BAI WANG (Benih Mutiara Kakacauan)

BAI WANG (Benih Mutiara Kakacauan)
Bab 64, Dunia Kecil Di Dalam Batu Merah


__ADS_3

Bai Wang dan Ratu Hai Rong yang menghilang dan masuk kedalam ruang batu merah, kini keduanya ada di dunia kecil yang ada di dalamnya. Keduanya tiba dengan berpencar, tidak saling bersama.


Di dunia kecil dalam batu merah terdapat pemandangan yang sangat indah dengan tumbuhan berbagai macam bentuk dan satu gunung yang sangat tinggi.


Bai Wang yang ada di tempat yang tinggi melihat pemandangan indah itu merentangkan tangan, menghirup udara segar dengan mata terpejam, menikmati udara sejuk yang ada di sekitarnya.


Setelah cukup lama menikmati keindahan itu, Bai Wang melompat dan pergi untuk mencari apa yang tersembunyi di dalam dunia kecil tersebut. Bai Wang yakin pasti ada sesuatu yang sangat berharga di tempat itu sampai ada tempat indah yang penuh dengan energi.


Saat dirinya berjalan, dia terus bertemu dengan banyak binatang spirit. Namun anehnya, para binatang spirit itu tidak ada yang menyerangnya, mereka nampak acuh dengan keberadaan nya. Bai Wang yang melihat tentu saja bingung, apa yang terjadi sebenarnya. Kenapa tidak seperti biasanya, yang sebelumnya setiap kali binatang spirit buas selalu menyerang manusia yang di lihatnya.


"Sebenarnya tempat apa ini? Kenapa binatang spirit ini nampak tenang, seolah sedikitpun tidak terganggu dengan kedatangan ku," ucapnya dalam hati, sambil terus berjalan menyusuri tempat tersebut.

__ADS_1


Namun saat sampai tak jauh dari kolam kecil, dia mendengar suara beberapa binatang spirit yang saling meraung, seolah mereka sedang memberi peringatan untuk tidak mendekati dan mengambil apa yang ada di dalam kolam kecil itu. Bai Wang yang penasaran tentang apa itu, langsung ikut bergabung bersama mereka.


Dan tak lama para binatang spirit dan Bai Wang menunggu apa yang akan keluar dari dalam kolam kecil, kini perlahan dari dalam kolam muncul sebuah bunga dengan ukuran besar yang di kelilingi api berkobar yang menyelimuti keseluruhan bunga tersebut. Bunga itu di namakan Bunga Teratai Api Keabadian. Semua yang melihat tentu saja terpana akan bunga yang berkobar itu. Mereka semua tidak sabar untuk mengambil inti sari kekuatan dari bunga tersebut. Inti sari kekuatan yang dapat menempa tulang dan tubuh menjadi lebih kuat.


Bai Wang yang melihat tentu saja tergiur untuk bisa mendapatkan inti sari bunga tersebut. Namun saat melihat beberapa binatang spirit juga menginginkan nya, Bai Wang mencari cara agar dia mendapatkan inti sari bunga tanpa harus melawan beberapa binatang spirit itu.


Bai Wang menjauh, seolah dirinya tidak tertarik sedikitpun dengan inti sari dari bunga Teratai Api Keabadian. Dan beberapa binatang spirit yang melihat kepergian Bai Wang tentu saja berpikir bahwa Bai Wang bukanlah suatu ancaman untuk mereka mendapatkan Bunga Teratai Api Keabadian. Dan mereka pun fokus untuk perebutan dengan sesama binatang spirit yang menginginkan inti sari dari bunga tersebut.


Bai Wang yang masih santai tidak menghiraukan beberapa binatang Spirit yang berseteru. Namun saat ada beberapa binatang spirit yang hendak bertarung untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan, tiba-tiba suatu kilatan cahaya berwarna merah melesat dengan kecepatan tinggi, menghantam tubuh bintang spirit dan meledak dalam sekejap.


Bai Wang yang melihat kilatan cahaya merah melewati nya langsung melihat arah jatuhnya kilatan tersebut. Dan betapa terkejutnya, ternyata kilatan merah itu menghantam tubuh beberapa binatang spirit dan meledakkan nya dalam sekejap, membuat beberapa binatang spirit langsung mati tanpa menyisakan tulang dari tubuh mereka.

__ADS_1


Beberapa binatang spirit lain yang melihat tubuh binatang spirit yang bersamanya meledak langsung ketakutan, mereka tahu apa akibatnya jika mereka saling bertarung di dunia kecil yang mereka tempati, kematian-lah yang akan mereka dapatkan, karena itu sudah mutlak hukuman bagi para penghuni dunia kecil yang tidak mematuhi aturan. Aturan yang di larang keras saling bertarung dan membuat kekacauan. Jika itu sampai terjadi, hukum alam akan menghukum mereka dengan kematian kerena tidak mematuhi aturan tersebut. Dan itu berlaku bagi siapa pun yang datang di dunia kecil dalam batu merah yang di buat oleh seseorang yang memiliki kekuatan besar. Dan seseorang yang berhasil membuat dunia kecil dalam batu merah pastinya orang yang memiliki kekuatan setara dengan para dewa. Dan sudah di pastikan kekuatan itu berada di atas Pendekar Agung tingkat puncak.


"Sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa binatang Spirit itu meledak dan mati?" batinnya bingung dengan apa yang terjadi.


Bai Wang yang tidak mengetahui aturan dalam dunia kecil bertanya-tanya, kenapa bisa beberapa binatang spirit itu mati dalam sekejap. Dan itu sungguh membuatnya penasaran, ingin tahu apa yang terjadi.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2