
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sepulang dari Bar, Arga mengantar Indah pulang kerumah. Sepanjang perjalanan mereka tertawa bersama dan menceritakan kehidupan keluarga Ruben. Indahbterlihat antusias menceritakannya kepada sang kekasih. Dan Arga hanya menjadi pendengar yang baik. Sesekali Arga menimpapi cerita Indah. dia juga memberikan dukungan untuk Indah.
"Sayang, kamu hebat banget tadi? "
"Hebat apa? "
"Satu kali tembak, kamu bisa meluluhkan hati Ruben. padahal katanya sudah banyak orang yang mencoba berbicara dengan Ruben tapi gagal. "
"Entahlah, mungkin keberuntungan sedang berpihak padaku yank. Pokoknya aku nekat saja. Kata orang, kalau kita mau berhasil harus berani nekat"
"Nekat sih boleh asal ada perhitungan sayang" kata Arga sambil membelai pipi Indah
"Aku rasa ini kasus menarik. aku akan gali sampai tuntas"
"Asal kamu tidak........? "
__ADS_1
"Tidak apa? "
"Tertarik sama Ruben"
"Ih..... Sayank kamu apa-apaan sih. Kamu ngerasain aku? " kata Indah sambil mencubit pinggang Arga keras sekali. Hingga membuat Arga mengadu juga dengan keras.
"Aduh sayank, sakit"
"Siapa suruh kamu ngomong gitu, kalau kamu nggak percaya ya udah sana cari aja cewek lain, kamu pikir aku cewek gampangan apa? "
"Shut.... udah-udah aku minta maaf sayank, aku cuma bercanda kok nggak serius. Aku percaya penuh sama kamu sayank. Nggak ada cewek lain yang bisa gantiin kamu dihatiku. Cuma kamu yang akan menjadi pertama juga terakhir serta ibu dari anak-anak kelak. jadi jangan pernah merasa kalau aku ngerasain kamu. Nggak sama sekali sayank Sekali lagi aku minta maaf, aku cuma bercanda"!
" Tapi jangan diulangi lagi, aku tahu aku mantan pelacur, tapi aku juga punya hati ga. Aku nggak sekitar itu dengan mau-mau saja menerima ajakan dari cowok lain. "
"Iya sayang, aku minta maaf, sudah yah kita akhiri saja pembahasan ini"
Arga memeluk tubuh ramping Indah. Tercium aroma wangi tubuh Indah yang terkadang membuat Arga tegang dan ada yang memberontak didalam tubuhnya. Setelah pelukan itu terlepas, Arga mencium bibir aindah yang selalu merasa manis diindra perasanya. Bahkan saking manisnya Arga tak akan tahan untuk tidak mencium bibir manis tersebut Indah yang terbusi dengan ciuman mesra dari sang kekasih selalu pasrah dan berusaha menimbangi permainan bibir Arga yang dirasa sangat pandai. Bahkan Indah sampai merasa dibawah sangat lembek dengan hanya Arga menyentuh bibirnya. Biasanya dia tak akan mudah terangsang hanya dengan sentuhan.Apalagi jika tidak dipancing lebih dulu. Tapi bersama Arga dia merasa berbeda, Dia selalu merasa horny saat bersama sang kekasih. Dan hebatnya baik Arga dan Indah selalu bisa mengontrol nafsunya dengan baik.
__ADS_1
"Sayank, aku benar-benar nggak tahan pengin nikahin kamu"
"Sabar ga, selesaiin dulu skripsi kita baru kita nikah setelah dapet pekerjaan"
"Sayang, mungkin beberapa minggu ini aku ataupun kamu bakal sibuk banget. Tapi aku usahain tetep datang kesini buat kita ketemu. Kamu juga jangan lupa terus hubungi aku ya kalau ada apa-apa. Jujur saja aku merasa tidak tenang dengan kasus ini. "
"Tenang aja, aku bisa jaga diri kok yank. Kamu juga baik-baik nyusun skripsinya biar cepet lulus. "
"Setelah skripsi aku mau ngajak kamu ketemu orang tua aku ya? aku dah cerita sama ayah juga bunda, mereka sangat ingin bertemu denganmu sayang, tapi masih bisa kucegah dengan alasan kamu lagi sibuk nyusun skripsi"
"Semoga orang tuamu tak kecewa ya denganku"
"Aku sudah menceritakan semuanya tentangmu dan mereka welcome saja, jadi kamu nggak usah takut. oke"
"Baiklah terserah kamu saja"
"Ya udah aku pamit dulu sudah malam"
__ADS_1
Arga mengecup kening Indah pelan dan lama. Dia meresapi karena mulai besok dia juga sibuk menguris skripsinya sendiri. Sama dengan Indah dia juga bertekat ingin segera lulus dan melamar sang kekasih.