Ayam Kampus

Ayam Kampus
Limapuluhtiga


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Keesokan harinya, pagi-pagi sekali Arga dan Indah sudah melakukan perjalanan kembali kekota. usai sholat subuh mereka langsung berangkat karena Arga ada janji dengan dosen pembimbing jam 9 pagi. Saat sampai dirumah. Indah terkejut ketika pulang, bi Ani menyongsongnya dengan terheran-heran. bi Ani melongo melihat majikannya masih terlihat sehat dan tidak ada cacat sedikitpun.


"Lho katanya mbak Indah kecelakaan? "tanya bi Ani


"Kecelakaan? saya nggak kenapa-napa kok? " heran indah


"Mbak Mira kerumah sakit non"kata bi ani gugup


"Apa maksudnya bi? siapa yang sakit? " tanya Indah. Tubuh Indah sedikit limbung, beruntung Arga masih disana, dia memegang tubuh indah yang terlihat lemas.

__ADS_1


Tadi ada dua orang laki-laki datang kemari. Amerika mengakuvteman mbak Indah. Mereka mengabarkan kalau mbak Indah sama mas Arga kecelakaan dan berada dirumah sakit. Lalu mereka meminta mbak Mira untuk ikut kerumah sakit. Alasannya mereka tak tahu nomer rumah mbak Indah jadi mereka langsung datang kerumah. Katanya sih teman kampus mbak. "terang bi Ani


" Jadi maya pergi bersama kedua orang tersebut bi? " tanya Arga


"Iya mas, bahkan mbak Mira belum ganti baju hanya memakai setelan tidur saja dengan jaket karena terburu-buru"tambah bi Ani


Seketika tubuh Indah semakin genetar dan lemas dalam pelukan Arga.


" Saudari Indah? "terdengar suara seorang lelaki disana


" Saudara siapa? "tanya Indah

__ADS_1


" Tentang siapa saya tidak penting. Yang penting adik saudari sudah ada dalam genggaman tangan kami. kalau anda tidak ingin terjadi sesuatu dengan adik saudari. maka secepatnya datanglah ke alamat yang kami kirimkan. tapi jangan Coba-Coba mengajak siapapun jika ingin nyawa adik anda selamat"ancam sang penelfon misterius. Indah tampak menangis dan menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya. Arga memeluknya.


"Siapa yank, apa itu dari penculik Mira? " tanya Arga


Indah hanya menganggukkan kepala


"Apa yang mereka inginkan yank? " tanya Arga lagi


"mereka ingin aku datang ke alamat yang mereka berikan dan tidak boleh mengajak siapapun ga. Aku harus apa ga, nyawa Mira dipertaruhkan disini ga. " keluh Indah sambil menangis. "


"Tenang dulu yank, kita pasti bisa menemukan Mira. aku akan menghubungi Varga dan Cija untuk meminta bantuan" kata Arga menenangkan indah.

__ADS_1


Tangisnya semakin keras saat mengingat adiknya masih virgin. bagian kalau nanti adiknya diapa-apain. tidak, Indah tidak ingin itu terjadi. Indah harus datang ketempat itu dan menyelamatkan Mira sekalipun harus mengorbankan diri. Beginikah ujian menjadi seorang yang baik, sempat terfikir oleh indah pikiran seperti itu. jika sesuatu terjadi pada adiknya bagaimana dia bisa menghadapi kedua orang tuanya nanti. sedang dia sudah berjanji akan menjaga adiknya dengan nyawanya sendiri. Siapa yang sudah tega melakukan hal ini. adeknya masih sangat polos dan tak tahu apa-apa.


__ADS_2