BAI WANG (Benih Mutiara Kakacauan)

BAI WANG (Benih Mutiara Kakacauan)
Bab 63, Masuk Dalam Ruang Batu Merah


__ADS_3

Lin Zhan serta Naga Emas yang melihat sesuatu yang sangat persis seperti yang ada di tangan Bai Wang langsung menatap batu merah itu, memastikan jika itu benar-benar pecahan dari benda tersebut. Sedangkan Bai Wang yang juga melihat terus menatap tanpa mengalihkan pandangannya, benar-benar pecahan batu merah yang di milikinya.


"Itu benar-benar pecahan separuhnya dari batu merah ini," ucap Lin Zhan dan di angguki Bai Wang. "Tapi bagaimana cara kita mengambilnya? Jika kita menunggu sampai ritual persembahan ini selesai, pasti akan memakan waktu yang lama. Dan jika pun sudah selesai pasti juga tidak akan mudah mengambil nya," sambungnya degan membela nafas, sungguh sulit untuk mengambil apa yang mereka inginkan.


"Kita tetap menunggu sampai mereka selesai dan pergi dari tempat ini," jawabnya terus menatap kelompok Manusia Kalajengking yang berkumpul di tempat itu.


Mereka bertiga yang bersembunyi di balik batu terus memperhatikan apa yang mereka lakukan. Tiba-tiba mereka bertiga merasakan aura yang sangat kuat, aura itu adalah aura milik Ratu Hai Rong dan beberapa tetua manusia kalajengking yang datang ke acara tersebut untuk memulai ritual.


"Ada yang datang," ucap Bai Wang dengan lirih sambil melihat arah aura itu berasal. Dan benar saja seorang wanita dan beberapa tetua muncul dan berjalan ke arah pecahan batu merah yang ada di tengah-tengah kolam air berwarna ungu . Bai Wang yang melihat dengan cepat langsung menarik Lin Zhan untuk bersembunyi, dia membuat sebuah pelindung emas agar para tetua dan ratu Hai Rong tidak merasakan keberadaan mereka bertiga.

__ADS_1


"Jangan sampai mereka menyadari keberadaan kita disini," bisiknya lirih sambil mengintip apa yang mereka lakukan.


Ratu Hai Rong berjalan mendekati Kolam Air Ungu dan menatap Pecahan Batu merah yang melayang. Dan setelah itu dia mengangkat kedua tangannya dan berkata, "Wahai para umat ku. Pinjamkan aku kekuatan kalian untuk bisa memasuki apa yang ada di dalam batu merah leluhur ini. Dan mengambil kekuatan di dalam nya agar Ratu ini memiliki kekuatan untuk melindungi rakyat ku semua, bangsa Kalajengking," seruny dengm lantang dan langsung di angguki semuanya tanpa ada yang menolak.


Dan dalam sekejap semua bawahan Ratu Hai Rong, termasuk para tetua langsung mengeluarkan kekuatannya, mentransfer kekuatan mereka kedalam tubuh Ratu Rai Hong agar bisa membuka penghalang yang ada di Pecahan Batu Merah tersebut.


Wuuus.....


Wuuus......

__ADS_1


Kekuatan itu terus mengalir kedalam batu merah, berharap penghalang yang di dalam nya rusak dan membuatnya bisa memasuki dan melihat apa yang ada di dalam nya. Berharap apa yang di yakini nya tentang adanya sesuatu yang sangat berharga di dalam nya mampu membuatnya menjadi kuat. Tapi setiap kali dirinya mencoba, semuanya selalu saja gagal dan membuatnya sia-sia mengeluarkan kekuatan. Tapi untuk saat ini, dia berharap apa yang di lakukannya tidak akan menjadi sia-sia. Dan bisa melihat apa yang tersembunyi di balik pecahan Batu Merah yang memiliki ukiran separuh api di atasnya.


Sedangkan Bai Wang dan Lin Zhan yang melihat apa yang di lakukan Ratu Hai Rong terus menatap tanpa berkedip. Namun Bai Wang yang memegang Batu Merah di tangannya tiba-tiba merasakan pergerakan kuat saat Ratu Hai Rong terus memasukkan kekuatan ke dalam Batu Merah yang ada di tengah kolam air berwarna ungu. Dan tiba-tiba Kedua pecahan batu yang menerima kekuatan itu mengeluarkan kekuatan besar yang menguar luas di dalam ruang bawah tanah, dan dalam sekejap Ratu Hai Rong dan Bai Wang menghilang dari tempatnya, masuk kedalam ruang yang ada di dalam Pecahan Batu Merah tersebut.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2