
Ratu Hai Rong yang melihat dua pemuda muda berada di dalam kurungan farmasi ungu, tersenyum kecil. Entah apa yang dipikirkan nya, Lin Zhan dan Bai Wang yang melihat tidak mengerti. Tapi saat melihat senyum itu bulu kuduk mereka menjadi merinding. Berharap sesuatu yang tidak diinginkan oleh mereka tidak terjadi.
"Pergilah," perintah Ratu Hai Rong pada Yu Lei.
"Baik, Yang Mulia," jawabnya dan menghilang.
Setelah Yu Lei pergi, Ratu Hai Rong, mengangkat tangannya membuat farmasi ungu itu melayang. Dan setelah itu dia mengibaskan tangannya, membuat farmasi ungu membesar di hadapannya.
Bai Wang dan Lin Zhan yang berada di dalam farmasi penghalang, menatap wanita cantik dengan tubuh sek-si yang saat ini sedang rebahan di atas ranjang sambil menatap mereka berdua dengan jari lentik yang bergerak menyentuh pahanya sendiri. Dan pemandangan itu sungguh membuat ratu itu semakin mempesona.
Glek….
Lin Zhan yang melihat menelan ludah dengan pemandangan itu. Jiwa kelelakian nya muncul. Berbeda dengan Bai Wang yang diam tidak terpesona sedikitpun dengan pemandangan itu. Dia hanya menatap dengan pandangan dingin.
"Sek-si sekali," gumam Lin Zhan yang beberapa kali menelan ludah.
Naga Emas yang ikut ke kurung bersama mereka juga menatap dengan liur menetes, sama hal nya dengan Lin Zhan. Bai Wang yang melihat langsung memukul kepala mereka berdua, menyadarkan bahwa apa yang di lihatnya mungkin saja berbahaya untuk mereka.
"Kendalikan diri kalian!" Ucapnya dengan pelan.
Lin Zhan dan Naga Emas yang merasakan pukulan itu langsung sadar, keduanya menggelengkan kepala. Dan ternyata mereka telah terhipnotis oleh kekuatan Ratu Hai Rong.
Ratu Hai Rong yang melihat Bai Wang sedikitpun tidak terpesona dengan nya tersenyum. "Sungguh menarik," batinnya dan terbang mendekati Bai Wang.
__ADS_1
Ratu Hai Rong menghilangkan penghalang itu dan langsung menyentuh dagu Bai Wang, menatapnya penuh minat.
"Ternyata kau cukup menarik," ucapnya langsung di tepis. Bai Wang mundur beberapa langkah, menjauh dan mengeluarkan pedang, mengacungkan nya ke arah Ratu Hai Rong.
Ratu Hai Rong yang melihat menaikkan satu alisnya dan tertawa.
Hahahaha…..
Ratu Hai Rong duduk di ranjang dan menyilangkan kakinya menatap mereka bertiga dengan santai. Bai Wang dan Lin Zhan saling berbisik, bagaimana caranya untuk kabur dari ratu yang berada di Pendekar Agung tingkat 6 itu.
"Bagaimana cara kita kabur dari ratu kalajengking ini? Apakah kita serang bersamaan saja?" Tanya Lin Zhan dan Bai Wang langsung menggeleng.
Bai Wang berpikir, jika mereka menyerang langsung ratu kalajengking itu sudah di pastikan mereka mengantarkan nyawa di sarangnya. Anak buah Ratu kalajengking yang ada di istana juga tidak akan tinggal diam, mereka pasti akan bertindak menyerang bahkan membunuh nya. Dan juga saat melawan mereka semua belum tentu mereka bisa kabur dari tempat itu. Dan lebih baik Bai Wang mencari cara dengan cara lain.
"Mau ku ya? Mm…tentu saja kalian. Memangnya apa lagi?" Jawabnya dengan wajah yang santai seolah mereka bertiga bukanlah ancaman untuknya.
Bai Wang dan Lin Zhan yang mendengar mengerutkan kening. Memang apa yang di harapkan dari diri mereka yang lemah itu? "Kami hanyalah manusia lemah, tidak ada gunanya untuk Yang Mulia yang agung ini," jawab Bai Wang menyimpan pedangnya.
"Ya, kalian memang tidak berguna. Namun untuk alasan lain kalian sangat berguna untuk ratu ini," jelasnya.
"Jika boleh saya tahu, apa itu Yang Mulia?" Tanya Bai Wang.
Ratu Hai Rong yang mendengar tersenyum kecil dan berdiri, berjalan dengan tubuh anggun menghampiri nya lagi. "Apa kau ingin tahu?" Tanyanya dan di jawab dengan angukan. "Jadilah pria ku," bisiknya di telinga Bai Wang.
__ADS_1
Wang yang mendengar tentu saja terkejut. Dia langsunh mundur beberapa langkah, tidak mungkin dirinya mau menjadi pria dari wanita siluman seperti itu. Lin Zhan yang melihat wajah dingin Bai Wang mendekati, berbisik dan bertanya, "Apa yang di katakan-nya?" Tanyanya ingin tahu.
Bai Wang tidak menjawab, tapi matanya tak lepas dari wanita cantik yang ada di hadapannya yang menampilkan senyum manisnya.
"Bagaimana?" Tanya Ratu Hai Rong berharap Bai Wang menyetujui permintaan nya.
"Tidak akan," jawabnya membuat ratu Hai Rong terkekeh dan menghilang dari tempat nya. Dan tiba-tiba muncul menyentuh bahu Bai Wang dengan sentuhan lembut.
"Oh, jadi kamu menolak ku, tampan?" Ucapnya dengan menghirup wangi tubuh Bai Wang yang menurutnya sangat menggoda. "Tapi apa yang ratu inginkan tidak bisa di tolak. Jadi jangan harap kamu bisa lepas dari Ratu ini," ucapnya dan mengeluarkan kekuatan nya berbentuk sebuah benang merah yang besar ke arah tubuh Bai Wang.
Bai Wang yang menyadari akan hal itu langsung menghindar. Lin Zhan dan Naga Emas juga menghindar melihat hal itu. Ratu Hai Rong yang melihat respon mereka cepat terkekeh kecil.
"Walaupun kalian cepat menyadari, tapi kalian tetap tidak akan bisa lepas dari ku," ucapnya mengangkat tangan kirinya dan menjentikkan nya. Seketika muncul beberapa kalajengking yang berukurang sedikit besar di kamar itu. Kalajengking itu adalah kalajengking yang di rawat oleh Ratu Hai Rong sendiri. Kalajengking Ekor Emas tingkat 5.
"Tangkap mereka dan jangan biarkan mereka kabur," perintahnya dan beberapa kalajengking itu langsung menyerang mereka bersamaan.
.
.
.
Bersambung
__ADS_1