
Roh Suci Kalajengking yang kalah langsung membuat Ratu Hai Rong mundur beberapa langkah dan memuntahkan seteguk darah karena luka yang di terima nya dari serangan Jiwa beladiri Bai Wang yang mengeluarkan jurus Tebasan Seribu Ayunan.
Uhuk…uhuk….
Bai Wang yang melihat Ratu Hai Rong terluka menghilang dan dalam sekejap muncul di depan nya dengan pedang mengarah ke arah Ratu Hai Rong siap membunuh manusia kalajengking itu. Namun saat pedang itu akan menebas tubuh Ratu Hai Rong, Yu Lei yang melihat langsung melepas kekuatan nya dan melepaskan nya ke arah Bai Wang.
Wuuus…
Bai Wang yang merasakan kekuatan melesat ke arahnya dengan cepat menangkis dan menghindar.
Booom…..
Yu Lei langsung berada di samping Ratu Hai Rong dan membantunya.
"Yang Mulia, anda tidak apa-apa?" Tanya Yu Lei melihat Ratu Hai Rong yang terluka.
"Tidak apa-apa. Hanya luka kecil saja," jawabnya dan memulihkan kekuatannya.
Yu Lei yang mendengar merasa lega, dan setelah itu menatap Bai Wang yang tubuhnya penuh luka. "Bagaimana bisa pemuda ini melukai Yang Mulia?" Batinnya yang tidak percaya seorang Pendekar Tingkat Raja berhasil melukai Pendekar Agung Tingkat 6.
Bai Wang yang di tatap Yu Lei seperti itu balas menatapnya dengan dingin. Namun dalam hati, semoga wanita yang baru datang itu tidak membalas dan memulai pertarungan dengan nya. Jika sampai itu terjadi, dirinya yang saat ini sebenarnya kehabisan tenaga dan terluka pasti akan mati mengenaskan di tangan mereka.
__ADS_1
"Aku harus bisa membuat mereka melepaskan ku," batinnya memikirkan cara agar manusia kalajengking itu melepaskan dirinya.
"Yang Mulia, saya tidak ingin memiliki konflik dengan bangsa anda. Tapi jika anda dan bawahan anda tetap bersikeras menahan saya dan rekan saya, saya tidak akan segan untuk menghancurkan dan membinasakan semua bangsa kalajengking anda," ancamnya menakuti dengan sikap percaya dirinya, seolah jika dilihat dirinya masih memiliki kekuatan yang belum di keluarkan.
Yu Lei yang mendengar ancaman itu tentu saja kesal. "Berani sekali kau mengancam Yang Mulia, benar-benar cari mati," marahnya dan ingin menyerang. Namun sebelum yu Lei bergerak, Ratu Hai Rong menghentikannya.
"Yang Mulia?" Ucapnya menatap ratunya, berpikir kenapa ratunya menghentikannya untuk menyerang pemuda lancang di depan nya itu.
"Lepaskan mereka semua," perintahnya membuat Yu Lei dan pasukan Kalajengking yang mendengar terkejut. Apa maksudnya nya? Kenapa Ratu mereka melepaskan manusia lemah seperti itu.
"Yang Mulia," ucap Yu Lei tetap tidak percaya dengan perintah itu. Namun Ratu Hai Rong tidak mau mendengar, perintahnya harus tetap di laksanakan.
Melihat perintah itu tidak bisa di bantah, Yu Lei akhirnya menyetujui dan melepaskan Bai Wang.
"Bagaimana dengan dua rekan saya?" Tanyanya. Tapi sebelum Yu Lei menjawab, hempasan angin kuat menerpa kulit mereka, yang ternyata itu adalah Naga Emas dan Lin Zhan yang duduk di atas tubuh Naga Emas.
Goooar…..
"Bai Wang," teriaknya dan keduanya turun di samping Bai Wang. Bai Wang menatap keduanya yang ternyata baik-baik saja. Sedangkan Lin Zhan yang melihat tubuh Bai Wang terluka langsung khawatir dan bertanya. "Kau baik-baik saja?"
"Ya, aku baik-baik saja. Dan lebih baik kita segera tinggalkan tempat ini," jawabnya pelan dan langsung di angguki Lin Zhan, tahu akan keadaan.
__ADS_1
Yu Lei yang melihat dua rekan Bai Wang telah datang sendiri berkata, "Karena dua rekan mu telah datang, sekarang pergilah. Dan jangan buat aku mengulanginya lagi," perintah nya dan langsung di angguki Bai Wang.
"Terimakasih karena telah melepaskan kami," ucapnya dengan memberi hormat dan setelah itu mengajak Lin Zhan untuk pergi dengan menunggangi Naga Emas.
Naga Emas pun mengepakkan sayap besarnya dan pergi meninggalkan istana kalajengking yang hancur itu. Menjauh secepatnya dari tempat mengerikan itu.
Sedangkan Bai Wang yang duduk di depan Lin Zhan memuntahkan darah dari mulutnya.
Uhuk…uhuk….
Lin Zhan yang melihat tentu saja khawatir, ia tahu Bai Wang dalam keadaan tidak baik-baik saja.
"Naga Emas cari tempat yang aman untuk istirahat," perintah nya dan Naga Emas langsung terbang dengan cepat mencari tempat aman untuk mereka istirahat.
Sebenarnya dia tidak mau di perintah oleh Lin Zhan. Namun keadaan yang tidak bisa menolak akhirnya dirinya menyetujui dan itu hanya demi Bai Wang, pemuda yang di ikuti nya.
.
.
.
__ADS_1
.
Bersambung