BAI WANG (Benih Mutiara Kakacauan)

BAI WANG (Benih Mutiara Kakacauan)
Bab 46, Api Phoenix


__ADS_3

Bai Wang yang kekuatannya telah naik tingkat membuka mata, dia tidak menyangka jika dirinya akan naik tingkat di dalam perut Piton Api.


Bai Wang berdiri dan mengeluarkan Jiwa beladirinya. Pedang berkarat muncul di depannya dengan jumlah cincin 5 berwarna hitam. Bai Wang yang melihat tersenyum, dia senang karena akhirnya dirinya bertambah kuat.


Bai Wang mengambil pedang berkarat dan setelah itu mengibaskan pedangnya secara asal hingga tebasan nya membuat suatu ledakan.


Boom....


Piton Api yang merasakan ada sesuatu dalam perutnya, bergerak. Entah kenapa perutnya merasa tidak enak, seolah ada sesuatu di dalam perutnya. Sedangkan Bai Wang yang ada di dalam perut Piton Api malah dengan santai berlatih, mengasah kekuatannya tanpa menghiraukan Piton Api yang merasakan tidak nyaman di tubuhnya.


Naga Emas yang menunggu di atas hanya tidur dan makan. Tidak ada yang dapat dilakukan nya, hanya bisa memburu binatang spirit tingkat rendah yang ada di Lembah Api untuk di jadikan makanan nya sambil menunggu Bai Wang muncul.


Naga Emas meyakini bahwa Bai Wang masih lah hidup, karena dia merasakan aura emas milik Bai Wang walaupun sangat samar. Dan dia hanya bisa menunggu dengan jenuh. Sedangkan yang di tunggu akan menggunakan waktu di dalam perut Piton Api untuk berkultivasi meningkatkan kekuatannya tanpa gangguan orang lain.


.


.


Di tempat Lin Zhan berada, tubuh nya yang menyerap Energi dari Kristal Api dan terdapat urat merah, perlahan menghilang. Kekuatan nya tiba-tiba merasa melonjak naik. Lin Zhan yang tidak sadar langsung membuka mata, dan duduk bersila di atas batu di dalam air panas berwarna merah. Entah kenapa tubuhnya saat ini tidak merasakan apapun, bahkan di dalam kolam itu dia tidak merasakan panas sedikit pun di tubuhnya. Seolah air panas berwarna merah hanya air biasa seperti air-air pada umumnya.


Lin Zhan berkultivasi, mengontrol energi yang di serapnya menjadikan sebagai kekuatan nya. Dan tak lama kekuatan nya benar-benar naik tingkat dan kini berada di Pendekar Raja Tingkat 6.


Lin Zhan yang merasakan dirinya naik tingkat begitu senang. Sudah lama dirinya berhenti di Pendekar Raja Tingkat 5, dan kini dia bisa naik tingkat berkat masuk kedalam formasi yang membawanya di Lembah Kematian.


Setelah naik satu tingkat, Lin Zhan membuka mata. Di keningnya muncul tanda api di tengah-tengah kedua alisnya. Lin Zhan yang tidak menyadari langsung berenang untuk naik kepermukaan. Dia akan secepatnya membereskan Ular Hijau itu, karena dia yakin Ular hijau itu pastinya masih berada di sekitar kolam.


Byuur....


Lin Zhan melompat, keluar dari kolam tersebut. Ular Hijau yang melihat langsung bangun dan menyerang. Lin Zhan yang baru saja keluar dan langsung di serang tentu saja terkejut.

__ADS_1


Wuuus.....


Boom...Boom...


Duuar...Duuar...


Ular Hijau itu mengeluarkan kekuatannya dari mulutnya dan melesatkan ke arah Lin Zhan. Beruntung Lin Zhan cepat menghindar dan akhrinya dirinya tidak terkena serangan tersebut.


Lin Zhan memegang pedangnya, menyalurkan kekuatan api di pedang. Namun saat dirinya menyalurkan kekuatan api di pedangnya, dirinya merasakan sesuatu yang berbeda. Api yang di milikinya terasa lebih kuat dan pekat.


"Apa yang terjadi? Kenapa api milik ku terasa lebih kuat?" batinnya melihat ke arah api miliknya.


Lin Zhan pun mencoba mengibaskan pedangnya, dan dalam sekejap api melesat dan menghantam dinding tempat itu.


Boom....


Duuar....


Lin Zhan yang melihat menangkis dengan pedangnya.


Wuus....


Kekuatan itu saling bertubrukan. Lin Zhan yang merasakan kuatnya ekor dari Ular Hijau menambah kekuatannya, dan tiba-tiba tanda api di kening bersinar. Tubuhnya yang semula tidak di selimuti Aura Api kini di selimuti oleh Aura Api yang mengelilingi nya secara menyeluruh. Kekuatannya pun bertambah kuat dua kali lipat. Dan tiba-tiba muncul sayap di punggungnya, sebuah sayap yang mirip dengan sayap Phoenix, bahkan api yang di milikinya pun semakin panas.


Lin Zhan yang sebenarnya bingung dengan perubahan dirinya, mengabaikan. Untuk saat ini lebih baik dirinya menyelesaikan urusannya terlebih dahulu, yaitu membunuh Ular Hijau.


Lin Zhan mengepakkan sayapnya dengan kuat. Dan seketika angin berhembus dengan kencang dan di sertai api yang bersatu di dalam angin tersebut. Api panas yang bersatu dengan angin langsung menghantam tubuh Ular Hijau hingga membuatnya menabrak dinding tepat itu dan runtuh.


Bugh,

__ADS_1


Ular Hijau itu jatuh dan terluka. Lin Zhan yang melihat mengepakkan sayapnya kembali dan terbang ke arah Ular Hijau. Setelah itu menebaskan pedangnya secepat mungkin untuk membunuh Ular Hijau.


Craas.....


Craas.....


Craas.....


Tubuh Ular Hijau tergores oleh pedang milik Lin Zhan. Ular Hijau yang merasakan tubuhnya sakit meraung keras karena rasa sakit yang luar biasa. Namun Lin Zhan tidak melepaskan begitu saja. Dia mengeluarkan Jurusnya dan mengarahkan nya ke tubuh besar itu.


Tusukan Amarah Dewa


Lin Zhan dengan sekuat tenaga mendorong tusukan pedangnya yang telah di aliri kekuatan api. Sedangkan Ular Hijau yang melihat menghentikan serangan itu dengan ekornya, menahannya agar tusukan itu tidak melukai tubuhnya.


Angin berhembus dengan sangat kuat karena dua kekuatan saling bertubrukan. Lin Zhan yang melihat Ular Hijau masih bersikukuh menahannya mengeluarkan api dari tangan kirinya, membuat telapak tangan nya di penuhi api berkobar yang sangat panas. Dan setelah itu mengarahkan api tersebut ke tubuh Ular Hijau


Ular Hijau yang fokus pada pertahannya tidak menyadari ada sebuah Api mengarah kepadanya. Dan akhirnya tubuhnya terbakar oleh api yang panas itu, Api yang mengandung darah milik Phoenix Kuno.


Saat tubuh Ular Hijau terbakar, Lin Zhan langsung melesat secepat kilat ke arah Ular Hijau, dan setelah itu memotong kepala nya dalam sekali tebas.


Bruk...


Tubuh Ular Hijau langsung jatuh dan mati seketika. Lin Zhan yang melihat merasa lega. Dan setelah itu dia melanjutkan perjalannya mencari keberadaan Bai Wang. Namun sebelum itu Lin Zhan mengambil inti kristal nya yang berharga, dan setelah itu pergi untuk mencari keberadaan Bai Wang yang tidak di ketahui keberadaan nya.


Sedangkan di Lembah Api, Bai Wang terus berkultivasi tanpa henti. Hingga tak terasa diri nya ada di dalam perut Piton Api sudah tiga bulan lamanya. Dan kini kekuatan nya telah meningkat, dan berada di Pendekar Raja Tingkat 1.


.


.

__ADS_1


.


Bersambung


__ADS_2