Ayam Kampus

Ayam Kampus
Empatpuluhsembilan


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Arga mendekati Indah yang sedang duduk di meja makan. Terlihat Indah sudah berganti pakaian yang baru. Dan diatas meja sudah ada secangkir teh juga mie instan yang sepertinya baru saja dibuat. Rasa lapar tiba-tiba menyerang lambung Arga.


"Ganti baju kamu dulu nanti masuk angin,aku dah taruh baju ganti kamu diatas kasur yank. " suruh Indah


"Iya yank makasih ya" kata Arga sambil mengecup dahi Indah pelan


Arga melangkah masuk kedalam kamar Indah. Tidak ada adegan seperti radi ya karena Arga sudah bertekad untuk tidak hanya berdua saja dengan Indah. Sepuluh menit usai membersihkan diri, Arga berjalan ke ruang makan dan ikut duduk disamping Indah.


"Makan dulu yank, aku buatin mie instan, cocok sama hawanya" kata Indah sambil menyodorkan semangkok mie instan didepan Arga


Arga menerima mangkok tersebut dan mulai menikmati mienya dengan lahap.


"Ndah, pekan depan kamu sibuk nggak? " tanya Arga.


"Kayaknya aku nggak ada agenda, cuma mungkin terusin buat lanjutin skripsi aja biar tuntas" jawab Indah


"Aku mau ngajak kamu pulang kampung buat menghadiri pernikahan sepupuku, Dan mengenalkan kamu sama keluarga besarku. apa kamu bersedia? " tanya Arga lagi

__ADS_1


"Kamu yakin mau ngajakin aku ga? apa tidak terlalu cepat? " tanya Indah balik


"Aku yakin yank, aku serius sana kamu. Mamaku juga ingin sekali bertemu denganmu. Aku sudah menceritakan siapa kamu jadi kamu tak perlu takut lagi" jelas Arga


"Ah..... kenapa aku jadi takut ya? "


"Kenapa? apa yang kamu takutkan? "


"Mungkin orang tuamu bisa menerima masa lalumu tapi bagaimana dengan keluarga besarmu juga para tetanggamu disana ga? apa mereka tak akan memandang rendah diriku yang hina ini, apalagi aku bukan berasal dari keluarga kaya ga. hanya mantan seorang psk"jawab Indah


" Percayalah, aku akan berusaha untuk menutup aib itu dan hanya kedua orang tu aku saja yang tahu. Tak kan kubiarkan siapapun mengusikmu"bujuk Arga


"Kamu janji? selidik Indah


"Baiklah aku ikut" putus Indah


"Terima kasih yank,Mana pasti bahagia banget aku ngajak kamu untuk mengunjunginya" binar bahagia Arga terlihat jelas. Dan Indah tidak mampu membuat raut wajah itu bersedih jadi dia mengiyakan ajakan Arga untuk menghadiri pernikahan sepupunya dikampung.


Setelah makanan habis, Arga pamit pulang. Karena dia juga harus segera menyelesaikan skripsinya agar saat dia pulang nanti dia tak punya beban lagi.

__ADS_1


Malam harinya Mira datang kerumah Indah untuk mengunjungi sang kakak. Dia bilang akan menginap karena dia begitu merindukan kakaknya. Dan sekarang mereka berdua sedang mengobrol ringan dibalkon kamar. Ditemani banyak camilan ringan dan minuman kaleng mereka duduk dibawah menikmati pemandangan malam hari.


"Mbak,sejak kapan kakak jadian sama kak Arga? " selidik Mira


"Ehm sudah hampir 3bulan.Kenapa? kamu tak suka? " tanya Indah


"Bukan, aku senang mbak Indah bisa bangkit jadi pribadi yang lebih baik. Terlebih mbak dapat pendamping yang baik pula. Aku hanya gak nyangka saja kok bisa kak Arga kesengsem sama mbak" ujar Mira


"Yah, mungkin karena mbak cantik" kata Indah sambil tersenyum. Mira ikut terkekeh mendengar ucapan sang kakak.


"Mira bahagia mbak sudah nggak kerja didunia malam. Terima kasih mbak sudah kembali ke jalan yang benar. " ucap Mira dengan tulus


"Mbak lebih bahagia Mir, hidup mbak sekarang dipenuhi kebahagiaan tanpa takut akan melangkah. Jika dulu mbak selalu takut jika kamu main kesini sekarang mbak senang lebih banyak waktu untuk bersama kamu dan orang-orang yang mbak sayangi Terima kasih tidak membenci mbak"kata Indah


" Mbak, Awalnya pas Mira tahu memang Mira marah tapi bukan karena membenci mbak. Mira hanya kecewa kenapa mbak tidak pernah cerita pada Mira justru menutupinya. Bahkan Mira sampai ingin ikut bekerja paruh waktu agar mbak tidak terbebani dengan biaya hidup Mira. Maafkan Mira karena karena pernah berburuk sangka sama mbak hingga berfikir seperti itu"sesal Mira


"Sudahlah yang berlalu biarlah berlalu. Yang penting sekarang hidup kita damai dan bahagia itu sudah cukup untuk mbak. Oh iya pekan depan Arga ngajak mbak bertemu keluarga besarnya, kamu nggak papa kan? " tanya Indah


"Wah mau dikenalin camer nih ceritanya? selamat yah, semoga hubungan mbak sama kak Arga langgeng dan bisa secepatnya naik kepelaminan" kata Mira heboh.

__ADS_1


"Iya Terima kasih. semoga kamu juga bisa mendapatkan yang lebih dari mbak Mira"batin Indah


Indah menatap adiknya yang berceloteh riang menceritakan teman kampusnya. sesekali Indah ikut menimpali obrolan ringan itu. Indah senang bisa menghabiskan waktu bersama adik satu-satunya. Tak terasa malam semakin larut. kedua kakak beradik ini memutuskan untuk tidur. Mereka tidur sambil berpelukan seakan mengobati rasa rindu yang selama 3 ini tahun jarang bertemu.


__ADS_2