Ayam Kampus

Ayam Kampus
Lima puluh enam


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Pintu terbuka dan tampaklah sosok sang kekasih berlari masuk.


"Bajingan kamu Ran, dasar manusia tak bearakal"umpat Arga sambil melayangkan tinjunya dengan sangat keras


Tubuh Randy terpentak karena tendangan dan serangan Arga yang bertubi-tubi padanya. Arga mendekat pada Indah dan menyampaikan jaketnya ketubuh sang kekasih.


" Maaf sayang aku terlambat, kamu nggak pa-pa kan? "tanya Arga khawatir. jujur saja Arga sangat emosi melihat tubuh Randy yang sudah berani menjamah tubuh kekasihnya. Melihat posisi Randy diatas tubuh indah semakin memancing emosi Arga hingga memukulinya sampai babak belur.

__ADS_1


Indah yang masih syok hanya terdiam tak menyahut. hingga akhirnya dia ingat Mira.


" Mira.... Mira ga. tolong Mira"teriak indah histeris


"Iya kamu tenang kita kesana sudah ada fauzi dan Varga ndah" ucap Arga menenangkan Indah. Arga memeluk tubuh sng kekasih yang bergetar. Dia tahu pasti jiwa indah masih tergoncang dengan kejadian ini.


Sementara itu disisi lain. saat Frans sedang mencumbu Mira, terdengar dobrakan pintu yang begitu keras. Fauzi yang melihat sang pujaan hati diperlakukan seperti itu sangat kalap dan menghajar Frans hingga pingsan. Fauzi menutup tubuh Mira yang bagian atas Mira yang sudah terlihat polos. sementara Varga memalingkan wajah dan keluar dari kamar. Fauzi mendekap erat tubuh Mira yang bergetar. tapi anehnya Mira hanya diam saja. Fauzi sedikit menggiyangkan tubuh Mira dan tiba-tiba tubuh Mira ambruk. Fauzi segera membohongi tubuh Mira keluar dari kamar. Dia sedikit berteriak seperti kesetanan mencari pertolongan. Indah yang melihat segera berlari. seketika hatinya mencelos melihat kondisi adik semata wayangnya. Indah semakin menangis histeris melihat kondisi Mira. Arga terus memeluk tubuh sang kekasih dan menguatkan hatinya Cika yang berada disitu juga berusaha menenangkannya. Beberapa polisi sudah mengamankan Randy fan Frans yang pingsan akibat dipukuli Fauzi dan Arga tadi. Arga menuntun indah menuju mobilnya. sentara Varga sudah menyusul Fauzi yang tadi berlari membohongi tubuh Mira. bahkan dia menawarkan diri menjadi sopir Fauzi untuk membawa Mira kerumah sakit.fauzi hanya mengiyakan karena dia sudah sangat ketakutan melihat Mira pingsan. beberapa anak buah Frans juga sudah diamankan. Ruben yang baru datang tergopoh-gopoh berlari mendekati indah dan Arga.


"Mas Ruben" kata indah

__ADS_1


"Indah, maafkan mas karena masalah dalam keluargaas kamu dan adikmu ikut terseret kedalamnya. mas tak habis fikir, Frans bisa melakukan semua ini pada mu ndah. tolong maafkan mas dan keluarga mas. terutama Via, sedari tadi dia menyalahkan dirinya sendiri. karena dirinya yang memutuskan frans, membuat Frans matahari dan menyalahkan keberadaan kamu. " ucap Ruben tertunduk malu


"Sudahlah mas tak ada yang perlu disalahkan. kami baik-baik saja. Tuhan masih menyelamatkan kami dari kejahanaman ini" kata indah lembut.


Yah.... Indah tak ingin menyalahkan siapapun. karena ini bukan kemauan Ruben ataupun siapapun. Dia hanya ingin berdamai dengan keadaan.


"Kalau begitu saya pamit mas Ruben, saya harus melihat kondisi adik saya dirumah sakit. Dia sangat syok dengan kejadian ini. semoga saja dia tak trauma yang memicu depresi. mohon do'anya semoga adik saya lekas sembuh. " kata Indah


"tentu ndah aku akan kekantor polisi dan memastikan Frans, dihukum seberat-beratnya. dan nanti aku akan mampir melihat kondisi adik kamu. sekali lagi maafkan aku " kata Ruben sambil menakutkan kedua tangannya.

__ADS_1


Indah masuk kemobilnya dan segera menyusul adiknya yang dibawa kerumah sakit. sepanjang perjalanan Indah hanya diam memikirkan kondisi mira. Apa Mira sudah dinodai itu yang terbesit dalam pikirannya. bagaimana jika terjadi sesuatu pada Mira. Indah tidak akan pernah maafkan Frans maupun Randy. dia akan meminta hukum berlaku seadil-adilnya pada Frans dan Randy.


__ADS_2