
Mereka berempat melihat sekeliling, dan setelah itu beberapa serigala darah datang melompat dari atas bebatuan yang tinggi.
Grrr.....
Mereka berempat yang melihat terkejut dengan adanya serigala darah dengan jumlah 10 ekor. Perlahan serigala darah itu berjalan mendekati mereka dan setelah itu melompat, menyerang bersamaan. Bai Wang dan Lin Zhan yang memegang pedangnya langsung menebaskan kekuatan nya.
Syuut.....
Serigala darah itu terkena kekuatan mereka dan terpental. Namun sedetik kemudian mereka bangun dan kembali menyerang.
Grrr....
Serigala itu membuka mulutnya dan mengeluarkan kekuatannya, mengumpulkan kekuatan dari mulut dan membentuk sebuah bola merah. Dan setalah itu melesatkan ke arah mereka.
Boom....
Boom....
Boom....
Lesatan kekuatan bola merah itu terus menerus diarahkan ke arah mereka berdua hingga membuat ledakan-ledakan beruntun.
Bai Wang dan Lin Zhan menghindari kekuatan itu, melompat dan berlari. Dan sesekali dia menangkis bola merah tersebut.
Boom....
"Serigala sialan!! Ku bunuh kau," marah Lin Zhan kesal. Dia melompat ke atas, memegang pedangnya dengan kedua tangan dan mengeluarkan jurusnya.
"Amarah Api Neraka,"
Tebasan pedang itu langsung menghantam dua serigala yang menyerangnya.
Boom.....
Duuuar.....
Bai Wang yang melihat Lin Zhan berhasil membunuh dua serigala darah sekaligus menunjukkan jempolnya, berkata kerja bagus. Lin Zhan yang melihat menyombongkan diri dengan menepuk dadanya, seolah berkata Lin Zhan di lawan.
Namun saat mereka puas, tiba-tiba datang Serigala Darah berukuran besar melompat tepat di depannya.
Grrrr.......
Serigala Darah yang memiliki tubuh besar itu adalah raja dari serigala yang sebelumnya menyerang mereka. Wan Bao dan Yan Tian yang berhasil membunuh semua serigala, menoleh ke arah tuannya yang kini sedang berhadapan dengan raja serigala darah.
__ADS_1
"Raja Serigala Darah? Sial?" gumam Wan Bao dan Yan Tian langsung menghampiri tuannya.
Mereka berdua tahu serigala yang ada di depannya ini adalah raja nya para serigala darah. Dan kekuatannya sama dengan pendekar kaisar, Serigala Darah Tingkat 6.
Goar....
Serigala itu mengaum di depan mereka hingga angin berhembus dengan kencang di depan mereka. Semuanya menahan, menguatkan tubuh dan kaki agar tidak terseret angin kencang itu.
Melihat manusia di depannya tidak takut sedikit pun dengan nya, Serigala Darah berjalan mengelilingi mereka. Bai Wang dan lainnya terus menatap siap melawan serigala tersebut.
Serigala itu dalam sekejap menyerangnya mengangkat satu kakinya hendak memukul mereka. Bai Wang yang melihat langsung menangkis, menahannya dengan pedang berkaratnya sekuat tenaga.
Ugh.....
Sedangkan Lin Zhan dan lainya melompat menyerang tubuh serigala darah itu. Menebas dan memukul dengan kekuatan mereka.
"Pukulan Meteor,"
"Tebasan Api Silang,"
"Tinjuan Tapak Besar,"
Mereka bertiga mengeluarkan jurusnya secara bersamaan ke arah Serigala Darah. Namun serigala darah yang melihat langsung menoleh ke arah mereka, membuka mulutnya lebar-lebar dan mengeluarkan kekuatannya. Sebuah kekuatan berwarna merah di lesatkan ke arah tiga kekuatan yang hendak menyerangnya.
Kekuatan itu saling bertubrukan dan meledak, membuat asap mengepul di udara.
Bai Wang melompat, menjauh. Dan setelah itu mengalirkan kekuatannya di pedangnya. Cahaya emas menyelimuti dan setelah itu menyerang serigala darah dengan kekuatannya.
Syuuut.....
Syuuut.....
Bai Wang melompat kesana sini untuk melukai serigala itu. Lin Zhan dan lainnya juga tidak tinggal diam, mereka juga menyerang bersamaan.
Pertarungan itu pun menjadi sengit. Ledakan-ledakan kekuatan yang mereka keluarkan menggema di tempat itu. Bai Wang yang berada di tingkatan paling rendah mencoba bertahan agar tidak merepotkan mereka bertiga. Dia mengeluarkan semua kekuatannya yang berada di Pendekar Perak Tingkat 4, mencoba membatu mengalahkan Serigala Darah.
Booom....
Serigala Darah mengayunkan kakinya, memukul mereka bertiga secara bersamaan.
Bugh....
Lin Zhan, Wan Bao dan Yan Tian yang mendapatkan pukulan terpental. Namun mereka berhasil menahan tubuhnya. Mereka saling pandang dan setelah itu kembali menyerang. Bai Wang yang melihat menyalurkan kekuatan dari Benih Mutiara Kekacauan, menjadikan kekuatan dari Mutiara itu menyatu dengan pedangnya. Benih Mutiara Kekacauan yang ada di pedangnya bersinar, dan menyalurkan menjadi satu. Setelah itu Bai Wang berlari ke arah serigala darah, berteriak meminta mereka bertiga mengalihkan perhatian, dia akan menyerang bagian bawah tubuh Serigala Darah.
__ADS_1
"Aku akan menyerang nya, buat dia tidak memperhatikan ku," teriaknya dan di angguki mereka bertiga.
Lin Zhan, Wan Bao dan Yan Tian langsung menyerang terus menerus, mengalihkan perhatian serigala merah dari Bai Wang. Bai Wang yang melihat serigala merah sibuk dengan mereka, Bai Wang dengan cepat menuju tubuh bagian bawah. Dia memegang pedangnya dengan dua tangannya, setelah itu mengeluarkan jurusnya.
"Tebasan Pembelah Langit,"
Syaat......
Bai Wang menyayatkan pedangnya dengan panjang di bagian bawah perut Serigala Darah. Dan seketika Raja Serigala Darah langsung tumbang dan mati.
Bruuuk....
Tubuh besar itu tergeletak di depan mereka. Lin Zhan dan dua pengawalnya langsung melompat, menghampiri Bai Wah yang ambruk lemas duduk di tanah.
Hah....Hah...Hah...
Nafas nya terengah-engah karena lelah. Lin Zhan yang ada di depannya mengulurkan tangan, membantu Bai Wang berdiri.
"Kerja bagus," ucap Lin Zhan dan di angguki Bai Wang. "Sekarang lebih baik kita lanjutkan perjalan," sambungnya. Tapi Bai Wang diam, melihat ke arah serigala darah.
Otak mata duitnya langsung bekerja, apalagi mengingat dirinya tidak memiliki uang. "Sepertinya ini bisa di jadikan uang. Saat bertemu guru nanti bisa ku gunakan untuk membeli arak kesukaannya," batinnya dengan senyum aneh.
Lin Zhan dan lainnya yang melihat mengerutkan kening. Berpikir apa yang di pikirkan pemuda di depannya ini.
"Hei, kenapa kau diam?" tanya Lin Zhan memukul bahu, menyadarkan pikiran Bai Wang.
"Ah, tunggu aku disini. Ada sesuatu yang harus ku lakukan," ucapnya melompat ke tubuh Serigala Darah. Lin Zhan hanya melihat saja entah apa yang di lakukan Bai Wang di atas sana.
Bai Wang yang kini ada di atas tubuh serigala darah yang memiliki tubuh besar mengeluarkan pisau nya dari cincin penyimpanan. Setelah itu merobek tubuh, mencari inti kristal serigala darah.
Setelah mendapatkan nya, Bai Wang tersenyum senang karena akhirnya memiliki inti kristal hewan spirit tingkat 6. "Pasti jika di jual akan mendapatkan banyak koin. Hehehehe....." ucapnya membayangkan memiliki banyak uang.
Lin Zhan yang ada di bawah berteriak, memanggil Bai Wang untuk segera turun. "Bai Wang...!!"
Bai Wang yang mendengar langsung menyimpannya dan melompat turun. "Ayo kita lanjutkan perjalanan," ucapnya membuat Lin Zhan memutar bola matanya, kesal. Dan akhirnya mereka pun melanjutkan perjalanan menuju Hutan Zamrud.
.
.
.
Bersambung
__ADS_1