Ayam Kampus

Ayam Kampus
Delapan belas


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Ngapain bengong? "


"Kamu cantik banget ndah"


"Gombal"


"Nggak beneran deh kamu cantik banget. Boleh gak sih kita foto bersama. "


"Buat apa? "


"Yah siapa tahu Aku kangen sama kamu. Jadi bisa pandangi kamu terus dari hpku"


"Gombal banget sih ga" Indah tersipu malu


Dengan sedikit paksaan Khirnya Indah mau diajak foto berdua. Dan terlihat terpampang foto indah menjadi wallpaper depan layar HP Arga. Terlihat raut wajah bahagia Arga yang sedari tadi senyum terus memandang hpnya.


"Jadi berangkat nggak nih? "


"Jadi dong, tapi kamu nggak masalah kan kita naik motor"?


" Kamu pikir Aku materialistik?"


"Yah takutnya kamu sering naik mobil jadi gak mau naik motor"


"Tapi bukan berarti aku nggak mau naik motor kan? "Iya juga sih"


"Udah ayo berangkat"


"kamu pegangan yang erat kalo bisa kamu peluk Aku juga nggak pa-pa"


"Kamu jangan ngebut-ngebut"


"Kenapa? "


"Takut mati. Aku masih banyak dosa"

__ADS_1


Arga menywntakkan gas motornya. Sontak Indah kaget dan reflek memeluk pinggang Arga kuat-kuat.


"Jangan gila deh ga? "


"Baru juga segini ndah"


"Kalau kita tabrakan gimana dan kita mati gimana? "


"Maut ditangan Tuhan"


"Iya deh capek ngomong sama kamu"


Arga melajukan motornya membelah jalanan. Suasana indah kota pada malam hari membuat suasana semakin romantis. Apalagi Arga memegang jemari Indah yang melingkar sangat erat dipinggangnya Seakan tak ada kesempatan dihari esok untuk mengulang kenangan manis malam ini.


Sesekali Arga mengajak ngobrol Indah untuk memastikan Indah tidak bosan.


Satu jam perjalanan sampsilah mereka di sebuah bukit yang indah pemandangannya. Indah turun dari motor dan menikmati suasana indah yang sangat romantis ini. Arga mendekati Indah dan memeluk Indah dari belakang. Membuat Indah sangat gugup, walaupun selama ini banyak laki-laki yang sudah memeluknya tapi baru kali ini dia sangat gugup dipeluk seorang pria Apalagi pria itu orang yang disukainya persis sama seperti yang dulu dia rasakan saat bersama Fahri, mantan kekasihnya.


"Indah banget kan kaya nama kamu" kata Arga sambil menelusupkan kepalanya diberikan leher Indah


"Iya sangat Indah ga"


"Dari dulu Aku pingin banget ngajak kamu kesini ndah, tapi kamu selalu nggak ada waktu buatku"


"Maaf."


"Ndah, kampus sudah tenang. perhatian anak-anak sudah beralih kepersoalan lainnya. Jadi kamu nggak perlu takut datang kekampus"


Indah kaget dan membalikkan tubuhnya menghadap Arga. wajahnya memerah karena terkejut.


"Kamu ngomong apa ga? "


"Aku sudah tahu siapa kamu. Sudah lama Aku tahu. Tapi Aku tidak peduli siapa kamu. Terus terang akulah yang menyuruh anak-anak redajsi mengirim majalah kampus kerumah kamu. Maafin aku ndah, tapi Aku ingin kamu kembali ke jalan yang benar. Maksudku baik. Aku tak rela kamu melakukan itu. Aku sendiri bukan manusia bersih ndah, tapi ntah kenapa Aku tak rela mahasiswi seperti kamu menempuh jalan pintas seperti itu " Indah diam saja mendengar penjelasan Arga. Dan tak terasa air matanya mengalir deras dipipinya.


"Kamu nangis ndah? "


"Biarkan Aku nangis ga. Pertama Aku menangis karena Aku bahagia kamu gak benci denganku. setelah tahu siapa diriku. kedua Aku menangis karena aku sudah memutuskan berhenti dari dunia malam"

__ADS_1


Serta merta Arga memeluk Indah erat.


"Sejak kapan ndah? "


"Sejak dua bulan lalu"


"Aku sangat bersyukur kalo begitu ndah"


"Kamu percaya ga? "


"Dari dulu aku percaya kamu sebenarnya anak baik hanya keadaan yang membuatmu melakukan hal itu makanya Aku meminta anak2untuk tak mengganggumu. Selain itu mereka juga tahu bahwa Aku sangat mencintaimu. makanya mereka tak berani menyinggungmu."


Indah terisak dipelukan Arga


"Jangan ga, kamu bisa dapat yang lebih baik dariku"


"Kenapa? "


"Karena aku kotor ga, Aku gak pantas buat kamu"


"Aku merasa pantas. Aku mencintaimu. Aku sudah mempertimbangkan ini baik-baik. Aku tidak menyesal tapi Aku juga tidak memaksa kamu menerimaku ndah "


Indah diam. Bukankah kata-kata ini yang dia tunggu. Bukankah dia juga mencintai arga? kenapa harus menolak jika Arga juga mencintainya?


"Gimana ndah? "


"Aku.... Aku juga mencintaimu ga" Akhirnya kata-kata itu keluar juga dari mulut Indah


tampak Arga sangat bahagia mendengarnya. Dia memeluk Indah lagi dan melepaskannya. Dipandangnya wajah Indah yang tampak merona. Dan didekatkan wajahnya. Semakin dekat hingga terasa hembusan nafas beraroma mint Dan terjadilah ciuman lembut untuk pertama kalinya bagi pasangan yang baru saja meresmikan hubungannya tersebut.Setelah ciuman itu terlepas.


"Terima kasih ndah, sudah mau menerimaku, aku sangat mencintaimu ndah. Dan Aku janji akan berjuang untuk hubungan kita" ucap Arga sambil mengecup kening Indah


"Terima kasih juga sudah mau menerimaku yang kotor ini ga" kata Indah


"Shut... tak ada manusia kotor ndah. kamu hanya salah dalam melangkah. Tapi sekarang kamu sudah kembali ke jalan yang benar. Jadi jangan bicara tentang kamu kotor. Dimataku kamu tetap bersih"


"I love you ga"

__ADS_1


"I love you Indah sayang"kata Arga sambil mencium Indah lagi. Sepertinya dia akan candu dengan rasa bibir Indah.


__ADS_2