BAI WANG (Benih Mutiara Kakacauan)

BAI WANG (Benih Mutiara Kakacauan)
Bab 38, Getah Suci


__ADS_3

Angin yang berhembus dengan kencang di akibat kan oleh kekuatan dua binatang spirit membuat Bai Wang, Lin Zhan terhempas. Dan kini mereka berdua berpegangan erat di pohon agar tubuh mereka tidak terhempas. 


Sedang kan Wan Bao dan Yan Tian, menahan tubuh mereka sendiri dengan kekuatan mereka.


"Sungguh kekuatan yang besar," gumam Wan Bao melihat dua binatang itu.


"Ya, sepertinya mereka ada di tingkat 7," jawab Yan Tian dan di angguki Wan Bao.


"Sepertinya ini akan susah untuk mendapatkan sesuatu yang di ingin kan oleh Tuan dan Tuan Bai," Yan Tian yang mendengar mengangguk, membenarkan apa yang di katakan temannya. 


Untuk melawan dua binatang spirit yang memiliki kekuatan tingkat 7, akan sangat susah di hadapi. Dan pastinya membutuhkan waktu lama untuk mengalahkan ke dua nya sekaligus. Sedangkan mereka berdua hanya berada di tingkat pendekar Kaisar. Membayangkan jika mereka benar-benar bertarung dengan dua binatang spirit itu, pastinya akan membuat nya terluka dan bahkan mungkin saja akan mati. 


Mereka berdua menoleh ke arah tuannya yang kini kembali memulai aksinya. 


Hah, mereka kembali menghela nafas nya.


Bai Wang dan Lin Zhan perlahan berjalan mendekati pohon tersebut dengan sangat hati-hati, sambil sesekali melihat ke arah Raja Kera Api dan Singa Emas Berkepala Dua yang terus bertarung.


"Kalian bertarung lah sampai mati. Biar aku bisa mengambil inti kristal kalian," gumam Bai Wang di acungi jempol oleh Lin Zhan.


Mereka berdua melanjutkan niatnya, mendekati pohon itu sambil sesekali bersembunyi menghindari dampak kekuatan dua binatang itu. Dan setelah berhasil sampai di bawah pohon itu, Bai Wang dan Lin Zhan mendongak, melihat ke atas pohon besar itu.


Wuuah ……


Kagumnya saat melihat pohon itu di kelilingi Aura alam yang murni. 


"Aura ini sungguh murni, cocok untuk menjadi tempat kultivasi," ucap Lin Zhan dan di benarkan oleh Bai Wang. Memang kenyataan nya seperti itu, Aura itu benar-benar murni. 


Bai Wang melihat ada apa di pohon itu, tidak mungkin mereka memperebutkan hanya karena ada aura murni di pohon itu. Dia berpikir pasti ada suatu hal lebih menarik lainnya. 


"Aku akan naik, melihat ada apa di atas sana," ucap Bai Wang di di angguki Lin Zhan.


"Pergilah. Jika ada sesuatu yang menarik katakan pada ku," Bai Wang mengangguk dan setelah itu naik ke atas pohon. 


Tap…


Tap…


Tap…


Bai Wang kini sudah naik ke atas pohon besar itu. Di lihatnya di tengah cabang besar terdapat kumpulan getah putih yang kental. 


"Apa ini?" Gumamnya mendekati getah putih tersebut. 


Bai Wang mengamati, dan mengambil sedikit getah putih itu di jari telunjuknya dan menjilatnya, manis itulah rasanya.


Wuuus….


Bau harum langsung menyebar saat Bai Wang menyolek getah itu. Raja Kera Apa dan Singa Emas Berkepala Dua langsung berhenti dan menoleh ke arah pohon besar yang di perebutkan.

__ADS_1


Goaar…..


Wooar….


Kedua binatang itu marah saat tahu ada yang mendekati sesuatu yang di inginkannya. Mereka berdua langsung berlari dan melompat berdiri tepat di hadapan Lin Zhan yang tertegun.


Glek …..


Lin Zhan menelan ludah dengan kasar saat dua binatang spirit tingkat 7 itu ada di hadapannya. 


Raja Kera Api melihat ke arah pohon dan mengintipnya dengan mata besar nya, apakah ada seseorang yang mencoba mengambil barang yang di inginkan nya.


Saat mengetahui Bai Wang ada di dekat getah putih kental itu, atau di sebut Getah Suci dan melihat di jarinya ada getah tersebut, Raja Kera Api langsung marah, dia mengoar dan membuat angin berhembus dengan kuat menghantam tubuhnya 


Woaaar….


Raja Kera Api itu memukul tahan dengan kuat menggunakan kedua tangannya. Hingga tanah yang di pukulnya retak dan berwarna merah karena kekuatan api nya.


Wan Bao dan Yan Tian yang melihat langsung menghampiri, membawa Lin Zhan menjauh dari amukan Raja Kera Api.


"Yang Mulia, anda baik-baik saja?" Tanya Wan Bao khawatir.


"Aku tidak apa-apa. Tapi Bai Wang…" ucapnya melihat ke arah Bai Wang yang kini tidak bisa lari dari dua binatang spirit itu. 


"Anda tetap lah disini, biarkan kami membantu Tuan Bai," ucap Yan Tian langsung pergi bersama Wan Bao.


Sedangkan Bai Wang dengan cepat mengambil Getah Suci itu, memasukkan ke datam botol giok keramik. Dan setelah itu melompat berhadapan dengan dua binatang spirit yang memiliki tubuh sangat besar. 


Wooar….


Goaar….


Bai Wang menahan Auman itu. Dan setelah itu mengeluarkan Jiwa Beladirinya, Pedang Berkarat. 


Bai Wang melompat menghindari setiap serangan dua Raja Kera Api dan Singa Emas, sambil sesekali menebaskan pedangnya, mengeluarkan jurusnya. 


Roh Pedang Seribu


Bai Wang mengeluarkan jurus pedang bayangan dengan jumlah banyak, mengarahkannya ke arah mereka berdua. Raja Kera Api yang melihat menangkis dengan tangan nya, sedangkan  Singa Emas yang melihat mengaum dengan keras, memblokir serangan itu.


"Sial!" Kesalnya dan melompat kesana kemari, menyerang tubuh mereka agar dapat melukai.


Namun karena kekuatan mereka berjarak tingkatan jauh, Bai Wang yang ada di Pendekar Perak Tingkat 4 tidak sebanding dengan kekuatan mereka dan akhir nya terpental oleh kekuatan mereka.


Bugh,


Bai Wang menabrak batu yang ada di tempat itu hingga batu besar itu pecah.


"Bai Wang!!!" Lin Zhan yang melihat berteriak keras dan langsung menghampiri, membantu Bai Wang untuk berdiri. Sedangkan Wan Bao dan Yan Tian kini bergantian melawan Raja Kera Api dan Singa Emas.

__ADS_1


Ledakan demi ledakan menggema di tempat itu. Bebatuan dan pepohonan yang ada di sana hancur oleh kekuatan mereka. Wan Bao dan Yan Tian mengeluarkan semua kekuatannya. 


Tinjuan Tangan Iblis


Wan Bao mengeluarkan jurus tinjuan harimau iblis ke arah Raja Kera Api, sebuah tinjuan dalam bentuk besar. Raja Kera Api yang melihat langsung membalas, menangkis dengan kepalan tangannya. Dan membuat kekuatan itu saling beradu. 


Wuuus…..


Angin berhembus dengan kencang. Wan Bao yang saling adu tinju dengan Raja Kera Api sekuat tenaga menahan nya. Namun kekuatannya sepertinya kalah oleh kekuatan Raja Kera Api itu dan akhirnya dirinya terpental jauh dan terluka.


Tak hanya Wan Bao yang kalah dalam pertarungannya, Yan Tian pun juga sama, dia kalah oleh Singa Emas Berkepala Dua.


Bugh,


Uhuk…Uhuk….


Mereka muntah darah sambil memegang dadanya yang sakit.


Woooar….


Goaar……


Dua binatang itu kembali mengaum dan setelah itu Raja Kera Api mengendus Pohon Suci, mencium aroma apakah Getah Suci masih ada atau tidak. 


Namun saat tidak menemukan aroma dari Getah Suci, Raja Kera Api semakin marah, dia mengeluarkan kekuatannya hingga menguar keluar dengan jarak yang luas.


Woooar….


Marahnya sambil memukul dadanya dengan kedua tangan. Setelah mengendus mencari aroma dari Getah Suci.


Bai Wang yang melihat Kera api mengendus, langsung mengajak Lin Zhan pergi meninggalkan tempat itu, menghindari dua binatang spirit level tinggi itu.


"Ayo," tariknya pada tangan Lin Zhan dan mereka berdua pun kabur meninggalkan tempat itu, menghindari kejaran Kera Api dan Singa Emas.


Naga Emas yang ada di atas kepala Bai Wang dengan santai duduk manis melihat pertunjukan mereka yang saat ini di kejar oleh dua binatang itu. Dia seolah tidak peduli dengan keselamatan Bai Wang dan Lin Zhan, karena menurutnya pertunjukan itu sangat menyenangkan.


"Sialan! Kenapa mereka terus mengejar kita?" gumam Lin Zhan berlari kencang, melompat di pohon satu ke pohon lain.


"Mungkin karena ini," tunjuknya pada botol kecil berbahan keramik


"Kau mengambil sesuatu dari pohon itu?" Bai Wang mengangguk dan setelah itu menyimpan kembali ke dalam cincin penyimpanan. Berlari sekencang mungkin menghindari kejaran dua binatang yang masih ngotot ingin mendapatkan sesuatu yang di inginkannya. 


.


.


.


Bersambung

__ADS_1


Jangan lupa like nya ya, komen dan tap favorit. 🤗🤗🤗


__ADS_2