
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Arga yang baru keluar dari ruang sema pun terkejut mendengar keributan itu apalagi ada kekasihnya juga disana. takutnya Arga,anak-anak akn membuly Indah seperti yang mereka lakukan pada Bella kemarin. Dia ikut berlari kearah keriburan itu. dan saat mendekati posisi mereka Arga mendengar Rara yang sedang menghina sangat kekasih benar-benar marah. Dia berjalan mendekat dan ikut menimpali omongan Bella.
"Ra, belum puas kamu kemarin permalukan saya dan Indah sekarang kamu berulah lagi? " bentak Arga
Indah mendekati sangat kekasih dan menggenggam tangannya.
__ADS_1
"Sudah yank, jangan ribut lagi, malu dilihat anak-anak, jaga wibawa kamu sebagai ketua sema,kita pergi aja yuk! "pinta Indah
" Nggak yank, orang sepertinya tak bisa dikabari lagi. dia udah hina dan merendahkan kamu aku nggak Terima yank. kamu nggak seburuk itu dan semua orang tau itu. hanya karena alasan moral dia menggugay kita tapi lihat kelakuan dia sendiri yang tak lebih dari seorang ******. Dia pikir mahasiswa disini tak ada yang tahu siapa dia kalao aku mau aku bisa menyebarkan video panasnya dengan beberapa teman kampus kita. Tapi aku masih menghargai ayahnya yang seorang pejabat seperti ayahku. Tapi kali ini dia bener-bener keterlaluan ndah"sanggah arga
"Kamu ini ngomong apa sih ga? Aku kan cuma ngomong kebenaran Arga kenapa kamu marah sama aku. lagian kamu bilang apa? video? video apa kamu jangan ngada-ngsda deh ga? " elak Rara
"Heh, diem kamu ******" teriak Rara
__ADS_1
"****** teriak ****** cuy" ledek Bella
Semua mahasiswa menyoraki Kata-kata Rara.
"Sudah yank, pulang yuk. please aku mohon! " pintar Indah lagi. Dan Arga terpaksa mengikuti langkah sangat kekasih pulang. Dia juga takut tak bisa mengontrol emosinya jika tetap didepan Rara. Temannya itu benar-benar sudah berubah. ntah apa yang membuatnya berubah. Arga juga tidak tahu. Setahunya dulu Rara adalah anak yang manis, pintar dan pendiem serta ramah dengan semua orang. Tapi lihat sekarang, bicaranya sangat kasar dan arogan. Arga benar-benar tak bisa mengenali temannya itu sekarang. Arga mengenal Rara sejak SMA. lalu saat Arga akan kuliah di kampus ini, Rara juga ikut kuliah disini. sebenarnya dari dulu dia sudah tahu kalo Rara sudah menyukainya hanya Arga tak pernah mengubrisnya. Bahkan demi melihat Arga cemburu Rara sampai berpacaran dengan banyak lelaki. Dia ingin menarik perhatian Arga, tapi ternyata sia-sia. Arga tidak pernah melihat kearahnya. Dan Arga justru menjauh darinya karena sikapnya yang semakin angkuh dan arogan bahkan suka membuly anak -anak yang tidak mampu.Arga melirik sangat kekasih yang tampak tersenyum. Didalam mobil hanya hening tak ada yang bersuara. Indah takut jika Arga masih emosi karena masalah tadi. Sementara Arga berfikir Indah sedang marah padanya karena tadi marah-marah didepan umum. Jadilah mereka sama-sama mendiamkan. Hanya lagu yang diputar itu saja yang menemani keheningan diantara mereka.
Sesampai dirumah, Indah juga langsung turun dan masuk kedalam tanpa berpamitan. Arga menghembuskan nafas kasar, fikirnya frustasi karena sang kekasih merajuk padanya. padahal tidak.arga ikut turun dan diterapkan dia berpapasan sama bi Ani. bi Ani menawarkan minuman dan Arga duduk di teras depan rumah indah. tak lama terlihat bi Ani membawa nampan berisi secangkir kopi untuk Arga.
__ADS_1