BAI WANG (Benih Mutiara Kakacauan)

BAI WANG (Benih Mutiara Kakacauan)
Bab 53, Ratu Kalajengking, Hai Rong


__ADS_3

Manusia kalajengking yang ada di hadapan mereka menatap dengan marah, beraninya ada manusia lagi yang mengganggu nya untuk mendapatkan mangsa.


"Hei, Manusia! Karena kau berani datang, maka bersiaplah menjadi tawanan ku yang kedua. Dan tak akan ku biarkan kalian lolos dari tangan ku," ucapnya membuat Bai Wang menatap Lin Zhan. Berpikir, bagaimana bisa teman nya ini berurusan dengan Manusia setelah kalajengking seperti itu.


Lin Zhan yang di tatap dan tahu maksud tatapan itu, hanya mengangkat bahu. "Aku hanya lewat di gurun ini, tapi tiba-tiba di hadang oleh wanita setengah siluman ini. Dan dia berencana ingin membawa ku," bisiknya membuat Bai Wang mengangguk, mengerti.


"Hei wanita siluman! Jangan pikir aku mau ikut dengan mu. Tidak akan Sudi," jawabnya membuat wanita kalajengking itu semakin marah. 


Wanita kalajengking yang memiliki nama Yu Lei itu langsung maju dan menyerang, sambil sesekali dia menyerang dengan ekornya, mengeluarkan racun. 


Boom….


Boom….


Boom….


Yu Lei melempar kekuatannya hingga membuat ledakan-ledakan. Bai Wang dan Lin Zhan melompat menghindari setiap serangan wanita kalajengking itu.


Bai Wang dan Lin Zhan melompat ke atas dan langsung menebaskan pedangnya,


"Tebasan Api Silang,"


Seru keduanya melepas serangannya secara bersamaan.


Wuus


Dua serangan itu melesat dengan cepat ke arah wanita kalajengking.


Boom….


Duuar….


Yu Lei yang melihat serangan itu mengarah padanya langsung membalas, melempar kekuatannya dan akhirnya kekuatan itu saling bertabrakan dan mengakibatkan ledakan.


"Jangan harap kalian akan lolos dari ku," ucapnya dengan senyum menyeringai.

__ADS_1


Yu Lei yang berada di Pendekar Kaisar terus menyerang. Tidak membiarkan dua laki-laki tampan itu mengalahkan nya. Dia akan berusaha sebisa mungkin untuk membawa mereka berdua ke istana kalajengking dan mempersembahkan mereka untuk menjadi pria ratunya.


Perkelahian mereka bertiga cukup sengit. Bai Wang dan Lin Zhan yang berada di Pendekar Tingkat Raja sedikit kesusahan melawan Yu Lei yang berada di Pendekar kaisar.


Wuuus….


Booom….


Booom….


Duuuar….


Duuuar….


Ledakan terus saja menggema di tempat itu, hingga akhirnya pertarungan mereka diketahui anggota manusia kalajengking lainnya. Dan kini Bai Wang dan Lin Zhan mengalami masalah yang lebih rumit. Mereka berdua di kepung beberapa manusia kalajengking yang berada di tingkat kaisar.


Bai Wang dan Lin Zhan mengumpat kesal, tidak mungkin mereka bisa lolos dari kepungan mereka berempat.


"Bagaimana?" Tanya Lin Zhan dan mendapat gelengan dari Bai Wang, karena sesungguhnya dirinya tidak tahu bagaimana caranya lolos dari kepungan ke empat pendekar kaisar.


Ke empat pendekar kaisar itu mengepungnya dari beberapa sisi, dan mengangkat tangannya, membuat sebuah penghalang farmasi penyegel. Dan perlahan segel itu membentuk sebuah kotak berwarna ungu mengelilingi mereka berdua.


Bai Wang dan Lin Zhan yang melihat langsung melompat, menebaskan pedangnya ke arah penghalang ungu tersebut. Mencoba menghancurkan nya..


Wuus….


Namun saat mereka berdua berusaha menghancurkan penghalang tersebut, penghalang itu sama sekali tidak pecah atau rusak. Yu Lei dan lainnya tertawa melihat mereka berdua berusaha lepas dari formasinya. 


"Kalian tidak akan bisa menghancurkan penghalang ini. Karena penghalang ini adalah penghalang kuno milik manusia kalajengking," ucap Yu Lei membuat Bai Wang dan Lin Zhan semakin berusaha menghancurkan, tidak ingin menjadi tawanan manusia kalajengking yang gila itu. 


Bai Wang yang berusaha menjadi kesal karena kekuatannya tetap saja tidak bisa menghancurkan penghalang tebal dan keras itu. Dia yang melihat Naga Emas yang berada di atas kepalanya menjadi kesal, apalagi saat melihat Naga itu sama sekali tidak mau membantunya.


"Hei, tidak bisakah kau ikut membantu menghancurkan farmasi penyegel ini?"


Naga emas yang mendengar malah menguap, malas. "Biarkan saja mereka membawa kalian. Bukankah itu sangat bagus? Dan mungkin saja kau akan senang karena akan menjadi pria dari ratu mereka," 

__ADS_1


Bai Wang yang mendengar mendengus kesal. "Senang mata mu," 


Bai Wang tidak peduli lagi dengan Naga Emas mau membantu atau tidak. Yang terpenting dia tetap berusaha dan bisa lepas dari farmasi mengekang itu. Namun sepertinya usaha itu sia-sia. Farmasi penyegel berwarna ungu itu perlahan mengecil. Bai Wang da Lin Zhan melihat penghalang aneh itu. Dan akhirnya mereka berdua benar-benar berhasil di tangkap oleh Yu Lei dan lainnya.


Wuus….


Farmasi ungu itu berubah ukuran sebesar kotak kecil dan di dalamnya ada dua pria tampan yang sedang di kurung. Yu Lei mengambilnya dan kini ada di tangannya, melihatnya dengan senyum seringainya..


"Kita kembali," perintah Yu Lei dan di angguki mereka bertiga.


Mereka berempat pun pergi untuk kembali ke istana kalajengking, dan akan mempersembahkan tangkapannya untuk ratu mereka. Mereka berempat yakin ratunya pasti akan senang dengan hasil buruannya, yang berupa dua pemuda yang memiliki wajah sangat tampan, apalagi Bai Wang yang mereka rasa lebih menarik daripada Lin Zhan.


Yu Lei pergi keruangan Ratu Kalajengking yang bernama, Ratu Hai Rong, seorang ratu yang berada di Tingkat Pendekar Agung tingkat 6.


"Hormat hamba Yang Mulia," sapa Yu Lei memberi hormat.


Ratu Hai Rong yang melihat bawahannya menghadap melirik dan berkata, "Apakah ada sesuatu hal yang penting?"


"Benar Yang Mulia," jawabnya dan mengeluarkan Farmasi Ungu yang mengekang Bai Wang dan Lin Zhan di telapak tangan.


Ratu Hai Rong yang melihat mengambilnya dengan kekuatannya, membuat Farmasi Ungu yang berbentuk kotak itu melayang ke arahnya. Di ambilnya dan si lihatnya isi di dalamnya. Dua orang pemuda yang cukup tampan.


"Kau memburunya?" Tanya Ratu Hai Rong.


"Benar, Yang Mulia. Mereka datang sendiri di wilayah kita, jadi aku menangkapnya," jelas Yu Lei.


Ratu Hai Rong yang memiliki wajah yang sangat cantik, melihat ke dalam Farmasi Ungu itu, menatap keduanya. Bai Wang dan Lin Zhan yang melihat mata besar melihat ke arah mereka saling pandang, pikirnya siapa wanita itu? Atau mungkinkah wanita itu adalah Ratu Kalajengking? Bai Wang dan Lin Zhan saling pandang, berharap dirinya tidak mati ditangan wanita siluman seperti itu.


.


.


.


Bersambung

__ADS_1


 


__ADS_2