
Bai Wang dan Lin Zhan yang melihat beberapa kalajengking muncul di hadapannya langsung mengeluarkan pedangnya dan menebaskan kekuatan pedang ke arah kalajengking tersebut.
Syuut.....
Syuut.....
Boom.....
Boom.....
Duuuar....
Asap dari ledakan tersebut mengepul di ruangan tersebut. Ratu Hai Rong yang melihat tersenyum kecil, dia mengibaskan tangannya, menghilangkan asap yang menghalangi pandangannya.
Wuuus...
Seketika asap itu langsung menghilang. Dan beberapa kalajengking yang menyerang mereka tadi kini tidak ada di hadapan mereka. Bai Wang dan Lin Zhan yang melihat mencari, tapi tiba-tiba kalajengking itu melompat dari atas, dan menyerangnya. Naga Emas yang bersama mereka merasakan serangan dari atas langsung mendongak dan menyemburkan Api Emasnya ke arah kalajengking itu.
Wuuus....
Semburan Api itu langsung membakar kamar Ratu Hai Rong.
Beberapa anak buah Ratu Hai Rong yang ada di luar melihat asap mengepul dari arah tempat Ratu mereka, langsung bergegas pergi. Dan begitu terkejutnya mereka juga saat belum sampai di tempat tersebut, mereka melihat seekor Naga Emas besar terbang dari kediaman Ratu mereka dan menyemburkan nafasnya untuk membakar tempat tersebut.
Bai Wang dan Lin Zhan yang melihat Naga Emas berubah menjadi besar dan terbang keluar serta menyemburkan nafas nya untuk mengalahkan dan membakar kalajengking-kalajengking itu, mereka berdua melesat pergi meninggalkan tempat tersebut.
Ratu Hai Rong yang melihat pergerakan Bai Wang dan Lin Zhan langsung menghilang dan muncul di hadapan mereka dalam sekejap. Mereka berdua yang melihat Ratu Hai Rong ada di hadapannya tentu saja terkejut, dan mereka bertiga kini melayang di udara saling bertatapan.
Ratu Hai Rong memainkan jari lentiknya, dan tiba-tiba sebuah tekanan menghantam tubuh mereka berdua, membuat mereka berdua langsung jatuh karena beratnya tekanan tersebut.
__ADS_1
Wuus.....
Bugh......
Ugh.........!!!
Bai Wang dan Lin Zhan yang menerima tekanan itu menahan sekuat tenaga tekanan besar tersebut. Sungguh tekanan yang sangat-sangat kuat.
"Seperti ini kah tekanan dari Pendekar Agung?" batin Bai Wang mencoba menahan.
Ratu Hai Rong beralih melihat ke arah Naga Emas yang melawan beberapa kalajengking nya, "Kenapa Naga Emas bisa muncul di dunia ini? Tapi sepertinya dia berada di tingkat rendah, Ck!" Ratu Hai Rong kembali menghilang dan muncul di hadapan Naga Emas, mengibaskan tangannya dan seketika tubuh Naga Emas terpental dan menabrak bangunan.
Booom.....
Naga Emas bangkit kembali, dan mengepakkan sayapnya, terbang dan berdiri di depan Ratu Hai Rong. Mengaum dengan suara kerasnya, membuat gelombang suara yang kuat dan di sertai angin yang kencang.
Boom....
Braak.....
Naga Emas terluka. Sedangkan Ratu Hai Rong tak membiarkan Naga Emas berdiri kembali. Dia mencengkram tangannya, membuat pengingat tubuh yang kuat untuk menahan Naga Emas yang besar itu
Woooar....
Naga Emas meraung keras, membuat suaranya memekik di tempat itu. Bai Wang dan Lin Zhan yang masih menahan tekanan kuat itu dengan keringat yang membanjiri tubuh perlahan menggerakkan kepalanya melihat ke arah Naga Emas yang meraung.
Bai Wang yang melihat Naga Emas meraung kesakitan mengepalkan tangan, ternyata Ratu Hai Rong tidak hanya mengikatnya dengan pengikat kuat, melainkan mencoba melumpuhkan Naga Emas itu dengan cara menghancurkan tulang nya.
Woooar.....
__ADS_1
Raung Naga Emas yang kesakitan.
Bai Wang yang mendengar jeritan itu merasa dirinya tidak berguna, tidak bisa menyelamatkan rekannya yang dalam kesulitan.
Bai Wang menunduk dengan tubuh masih menahan tekanan tersebut. Cukup lama dirinya menahan, perlahan pandangannya kabur. Beberapa kali dirinya juga menggelengkan kepala untuk mempertahankan kesadarannya. Namun tetap saja dirinya seakan tidak bisa menahan. Sedangkan Lin Zhan sudah tergeletak tak sadarkan diri sejak tadi karena tidak kuat menahan tekanan besar itu.
Bai Wang yang masih berusaha menahan dan mempertahan kan kesadarannya, mengepalkan tangan dan berteriak kencang.
Argh!!!!!
Uhuk...Uhuk...
Darah pun keluar dari mulutnya karena luka dalam menahan tekanan itu. Ratu Hai Rong yang mendengar Bai Wang berteriak keras menoleh, menatapnya dengan senyum remehnya.
"Dasar keras kepala," gumamnya dan mengangkat tangan kirinya, memberikan tekanan tambahan untuk Bai Wang yang masih mencoba bertahan.
Ugh!!!
Bai Wang yang merasakan tekanan itu bertambah dua kali lipat, tubuhnya semakin berat. Tangan dan lututnya yang menahan sampai terluka dan keluar darah. Dan akhirnya dirinya pun tidak bisa manahan lagi. Tubuhnya limbung dan tak sadarkan diri.
.
.
.
Bersambung
Maaf beberapa kali Author tidak Update, karena Author sedang sakit beberapa hari ini, tidak memungkinkan untuk menulis 🙏🙏🙏
__ADS_1