembut
"Kenapa tidak bekerja di perusahaan papa saja sih ga? " protes ibu Arga
Arga memang tak pernah mau mengandalkan nama ayahnya. Baginya selama dia bisa berdiri dengan kakinya sendiri dia tak akan menyerah untuk berusaha. Padahal orang tuanya untuk orang yang cukup mampu.
__ADS_1
"Yah sudah, kamu jaga kesehatan jangan capek-capek. Dan jagain Indah baik-baik. jangan lupa sholat ya! 'nasehat ibu Arga
" Iya ma, Arga akan selalu ingat. mana juga jaga diri baik-baik disana. Arga sayang mana"kata Arga
"Mama juga sayang arga. " ucap Ibu Arga
Setelah menutup telfon ibunya Arga tiba-tiba teringat dengan masa lalu ibunya yang hampir sama dengan Indah. Yah, ibunya adalah mantan pekerjaan seja komersial dulunya. Dan disanalah ibunya bertemu dengan ayahnya untuk pertama kali. Indah masih beruntung mempunyai kedua orang tua yang masih mendukungnya sekalipun tak tahu pekerjaan anaknya. Sementara ibunya dulu hanyalah janda muda yang ditinggal suaminya meninggal. Ibunya dulu menikah muda karena takut kebablasan. Hingga pernikahan yang dijalananinya memasuki bulan kedua, suaminya meninggal akibat kecelakaan kerja diproyek. Saat itu ibunya benar-benar hancur dan rapuh. Keluarga suaminya menyalahkannya atas insiden itu dan mengusirnya dari rumah. Hingga dia terjebak dunia malam bersama teman semasa SMAnya. Disana ibunya cukup di kenal karena kecantikan dan keluguannya. Hingga dia diangkat dari lembah nista itu saat bertemu dengan sang ayah.Walaupun dimasa lalu ibunya pernah tergelincir dosa Tapi ibunya bisa membuktikan bahwa seburuk-buruknya manusia dia bisa menjadi baik kalau dia memang berusaha keras menjadi orang baik.Bertemu dengan ayahnya adalah mukjizat yang paling disyukuri ibunya. Seorang pria baya yang mau menerima segala kekurangannya. Yang mau menutupi segala aibnya. Dan setelah menikah ayahnya mengajak ibunya tinggal di desa tempat kelahiran sang ayah. Dari pernikahan itulah lahir seorang anak laki-laki satu-satunya. Itulah dirinya. Ayahnya seorang yang berpandangan luas. sedang ibunya seorang yang bertutur kata lembut. Dia yakin bahwa kedua orang tuanya pasti menerima Indah dengan baik. Lagipula Arga juga sudah menceritakan kisah Indah pada sang ibu. Hanya saja belum bisa bertemu karena kesibukan masing-masing. Dan rencananya dia akan mempertemukan Indah dengan keluarga besarnya saat dia pulang kampung nanti. Dan seperti dugaannya ibunya tak pernah mempermasalahkan hal itu. Yang terpenting Arga bahagia dan nyaman dengan pendamping hidupnya mereka hanya bisa mendo'akan yang terbaik untuk anak semata wayangnya. Arga melamun agak lama hingga tersadar mendengar suara Indah yang memanggilnya. Dia berdiri dan segera masuk menghampiri sang kekasih yang sudah menunggu di meja makan.
__ADS_1