
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Minggu pagi ini matahari sangat bersinar terang. Hari ini Indah ada janji dengan Arga. Arga mengajak Indah untuk jalan-jalan ke pantai. Indah tidak menolak karena dua bulan terkhir ini dirinya juga Arga sangat sibuk jadi hari ini dia ingin bersantai dengan sang kekasih. Angin laut yang bertiup dan ombak yang terus menerus berdebat membangun suasana tersendiri dalam diri Indah. Apalagi ada Arga disampingnya. Mereka berjalan-jalan dipasar sepanjang pantai. Mereka biarkan air menjilat-jilat kaki mereka. Kadang bayangan fahri muncul dibenak Indah. Tapi dia segera menepisnya. Karena kenyataanya yang duduk bersamanya saat ini adalah Arga bukan fahri. Indah tak ingin kebahagiaannya dengan Arga saat ini terusik dengan bayangan Fahri.
Siang ini pantai cukup ramai. Barangkali karena hati minggu atau hari libur makanya banyak yang ingin bersantai. Bagi mereka yang pacaran suasana seperti ini sangat nyaman seperti yang dirasakan Indah dan Arga. Bagi mereka yang sudah berkeluarga suasana seperti ini bisa membangun keharmonisan antara kedua orang tua dan anak. Sekalipun matahari tepat diubun-ubun namun tidak terasa karena dinetralisir oleh angin laut yang berhembus terus menerus. Arga memeluk erat tubuh Indah. Bagi Arga Indah cinta pertamanya. Sedang bagi Indah ini cinta keduannya. Tapi tidak terasa bedanya. Kalau cinta pertamanya berakhir kepahitan dia tidak tahu dengan nasib cinta keduanya ini. Bagaimana kalau Arga bersikap seperti Fahri.? Setelah mendapatkan apa yang dia mau Arga meninggalkannya?Terkadang ketakutan itu membayangi Indah. Kalau sampai itu terjadi, Dia bersumpah tak ingin jatuh cinta lagi untuk selamanya. Yah dia akan menutup hati rapat-rapat untuk lelaki. Biarkan saja dia sendiri sampai ajal datang menjemputunya. Toh dia sudah kotor dan sudah pernah merasakannya jadi dia tidak akan mati penasaran hanya karena dia tidak menikah. masalah anak dia bisa saja mengadopsi dipanti. Bukankah banyak anak yang tidak memiliki orang tua? Tapi Indah segera menepis bayangan tersebut dia sangat berharap Arga berbeda dari Fahri.
"Sayang"
"Heemm"
"Aku takut"
"Takut apa? "
"Aku takut suatu saat kamu ninggalin aku"
"Jangan ngomong yang bukan-bukan. Dan jangan suka berandai-andai. Kita tidak tahu bagaimana nasib cinta kita. Kita sombong kalau kita merasa tahu. Sebab itu berarti kita mendahului kehendak Tuhan. Kita tidak perlu membayangkan yang bukan-bukan.Yang penting kita berusaha menjaga cinta itu. "
"Aku takut kamu menyesal. "
__ADS_1
"Kalu kamu percaya padaku, tentu kamu tidak akan takut. Cinta perlu dipupuk dengan kepercayaan. Dan kepercayaan itu penting dalam sebuah hubungan"
"Tapi masa lalumu? "
"Masa lalu tidak penting karena kita melangkah kemasan depan. Kita tidak akan mundur kemasan lalu. Kecuali kamu masih mengharapkan masa lalu itu. Maka aku tidak bisa memaksakan kehendak. "
"Arga? "
"Apa? "
"Benar kamu mencintaiku? "
"Jangan suka menerima cinta dengan kata-kata. Tapi rasakan dalam bentuk sikap saja. kamu bisa merasakan cinta itubtylus atau hanya bualan saja "
"Tanggal berapa sekarang? "
"Ada apa? "
"Aku ingin mencatat sebagai hari kebahagiaanku. sepertinya aku dilahirkan kembali"
__ADS_1
"Kamu bahagia ndah? "
"Bahagia sekali"
Arga menarik tangan Indah. Mereka terjatuh dipasir. Arga mendekatkan wajahnya kewajah Indah. Indah menghindar cepat.
"Gila kamu ga! tuh lihat banyak orang memperhatikan kita. "
"Aku tidak peduli"
"Nanti akan ada berita diluar sana seorang ketya senat mencium ayam kampus dipantai"
"Aku tak peduli"
"Dan orang akan semakin ingin mendepak kamu dari senat? "
"Nggak jadi ketua sema juga nggak apa-apa"
"Rugi dong" Dulu pas kampanye saja kamu hebat banget bisa melawan anak kedokteran"
__ADS_1
"Ah sudahlah kenapa harus bahasa itu sih. Bahas kita saja"
"Yah terserah lah" kata Indah sambil berdiri.