
Uhuk…Uhuk….
Batuknya lagi dengan memuntahkan darahnya.
Bai Wang sekuat tenaga bertahan agar tidak mati dalam pertarungannya. Dia mengusap pedang Berkaratnya dengan darahnya, seketika pedang itu bersinar terang. Bai Wang perlahan melepas kekuatannya, terbang ke atas sambil memegang pedangnya yang telah bersinar. Dia memutar pedangnya ke atas, menyatukan nya dengan kekuatan Benih Mutiara Kekacauan Emas dan seketika muncul bayangan Jiwa pedang di balik tubuhnya dengan mata satu berwarna emas.
Ratu Hai Rong yang melihat menatapnya dengan diam dan dengan kening berkerut. Berpikir apa yang di lakukan pemuda yang ada di hadapannya.
"Pemuda ini ada berada di Pendekar Raja. Tapi kenapa kekuatannya sedikit membuat ku tertekan," gumamnya terus menatap ke atas.
Bai Wang yang melayang di udara, memutar pedangnya perlahan muncul bayangan pedang berwarna emas berbentuk transparan melingkar tepat di balik tubuhnya. Dan setelah itu dia mengangkat pedang berkarat nya yang di lapisi aura emas murni ke atas dan muncul sinar dari langit turun ke pedangnya. Dan setelah itu dia menggerakkan pedangnya menuju ke arah Ratu Hai Rong, seketika pedang transparan yang ada di belakangnya menyatu menjadi satu dan berubah menjadi sangat besar.
Setelah perubahan itu Bai Wang mengerahkan kekuatannya membuat pedang besar itu bergerak ke arah Ratu Hai Rong dengan kekuatan penuh.
"Pedang Dewa Ilahi,"
Bayangan Jiwa pedang Bai Wang ikut bergerak mendorong pedang besar transparan itu ke arah Ratu Hai Rong. Sedangkan Ratu Hai Rong yang melihat langsung mengeluarkan kekuatan nya, membentuk sebuah formasi ungu dengan pola kalajengking di tengahnya untuk menghentikan serangan besar Bai Wang.
Wuuus…..
Pedang pedang Bai Wang langsung menghantam formasi kalajengking ungu hingga membuat kekuatan besar saling bertubrukan dan mengakibatkan kekuatan itu menyebar di istana kalajengking dan mengakibatkan kerusakan besar.
Para manusia kalajengking yang melihat pertarungan itu menahan tubuh mereka dan membuat pelindung agar dua kekuatan besar yang saling beradu itu tidak melukai tubuh mereka.
Bai Wang yang tidak bisa menembus formasi ungu kalajengking menambah kekuatannya, dan membuat pedang besar itu berputar cepat untuk menghancurkan formasi tersebut
__ADS_1
Sing…..Sing…..Sing…..
Formasi kalajengking ungu untuk menghalau pedang besar itu perlahan retak karena kuatnya putaran pedang besar tersebut.
Krak….krak….
Booom…..
Formasi itu seketika langsung hancur. Ratu Hai Rong yang melihat hancurnya formasi kalajengking ungu yang di buatnya langsung menahan pedang itu dengan kekuatannya menggunakan kedua tangannya.
Wuuus….
Pedang yang terus menyerang itu saling beradu dengan kekuatan Ratu Hai Rong. Sedangkan Bai Wang yang melihat formasi itu telah hancur dan melihat Ratu Hai Rong menahan serangan nya, menghilang dari tempatnya, dan muncul di samping Ratu Hai Rong, menyerangnya dengan pedangnya.
Sing……
Ratu Hai Rong yang menahan pedang besar itu terkejut dan akhirnya menahan serangan itu menggunakan satu tangannya. Dan kini kedua tangannya menahan serangan dari dua serangan milik Bai Wang.
"Sialan!" Umpatnya kesal. Dan melepas kekuatan dalam tubuh nya.
Wuuus….
Pedang besar itu langsung hancur. Dan Bai Wang yang menyerang kini terpental.
Bugh,
__ADS_1
Bai Wang kembali berdiri dan terbang kembali. Kali ini dia akan menggunakan jurus Tebasan Seribu Ayunan.
Bai Wang melepas semua kekuatan dari tubuhnya. Walaupun tubuhnya penuh luka, namun Bai Wang tidak pantang menyerah. Tekadnya yang kuat membuat kekuatannya meningkat.
Bai Wang mengayunkan pedang berkaratnya, seketika, bayangan jiwa beladiri besar di belakangnya mengikuti gerakan yang di lakukannya. Ratu Hai Rong yang melihat hal itu juga mengeluarkan jurusnya, muncul bayangan besar di belakangnya, roh kalajengking ungu. Dan setelah itu keduanya melepas kekuatan mereka masing-masing.
"Tebasan Seribu Ayunan,"
"Roh Suci Kalajengking,"
Seru keduanya dan bertarung.
Bayangan jiwa beladiri dalam bentuk Dewa Yama dengan satu mata maju menyerang Roh Suci Kalajengking.
Tebasan kilat beruntun dan tanpa celah menyerang Roh Suci Kalajengking tersebut. Sedangkan Roh Suci Kalajengking yang di serang tanpa bisa menghindar karena tidak ada celah sedikitpun untuk menyerang balik perlahan kulit keras Roh Suci Kalajengking retak dan hancur. Dan dalam sekejap meledak di udara.
Duuuar.......
.
.
.
Bersambung
__ADS_1