
Syuut.....
Syuut.....
Syuut.....
Duuar..... Duuar....
Dinding batu di tempat itu meledak oleh jarum-jarum besar milik Lin Zhan yang di lepas paksa oleh Ular hijau yang menancap di tubuhnya.
Ular hijau yang berhasil melepas, kini menggerakkan tubuhnya nya dengan cepat, dan langsung menyerang Lin Zhan. Ular hijau mengeluarkan kekuatannya, mengarahkan ke arah Lin Zhan yang berlari dan melompat menghindari serangan tersebut.
"Ular sialan!" kesal Lin Zhan karena tidak bisa melukai sedikit pun ular itu dan kini dirinya nya harus mati-matian menghindari setiap serangannya.
Boom.....
Boom.....
Duuar.....
Duuar.....
Tempat itu menjadi kacau, bebatuan berjatuhan karena ledakan kekuatan Ular hijau dan Lin Zhan yang saling beradu. Lin Zhan yang sama sekali tidak bisa melukai terus menghindar, dan mencari kesempatan untuk menyerangnya. Lin Zhan melompat tinggi saat kepala Ular itu menabraknya dengan kuat. Lin Zhan yang melompat melihat sesuatu di kepala, sebuah titik kelemahan Ular hijau. Lin Zhan yang mengetahui berpikir cara menusuk sesuatu tersebut. Namun sebelum niatnya terlaksana, tubuh Lin Zhan malah di hantam oleh ekor besar Ular hijau hingga terpental masuk ke dalam Air Panas Berwarna Merah.
Byuur.....
Tubuh itu masuk di dalamnya. Ular hijau yang melihat mendesis dengan menjulurkan lidahnya tidak mengikuti Lin Zhan yang jatuh di kolam kecil tersebut. Dia malah melingkarkan tubuhnya di dekat Air Panas Berwarna Merah, menjaga Kristal Merah dari seseorang yang ingin mengambilnya.
Sedangkan Lin Zhan yang jatuh ke dalam kolam kecil tak sadar kan diri. Tubuhnya jatuh ke dasar kolam yang ternyata memiliki kedalam yang sangat dalam. Cukup lama dia berada di dalam kolam itu, tubuhnya tiba-tiba bersinar, energi di dalam Air Panas Berwarna Merah di serap oleh tubuh Lin Zhan dan masuk ke dalam nya.
Lin Zhan yang semula tidak sadarkan diri langsung membuka matanya, melotot menahan suatu energi besar masuk kedalam tubuhnya.
Argh!!!!
__ADS_1
Teriaknya keras membuat air di permukaan bergejolak naik dan membuat Ular Hijau terkejut.
Dia waspada dan mendesis sambil mata besarnya menatap kolam kecil itu. Sedangkan Lin Zhan yang ada di dasar kolam tubuh nya masih menyerap semuanya, hingga membuat kristal yang melayang di atas kolam bergerak masuk ke dalam kolam.
Ular Hijau yang melihat kristal itu masuk kedalam kolam menahannya, melilitnya dengan ekornya. Namun karena energi dalam kristal sangat kuat membuat Ular Hijau tidak bisa menahannya dan kristal itu pun masuk ke dalam kolam, mengikuti energi yang di serap oleh Lin Zhan.
Kristal merah berhenti di atas tubuh Lin Zhan yang kaku karena energi yang kiat itu terus masuk kedalam tubuhnya.
"A...apa yang terjadi? Ke..kenapa tu..buh ku rasanya mau meledak?" batinnya yang tidak bisa mengontrol tubuhnya yang kini terdapat urat-urat merah karena energi yang di serapnya terlalu banyak.
Argh.....!
Jeritnya benar-benar tidak bisa menahan.
Kristal Api yang melayang itu langsung masuk kedalam tubuh Lin Zhan lewat kening nya. Lin Zhan yang merasakan energi yang lebih kuat masuk kedalam tubuhnya menjerit sekuatnya, tidak bisa menahan energi kekuatan itu dan akhirnya tak sadarkan diri lagi.
.
.
Kruuk....
Kruuk....
"Sialan! Kenapa juga aku lapar?" kesalnya karena tidak ada yang bisa di makan.
Bai Wang mencoba menahan, namun perutnya seolah tidak bisa di ajak kompromi, tetap saja lapar dan minta di isi.
"Argh! Apa yang harus ku lakukan? Tidak mungkin kan aku makan daging ular berlendir ini?" ucapnya bergidik ngeri.
Namun cukup lama menahan dan tidak ingin makan daging ular, perut Bai Wang benar-benar tidak bisa menahan. Dan akhirnya mau tidak mau dan suka tidak suka dia harus memakan daging Piton Api yang telah menelannya.
Cras...
__ADS_1
Bai Wang memotong daging di dalam perut Piton Api dan setelah itu langsung memakannya mentah-mentah. Namun setelah menelan daging yang menjijikkan itu, tubuh Bai Wang merasakan sesuatu yang aneh. Tubuhnya seakan terbakar, panas itu lah yang di rasakan nya.
Argh!
Teriaknya merasakan panas di sekujur tubuh. Tenggorokan nya pun terasa panas.
"Panas, panas," paniknya mengeluarkan semua yang ada di dalam cincin penyimpanan, mencari air. Berharap dia memiliki persediaan air di dalam cincin.
"Tidak ada," di bukanya semua botol kecil maupun besar, namun tidak menemukannya sama sekali. "Sial! Ini panas sekali. Aku butuh air," gumamnya berharap menemukan setetes air yang di milikinya.
Bai Wang sudah membuka semua nya namun tidak menemukan. Dan kini tinggal satu botol kecil yang belum di bukanya. Dengan cepat dia membuka, di lihatnya cairan berwarna putih kental. Dan tanpa menunggu lama, Bai Wang meminum semua nya hingga habis.
Tenggorokan nya pun kini mulai reda. Namun keanehan lain muncul, tubuhnya merasakan panas yang lebih kuat. Lebih panas dari sebelumnya.
"Argh! Apa yang terjadi?" bayinya tidak bisa menahan rasa panas di dalam tubuhnya.
Tubuhnya seakan mau meledak merasakan panas itu. Bai Wang berguling-guling karena tidak kuat menahannya. Dia menjerit dan berteriak keras dan mengeluarkan kekuatannya tanpa sadar hingga membuat Piton Api yang menelannya merasakan kekuatan itu di dalam perutnya.
Bai Wang terus mengeluarkan kekuatan dari tubuhnya. Kekuatan itu adalah kekuatan dari energi daging Piton Api dan Getah Suci yang di telan-nya.
Dua energi itu merembes keluar dengan dua warna, merah dan putih yang mengelilingi tubuhnya. Tubuh Bai Wang yang mengeluarkan dua energi itu perlahan dapat menahan rasa sakit. Dan setelah itu dengan cepat Bai Wang duduk bersila berkultivasi menyerap energi ke dalam tubuhnya, menjadikan dua energi yang kuat itu sebagian dari kekuatannya.
Energi yang di serapnya perlahan masuk kedalam tubuh dan bergerak masuk ke lautan jiwa, berkumpul menjadi satu dan di serap oleh serbuk emas yang ada di pusaran. Bai Wang yang telah menggabungkan dua energi kuat itu menyatukan dengan serbuk emasnya. Dan setelah berkumpul dengan jumlah banyak, pusaran serbuk emas berputar dengan kuat mengelilingi tubuhnya.
Bai Wang yang merasakan dirinya menerima Qi kuat dari serbuk emas langsung memejamkan mata, menerima Qi yang berkumpul di dalam tubuhnya dan meledak setelah melakukan terobosan.
Boom....
Bai Wang pun naik satu tingkat. Dan kini menjadi Pendekar Perak Tingkat 5.
.
.
__ADS_1
.
Bersambung