BANGKITNYA ALKEMIS IBLIS

BANGKITNYA ALKEMIS IBLIS
Chapter 30


__ADS_3

Wu Zhuang yang baru saja masuk terlihat heran saat sudut matanya menampakkan sesuatu hal yang langka, sebuah senyuman yang mengerikan tersungging dari bibir sang istri. Sambil berjalan mendekat, dia pun bertanya


"Apa ada yang aku lewatkan? Sepertinya kau begitu bahagia hari ini?"


She Xia pun tersenyum, tangannya terulur mengambil undangan yang tadi dia letakan di atas meja dan memberikan nya pada Wu Zhuang.


"Undangan?" Wu Zhuang mengerutkan dahinya heran


"Bukan hanya itu, kaisar tua bangka itu juga mengirim banyak sekali hadiah untuk kita" ucap She Xia


"Hadiah?" beo Wu Zhuang. Matanya terbelalak melihat ada 5 peti hadiah yang di kirim kaisar Xuan ke rumahnya.


"Apakah bajingan tua itu berpikir jika raja ini tidak bisa memenuhi kebutuhan istrinya?" Wu Zhuang pun berdecak sebal


"Dia pasti memiliki tujuan tertentu" sambil melirik tajam ke arah istrinya


"Kesembuhan Xuan Yang" ucap She Xia


"Kau benar, baiklah kita akan mengunjungi istana kekaisaran besok" ucap Wu Zhuang menyeringai


"Tentu, kita akan bersenang-senang nanti" ucap She Xia membenarkan


Berita seorang dewi yang turun kedunia fana dan mampu merubah sayuran menjadi emas dan mampu melihat kesulitan orang juga menyembuhkan tanpa melihat orang yang sakit kian merebak dari mulut ke mulut di seluruh penjuru kekaisaran Xuan. Banyak warga dari kekaisaran lain pun yang datang berbondong-bondong ingin bertemu dengan dewi itu.


Kaisar Liu dan juga kaisar Shi pun tak luput dari rasa penasaran. Bergegas mereka pun berangkat menuju kekaisaran Xuan untuk membuktikan nya. Bahkan Wu Jin pun kini keluar dari persembunyiannya dan berniat mengajukan profosal kerja sama dengan sang dewi.


Seluruh warga kini di hebohkan oleh kedatangan orang-orang nomor satu dari setiap kekaisaran yang seolah tengah berlomba untuk mendapatkan kesempatan bertemu dengan dewi itu.


Kaisar Liu dan kaisar Shi saat ini sudah berada di depan gerbang istana kekaisaran Xuan. Mereka pun di sambut dengan sangat meriah oleh kaisar Xuan.


"Mari masuk kaisar Shi, kaisar Liu.." ajak kaisar Xuan.


Mereka pun memasuki aula istana kekaisaran Xuan. Mata mereka tampak memperhatikan sekeliling. Para pejabat dan juga bangsawan dari kekaisaran Xuan nampak hadir disana.

__ADS_1


"Apakah sedang ada acara di istana ini?" tanya kaisar Liu


"Mari silahkan duduk.. Nanti zen akan menjelaskannya" ucap kaisar Xuan yang langsung duduk di singgasana nya.


"Kami semua berkumpul di ruangan ini untuk menyambut kedatangan dewi beberapa saat lagi. Itu adalah bangsawan Ahn, beberapa waktu yang lalu istrinya sakit dan tabib mengatakan bahwa umurnya tak lama lagi. Bahkan penyakitnya tidak bisa disembuhkan. Tapi setelah bertemu dan di beri obat oleh dewi, istrinya kembali sehat dan hari ini ada di tengah-tengah kita semua disini" ucap kaisar Xuan


"Apakah itu benar bangsawan Ahn?" tanya kaisar Liu


"Yang rendah ini tidak mungkin berbohong yang mulia.. Bahkan pangeran Xuan Zhixing pun turut menyaksikan kesaktian dewi itu" ucap bangsawan Ahn


"Benar.. Pangeran ini pernah menyaksikan beberapa pedagang kecil tengah menangis sambil bersujud dan mengucapkan terima kasih karena telah memberkatinya. Pada awalnya pangeran ini merasa aneh dengan tindakan para pedagang itu. Namun saat mereka terbangun dari sujudnya, pangeran ini melihat banyak sekali emas di tangan mereka dan mereka terus menyebut berkat dewi" ucap pangeran Xuan Zhixing


Seluruh orang di aula itu pun mengangguk setuju


"Lalu adakah cara untuk membuktikan jika dia benar-benar seorang dewi atau bukan?" tanya kaisar Shi


Seorang peramal pun maju dan membungkuk di hadapan semua kaisar.


"Buat hamparan rumput hijau di depan gerbang hingga menuju aula istana ini, tak peduli layu atau pun segar. Zen ingin membuktikan kebenaran ucapan orang-orang ini tentang dewi" ucap kaisar Xuan yang langsung di angguki seluruh pelayan dan prajurit. Dengan segera mereka pun menata rerumputan dan juga banyak sekali tanaman bunga dan juga sayuran.


She Xia yang melihat hal itu dengan mata dewanya hanya terkikik geli, ternyata mereka benar-benar bodoh. Pikir She Xia.


Setelah itu She xia pun segera memberi tahu Jia Li dan juga Wu Zhuang, mereka menyusun rencana untuk kembali membuat kehebohan sebelum pada akhirnya membalas dendam.


She Xia beserta keluarga pun segera menaiki kereta kuda mewah mereka, kereta kuda itu di apit oleh 10 orang prajurit dan di ikuti 20 orang prajurit di belakang nya. Kali ini She Xia sengaja menggunakan baju putih polos tanpa riasan dan menggunakan berbagai assesoris kepala. Jubah emas bersulamkan burung merak dan bunga peony terlihat semakin mewah saat di padukan dengan pakaian She Xia. Sedangkan jubah yang di pakai oleh Wu Zhuang bersulamkan macan dan pedang. Si kecil Jia Li datang dengan gaun putih bersulamkan mawar yang sangat indah dengan rambut yang di kepang dan di gulung. Di beri beberapa hiasan rambut dari zaman modern membuat penampilan gadis itu semakin imut dan menggemaskan.


Seorang prajurit datang melapor pada Kaisar Xuan tentang kedatangan She Xia. Akhirnya semua orang pun berbondong-bondong menyambut kedatangan mereka.


Setelah kereta berhenti, Wu Zhuang segera keluar dari kereta dan membantu She Xia dan juga Jia Li untuk turun.


Beberapa bangsawan yang sudah mengenal mereka segera bersujud di tanah, sedang yang lain nya hanya membungkuk.


Jia Li baru saja turun dari gendongan Wu Zhuang, kaki mungil nya melangkah ke arah para bangsawan yang sedang bersujud. Orang-orang pun melotot melihat Jia Li. Setiap langkah kaki nya bisa menghidupkan tanaman yang mati dan menumbuhkan tanaman baru.

__ADS_1


"Paman-paman dan bibi.. Bangunlah.." ucap Jia Li


Orang-orang yang sedang bersujud pun segera berdiri, kaki kecil Jia Li mendekati nyonya Jin, istri dari bangsawan Jin. Jia Li melihat wanita itu menatapnya sendu dan berkaca-kaca. Jia Li pun mengulurkan tangannya dan mengelus perut rata nyonya Jin sambil tersenyum


"Terima berkat mu bibi. Kau akan segera memiliki 2 orang anak kembar" ucap Jia Li. Nyonya Jin pun langsung menangis sambil memeluk Jia Li dan terus berterima kasih. Akhirnya mereka pun di pandu untuk menuju aula istana. Jika setiap langkah Jia Li Bisa menghidupkan tanaman yang mati, maka setiap langkah She Xia membuat bunga-bunga bermekaran. Mengeluarkkan aroma lembut yang semerbak. Tapi saat Wu Zhuang melangkah, tanah yang di pijak nya langsung berubah warna emas, tidak! Itu bukan berubah warna melainkan benar-benar emas. Langkah Wu Zhuang menghasilkan ratusan ribu koin emas hingga membuat para pelayan dan prajurit menyerbu bekas kaki nya.


Setelah tiba di aula, mereka pun di persilakan untuk duduk. Kaisar Xuan memberikan kursi yang sangat indah dan juga mewah untuk mereka bertiga.


"Baiklah, langsung saja, ada masalah apa hingga yang mulia kaisar mengundang kami ke istana?" tanya She Xia tanpa basa-basi


"Zen sengaja mengundang dewi beserta keluarga untuk saling mengenal dengan seluruh penghuni kekaisaran ini, mulai dari pejabat, bangsawan maupun anggota kerajaan" ucap kaisar Xuan


Mata She Xia memicing tajam ke arah kaisar tua itu. "Apa kau yakin hanya itu? Bukan untuk menyembuhkan kutukan yang menimpa putri bodohmu itu?" tanya She Xia sarkas.


Kaisar Xuan pun meneguk paksa ludah nya , melirik ke arah pangeran Xuan Zhixing yang melotot padanya seolah-olah mengatakan


'Harusnya ayah langsung terus terang saja, jangan berbelit-belit'


Kaisar Yuan pun mengangguk "Benar, itu adalah tujuan lainnya atas undangan zen" ucapnya.


"Putrimu itu terlalu manja dan sangat bodoh, dia juga egois dan sangat menjengkelkan. Wanita yang ingin merebut milik wanita lain bahkan jika aku menyembuhkannya di hari ini. Dia akan kembali berbuat hal yang sama untuk merebut suami orang lain. Aku menolak permintaanmu" tegas She Xia.


Semua orang yang mendengar ucapan She Xia pun dibuat menganga tak percaya. Para nona maupun nyonya bangsawan dan juga para istri dari pejabat segera mengeluarkan unek-unek mereka


"Jika memang seperti itu, lebih baik tidak di sembuhkan" ujar nona A


"Aku takut dimasa depan dia merebut suamiku, lebih baik biarkan saja dia seperti itu" ucap nona B


"Pantas saja tubuhnya berbau busuk ternyata itu mencerminkan hatinya." ucap nona C


"tidak disangka jika putri kaisar adalah seorang j*****g, aku harus lebih berhati-hati" ucap bangsawan A


Umpan yang di keluarkan oleh She Xia akhirnya menuai perdebatan di antara mereka, She Xia sengaja mengeluarkan kata-kata yang memprovokasi agar bisa menjatuhkan kaisar Xuan

__ADS_1


__ADS_2