BAI WANG (Benih Mutiara Kakacauan)

BAI WANG (Benih Mutiara Kakacauan)
Bab 65, Inti Sari Bunga Teratai Api Keabadian


__ADS_3

semua binatang spirit pun tidak ada lagi yang berani membuat keributan, mereka diam dengan tenang seperti layaknya seorang anak kecil yang mendapatkan hukuman dari orang tuanya. Bai Wang pun sama, diam dengan menghadap bunga besar yang ada di depannya.


Bunga Teratai Api Keabadian yang semula kuncup perlahan mekar, dan memperlihatkan inti sari dari bunga tersebut. Sebuah inti sari yang bersinar dengan kobaran api kecil yang begitu murni. Semua yang melihat ingin sekali mendapatkan nya. Namun saat mengingat peraturan yang ada di dunia kecil, para binatang spirit hanya bisa pasrah diam menunggu giliran, giliran untuk siapa yang berjodoh dengan inti sari bunga Teratai Api Keabadian.


Satu persatu dari binatang spirit maju, berharap bunga itu memberikan inti sari nya kepada mereka. Namun semua seolah tidak berjodoh, karena Bunga Teratai Api Keabadian tidak merespon sedikit pun kekuatan mereka yang telah di salurkan. Dan kini saat nya Bai Wang maju dan menyalurkan kekuatannya di bunga besar itu, berharap kekuatan yang di milikinya cocok dan mendapatkan inti sari bunga tersebut untuk menempa tulang tubuhnya agar lebih kuat.


Baru saja Bai Wang menyalurkan kekuatannya, Bunga Teratai Api Keabadian merespon. Satu kelopak bunga jatuh di atas air, meminta Bai Wang untuk naik di atas kelopak bunga besar itu. Bai Wang pun melompat dan menaiki kelopak bunga. Dan satu persatu kelopak bunga gugur, membuat jalan untuk Bai Wang mendekat ke bunga tersebut.


Bai Wang melangkah, menapaki setiap kelopak bunga yang memiliki hawa panas. Namun Bai Wang seolah tidak merasakan panas sedikit pun. Ia dengan santai menuju tengah, dimana bunga itu berada.


Semua binatang spirit yang melihat nampak cemburu, karena ternyata Bai Wang lah orang yang berjodoh itu. Semuanya ingin sekali mengambil dan merampas dengan paksa. Namun saat mengingat apa akibatnya, mereka mengurungkan niatnya.


Bai Wang yang memiliki jodoh menerima inti sari bunga Teratai Api Keabadian perlahan tubuhnya terangkat ke atas mendekat ke bunga yang kelopaknya telah gugur. Dan kini Bai Wang telah berada tepat di depan bunga yang terdapat inti sari api murni yang berkobar kecil. Perlahan tangannya terulur dan menarik inti sari itu menggunakan kekuatannya. Dan dalam sekejap ini sari api berada di tangannya.

__ADS_1


Bai Wang yang berhasil mendapatkannya, melompat turun dan bergabung dengan binatang spirit yang terus melihatnya. Saat ada di antara mereka, semu bintang spirit itu langsung mengerubungi, melihat inti sari bunga Teratai Api Keabadian secara dekat. Namun, saat mereka mendekat, inti sari api kecil itu mengeluarkan hawa panas yang amat sangat-sangat panas hingga membuat beberapa hewan spirit yang mendekat langsung menjauh, takut tidak bisa menahan panas yang di keluarkan ini sari api.


Bai Wang yang melihat mereka menjauh dan pergi menjadi semakin bingung. Sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa para binatang spirit itu tidak merebutnya? Bai Wang yang sebenarnya ingin memancing mereka, apakah akan ada yang menginginkan inti sari itu, tapi nyatanya semuanya malah pergi tanpa di ketahui olehnya alasannya.


Karena melihat para binatang spirit itu telah pergi, Bai Wang juga meninggalkan tempat itu, mencari tempat aman untuknya menyerap Inti Sari Bunga Teratai Api Keabadian.


Setelah menemukan tempat yang cocok, Bai Wang langsung duduk bersila untuk memulai penyerapan. Inti Sari dari Bunga Teratai Api Keabadian melayang tepat di depannya, dan perlahan Bai Wang memejamkan mata untuk menyerap nya, menempa tubuhnya menjadi lebih kuat.


Argh!!!!!!


Teriaknya keras saat tidak bisa menahan rasa sakit yang luar biasa. Jantung nya berdegup dengan sangat kencang. Kulit di seluruh tubuhnya berubah menjadi kemerah-merahan. Rasa panas di dalam tubuhnya semakin menjadi kala inti sari mulai menggerogoti tulang di tubuhnya untuk membentuk tulang baru.


Bai Wang yang merasakan sakit luar biasa tidak bisa mempertahankan posisi duduknya. Ia sudah berguling menahan sakit dengan tubuh yang perlahan mengeluarkan uap yang mengepul.

__ADS_1


Di dalam tubuhnya, Inti Sari Api Teratai Keabadian perlahan membakar tulang Bai Wang dan akan menempa ulang tulang biasa itu menjadi tulang yang yang lebih kuat. Rasa sakit yang menjalar di seluruh tubuh benar-benar membuat Bai Wang tidak bisa merasakan nya lagi dan akhirnya dirinya pingsan tak sadarkan diri.


Bai Wang yang tidak bisa menahan sakit dan panas secara bersamaan di dalam tubuhnya tergeletak dengan tubuh mengepul. Dan perlahan tubuh itu mengeluarkan api berkobar kecil, namun tidak membakar kulit tubuh Bai Wang. Malah sebaliknya, api itu membentuk ulang tulang Bai Wang yang telah hancur karena di bakar oleh Inti Sari Api Teratai Keabadian dan membuat nya ulang sampai kobaran api keluar dari tubuh nya.


.


.


.


.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2