BANGKITNYA ALKEMIS IBLIS

BANGKITNYA ALKEMIS IBLIS
Chapter 41


__ADS_3

"Kembalikan tungku sembilan naga itu gadis kecil" seorang wanita tua menatap She Xia dengan nyalang, taring nya terlihat begitu tajam saat mulutnya tertutup.


She Xia membalikan tubuh nya, menatap datar wanita tua yang kini berdiri angkuh di hadapan nya.


"Apa hak mu melarang ku wanita tua? Apakah kau ibuku? Aah.. Tentu saja bukan, penampilan mu menunjukan kau dari bangsa yang lain" ucap She Xia seakan memberikan provokasi


"Heh... Gadis bermulut tajam rupanya. Aku iblis Hyura menginginkan milikmu. Cepat berikan padaku sebelum cambuk kesayanganku ini mengulitimu hidup-hidup" hardik wanita tua itu sambil menggertakan giginya.


"Apa kau pikir aku akan takut denganmu? Sepertinya kau salah memilih lawan wanita tua.." She Xia semakin menyulut emosi Hyura hingga membuat jari-jari tangannya terkepal dan buku tangannya memutih.


"Sepertinya gadis seperti mu tak bisa di ajak bicara baik-baik" ucap Hyura sambil mengangkat cambuk nya ke udara dan berusaha untuk menyerang She Xia


Wush...


Splash...


Hap..


Tangan mungil She Xia menangkap cambuk itu dengan santai dan langsung mengalirkan api abadinya menyerang Hyura.


Tertekan dengan kekuatan She Xia, Hyura pun segera melepaskan cambuk nya dan mundur beberapa langkah ke belakang.


Clang...


Cambuk Hyura terjatuh dan langsung terbakar menjadi abu. Mata Hyura melotot melihat kekuatan She Xia yang jauh dari perkiraannya.


Mengumpulkan kembali kekuatannya, Hyura kembali menyerang dengan sangat ganas, namun She Xia menanggapinya dengan santai.


Tak ada raut ketakutan dalam wajahnya, perlahan She Xia pun mengeluarkan aura nya, aura agung yang penuh penindasan, membuat Hyura terjatuh dan mengeluarkan seteguk darah dari mulutnya.


"Siapa kau?" akhirnya Hyura pun bertanya dengan mata yang semakin memerah saat tekanan dari aura She Xia di tambah dengan aura membunuh.


"Pertanyaan bodoh macam apa itu wanita tua? Tadi kau berusaha untuk menyerang ku dan sekarang kau baru bertanya siapa aku? Ckckck.. Benar-benar iblis tua yang bodoh" ucap She Xia sambil menyunggingkan senyuman sinisnya.


Leher Hyura semakin tercekik saat aura yang di keluarkan She Xia semakin meningkat, dia tak bisa lagi untuk tak takut menghadapi iblis yang saat ini ada di hadapannya, iblis yang berbeda dari yang biasa dia temui.


"Karena aku orang yang baik, aku akan memperkenalkan padamu siapa diriku" She Xia menjeda ucapannya sambil menatap rendah Hyura.

__ADS_1


"Namaku She Xia, sang alkemis iblis yang baru. Istri dari raja iblis kegelapan, reinkarnasi dari dewi surgawi, pemilik dari 11 naga agung dan ibu dari ratu neraka, apa kau puas setelah mengetahui siapa diriku?" tanya She Xia dengan lantang.


"Ampuni hamba ratu.. Hamba mengaku salah" Hyura mau tak mau tunduk pada She Xia


"Iblis tua seperti mu sepertinya sudah tak berguna lagi, lebih baik kau pergi ke neraka lapisan ketujuh bersama keserakahan mu" ucap She Xia sambil mendorong kekuatan penuh nya pada telapak tangan dan mengarahkannya pada Hyura.


"Tidak dewi.. Maafkan aku.." teriak Hyura


Booom...


Tempat bekas Hyura berdiri pun menjadi lubang yang besar, saat gelombang kekuatan dahsyat menghentam ke arahnya.


Hyura hanya bisa pasrah saat ledakan api abadi menyeretnya hingga ke lapisan ke tujuh neraka.


Ctak..


She Xia menjentikan jarinya, dan keadaan pun kembali seperti semula.


Bedengung...


She Xia menutup telinga nya rapat-rapat saat gelombang suara yang besar datang dan hendak menyerangnya, mengibaskan tangan kanannya dan puluhan lebah beracun pun terjatuh.


Ctak...


Cling...


She Xia memilih pergi sambil menjentikan jarinya, saat insting nya mengatakan akan ada serangan lain yang menyusulnya.


Sepertinya mereka belum mau menyerah dan terus mencari She Xia.


"Dasar iblis bodoh, sepertinya apa yang ku lakukan terhadap Hyura tak menghentikan semangat mereka untuk memiliki tungku sembilan naga" ucap She Xia yang telah kembali ke lembah pelangi.


Kembali duduk dengan posisi lotus, memejamkan matanya dan membawa kesadarannya kembali untuk menyerap setiap kekuatan dan juga energi yang mendekat ke arah nya.


She Xia seperti mendapatkan kekuatan yang lebih besar lagi saat ini saat penyatuannya dengan tungku sembilan naga yang di tambah dengan kekuatan roh sembilan naga Agung.


Tubuh She Xia mulai tertutupi cahaya putih yang menyilaukan mata, saat bertempur dengan Hyura tadi, kekuatan She Xia seakan telah berkumpul pada satu titik meridiannya dan berhasil mematahkan seluruh segel yang menutup dentian kecilnya.

__ADS_1


Krak...


Krak...


Kretek...


Tujuh dentian kecil She Xia pun terbuka, jika biasanya She Xia hanya memiliki satu dantian bawah atau dantian pusat, kini tujuh dantian tengah She Xia pun terbuka.


She Xia merasakan sakit yang teramat sangat saat ketujuh dantian kecilnya itu terbuka, namun sekejap kemudian perasaan hangat dan nyaman menjalar dalam tubuhnya.


She Xia telah berhasil membuka beberapa dantian lagi dalam tubuhnya.


Tubuh She Xia kian memucat saat seluruh energi alam itu terkuras dan tersedot dengan rakus ke dalam tubuhnya.


Krak..


Kratak...


Seakan tak mau kalah, beberapa dantian atas pun terbuka hingga membuat She Xia menggigit bibir nya menahan perasaan sakit yang menjalar, tulang-tulang nya seperti telah di patahkan berulang kali dan di sembuhkan kembali. Secara intens dan terus-menerus.


She Xia menggertakan giginya menahan kesakitan dalam tubuh nya hingga akhirnya tubuh nya terasa hangat dan nyaman, tulang nya sekarang semakin kuat dan menjadi tingkat berlian dengan 3 dantian utama yang terbuka dan beberapa dantian kecilnya.


She Xia menyunggingkan senyuman puas saat mengetahui tingkatan kekuatannya semakin meningkat pesat.


Walaupun kini tubuhnya bermandikan peluh, She Xia tak menyesalinya. Peningkatan kekuatan nya kini bertambah hingga membuat kekuatan jiwa She Xia pun semakin besar.


She Xia mulai membuka buku dewa obat yang di ambil dari ruang dimensinya, dengan kekuatan jiwa di tambah api abadi, saat ini She Xia sudah bisa memurnikan pil dengan tingkat yang lebih tinggi lagi.


Dia juga mampu untuk membuat pil tingkat dewa.


Sudut mulut She Xia mengembangkan senyuman puas, berbagai resep pembuatan pil tingkat dewa pun kini telah tertanam dalam otaknya.


She Xia hanya harus menyiapkan segala herbal yang dia butuhkan, dengan tungku sembilan naga sebagai media, pengontrolan api abadi yang baik di tambah kekuatan jiwa yang kini bertambah besar memungkinkan dirinya untuk bisa menghasilkan pil yang lebih banyak dan lebih berkualitas.


Mata She Xia mulai terbuka, dengan segera bangkit berdiri dan berjalan ke arah sungai.


She Xia ingin membersihkan dirinya sebelum melakukan proses penyulingan dan juga penyempurnaan pil nya nanti.

__ADS_1


"Sepertinya aku mendapatkan berkat surga, kekuatan yang sama sekali tak pernah terpikirkan oleh ku, datang dengan sendirinya dan membuatku semakin tertarik untuk mencobanya" tutur nya sambil terus berenang kesana kemari


__ADS_2