
Naga Emas dan Lin Zhan yang berada di ruang tahanan dan merasakan kekuatan Bai Wang langsung saling pandang, memikirkan cara untuk keluar dari tempat tersebut. Tempat yang di jaga oleh beberapa Pendekar Tingkat Raja
"Kita harus memikirkan cara untuk keluar dari tempat ini dan secepatnya membantu Bai Wang di luar sana," bisiknya pada Naga Emas yang mengangguk.
Lin Zhan yang berada di Pendekar Raja tentu saja harus memiliki cara untuk kabur. Jika mengandalkan kekuatan melawan beberapa penjaga itu sudah di pastikan dirinya akan menjadi santapan empuk bagi manusia kalajengking tersebut. Dan sudah di pastikan dirinya kalah.
Lin Zhan berpikir dengan keras sambil menyentuh dagunya, dan sesekali menggeleng kepala karena caranya yang tidak benar.
Hah, Lin Zhan menghela nafas karena bingung dan tidak menemukan cara untuk bisa keluar dari tahanan itu.
Argh!!!!
Teriaknya keras sambil mengacak-acak rambutnya, tidak betah menjadi tahanan. Beberapa manusia kalajengking yang berjaga langsung menoleh melihat ke arah Lin Zhan yang berteriak keras.
"Apa yang terjadi?" Tanya seorang manusia kalajengking yang menghampiri dan membuat mereka berdua kaget.
__ADS_1
Lin Zhan dan Naga Emas yang melihat kedatangan wanita kalajengking itu langsung menggeleng, mengatakan jika tidak terjadi sesuatu dengan mereka. Melihat keduanya tidak terjadi apa-apa dan di pastikan mereka tidak melakukan hal yang mencurigakan, wanita kalajengking itu berkata, "Jika kalian merencanakan sesuatu, maka jangan harap kami akan mengampuni kalian," ancamnya dan pergi meninggalkan Lin Zhan yang menelan ludah. Sungguh wanita siluman yang mengerikan.
Lin Zhan menatap Naga Emas, menelisik tubuhnya yang kecil. Dan lama menatapnya Lin Zhan menarik tubuh itu, "Kekuatan mu tidak lah kuat, tapi tubuh mu bisa menjadi besar. Kenapa tidak menggunakan cara ini untuk kabur dari tempat ini," gumamnya dan Naga Emas langsung menggeleng, tidak suka akan pemikiran Lin Zhan yang tahu arah pikirannya kemana. Yaitu menggunakan tubuh besarnya untuk menghadapi beberapa manusia kalajengking yang menjaga mereka berdua.
Naga Emas yang tidak ingin tunduk di tangan manusia menolak keinginan Lin Zhan dan mengabaikan nya, berpaling menghindar dan melingkarkan tubuhnya di tanah memejamkan mata, tidak menghiraukan tatapan Lin Zhan yang kesal karena tidak mau membantunya keluar dari tahanan itu. Karena kesal, Lin Zhan mengeluarkan kekuatan apinya ke arah Naga Emas dan berhasil membuat Naga Emas marah dan menyemburkan nafas nya ke arah Lin Zhan.
Lin Zhan yang melihat semburan itu dengan cepat menghindar. Dan hasil semburan kuat dari mulut Naga Emas berhasil menghantam pintu tahanan hingga hancur.
Para penjaga wanita kalajengking yang mendengar suara itu langsung datang dan melihat. Dan betapa terkejutnya mereka melihat ruang tahanan itu hancur.
"Cepat berubah ke tubuh besar mu. Kita harus secepatnya keluar dari sini da membantu Bai Wang," perintahnya membuat Naga Emas kesal. Namun karena terlanjur berhadapan dengan beberapa manusia kalajengking yng berada di Pendekar Raja, Naga Emas pun berubah ke bentuk besarnya. Dan setelah itu mengepakkan sayapnya, terbang menyerang mereka sambil menyemburkan Api Emasnya dan sesekali melemparkan kekuatan nya hingga membuat ledakan-ledakan besar di tempat tahanan tersebut.
Jika Lin Zhan dan Naga Emas bertarung dengan beberapa bawahan Ratu Hai Rong agar bisa kabur dan membantu Bai Wang, Bai Wang sendiri dengan sekuat tenaga mencoba melawan dan mengalahkan Ratu Hai Rong yang kekuatannya tidak main-main.
Bunyi ledakan-ledakan terus menggema di istana itu hingga hampir menghancurkan setengah istana kalajengking. Bai Wang yang hanya berada di Pendekar Raja terus mengeluarkan jurusnya untuk dapat melukai Ratu Hao Rong. Namun karena perbedaan kekuatan mereka sangat jauh, membuat semua jurusnya di tangkis dengan mudah oleh Ratu Hai Rong dan malah membuat dirinya terluka akan kekuatan ratu itu.
__ADS_1
Tapi Bai Wang tidak menyerah, dia tetap berusaha dan sekuat tenaga bertahan.
Uhuk....Uhuk....
Batuknya dengan memuntahkan seteguk darah.
"Aku harus bisa mengalahkan nya. Apapun resikonya aku harus keluar dari tempat ini," gumamnya dan mengusap bibirnya. Setelah itu kembali berdiri, siap mengeluarkan jurus yang di dapatkannya saat tak sadarkan diri. Tebasan Seribu Ayunan. Berharap jurus yang di dapatkannya dapat melukai Ratu Hai Rong dan mempermudahkan nya untuk membunuhnya.
.
.
.
Bersambung
__ADS_1