
"Heh.. Hanya beast monyet api tingkat 9! Kalian berani menentang ku?" tanya She Xia, matanya melotot tajam seraya mengeluarkan aura ranah immortal awal.
Beast monyet api tertawa mendengar ucapan dari She Xia, bagaimana mereka bisa tidak berani? Sedangkan lawan yang ada di hadapannya saat ini hanyalah seorang manusia dengan kultivasi tingkat immortal awal.
"Hahaha... Ranah kultivasi tingkat immortal awal! Apa kau bercanda? Menekan kami dengan aura ranahmu yang tidak seberapa! Itu sia-sia saja!" ucap beast monyet api, seraya langsung merubah dirinya menjadi manusia.
Begitu pun dengan beast yang lainnya, mereka juga segera mengubah dirinya dan menjelma sebagai manusia.
"Hanya karena kau berhasil mengalahkan penjaga di lantai 1, tidak berarti kau cukup kuat untuk bisa menekan kami! Kau masih harus berkultivasi lagi selama puluhan tahun untuk bisa mengalahkan beast tingkat 9 seperti kami!" ucap yang lain ikut memberikan provokasi terbaiknya terhadap She Xia.
Wu Zhuang mendengus tajam mendengar ocehan makhluk yang saat ini berdiri di hadapannya, sedangkan She Xia merogoh sesuatu dari lengan hanfunya kemudian mengorek lubang telinga nya.
Melihat ketidak pedulian srpasang manusia di hadapannya, tentu saja beast monyet api yang terkenal gampang marah itu pun langsung emosi, mereka yang selama ini selalu di puja dan di hormati sebagai penjaga lantai dua pagoda itu, langsung melitot dengan tajam.
Tangan nya terkepal dengan gigi yang gemelutup, betapa tidak beruntung nya kedua manusia itu yang telah berani menyinggung beast terkuat yang memiliki kulit tubuh sekeras baja.
Sedangkan Wu Zhuang langsung memajukan bibir nya dan bersiul, sementara She Xia terus mengorek lubang telinganya yang tiba-tiba gatal.
"Dasar manusia sialan! Kalian berani tidak menghormati kami? Maka matilah..!" ucap salah satu dari mereka sambil bergerak cepat ke arah Wu Zhuang dan She Xia mengarahkan tapak nya, kuku-kuku nya terlihat begitu tajam mencengkram.
Booom...
Serangan yang di lancarkan oleh beast monyet api itu mengenai udara kosong, saat ini Wu Zhuang dan She Xia sudah menghilang dengan sangat cepat dari hadapan mereka tanpa meninggalkan jejak aura apa pun.
"Jangan bersembunyi kau manusia lemah! Hadapi aku jika kau memiliki kemampuan!" ucapnya sambil mengarahkan pandangan nya pada segala penjuru.
Beast monyet api yang lainnya yang berjumlah 32 ikut mencari keberadaan dua manusia yang tiba-tiba saja menghilang bak di telan bumi, sungguh kejutan bagi mereka saat melihat gerakan yang begitu halus namun sangat cepat hingga tak bisa di lihat oleh mata telan**ng, sekalipun mereka beast tingkat tinggi.
Sementara She Xia dan Wu Zhuang hanya tersenyum melihat tindakan bodoh yang di lakukan oleh beast monyet api itu, mereka bergerombol bak pendemo tepat di tempat She Xia dan juga Wu Zhuang.
__ADS_1
Udara tiba-tiba terasa sangat dingin, bilah angin yang terbentuk dari sepasang pedang hitam kembar muncul dan langsung menyerang mereka dengan kecepatan yang sangat tinggi, hingga beberapa makhluk beast itu pun tak bisa mengelak dan terkana tebasan pedang yang memiliki aura gelap yang mengerikan.
Srak...
Srak...
Srak...
Crash...
Bruk...
Bruk...
Bruk...
Sepuluh monyet api langsung jatuh tersungkur dengan perut yang luka sangat dalam, bahkan dua diantaranya telah kehilangan tangan kanannya karena serangan yang tiba-tiba itu.
Zhep...
Zhep...
Wu Zhuang dan She Xia muncul dari kehampaan, keduanya berdiri di atas sebongkah batu besar tak jauh dari gerombolan beast monyet api dengan mulut yang menyunggingkan senyuman mengejek.
"Siapa kalian berani memerintah raja ini? Kalian benar-benar memiliki nyali yang besar!" ucap Wu Zhuang mengeluarkan aura iblis yang pekat.
Udara tiba-tiba saja terasa panas, mereka merasakan seolah lehernya tercekik oleh sebuah kekuatan yang tak terlihat, namun ini benar-benar sangat mengerikan.
Pria yang sejak tadi mereka fikir sebagai seorang manusia, nyatanya adalah raja dari kerajaan kegelapan, Wu Zhuang sang putra dari dewi air mata. Siapa yang tidak mengenal nya? Bahkan mereka telah membaca sebuah ramalan tentang kemunculan raja iblis di alam atas pada dua ratus tahun setelah dewi air mata terkurung.
__ADS_1
Namun di dalam ramalan tertulis jika raja iblis akan datang di temani seorang dewi yang memiliki keukuasaan setingkat lebih tinggi di bandingkan dewa agung.
Namun yang saat ini ada di hadapan mereka hanyalah manusia biasa yang memiliki kultivasi ranah immortal awal dan tidak memiliki kekuatan apa pun, bahkan aura yang dia pancarkan sejak tadi tidak mampu menekan pasukan beast monyet api penjaga lantai dua pagoda.
"Heh.. Raja iblis! Hahaha.. Berdasarkan ramalan raja iblis akan muncul untuk menyelamatkan ibunya yang terkurung bersama seorang dewi! Tapi lihatlah siapa yang ada di sampingmu itu! Hanya gadis biasa dari ras manusia yang ranah kultivasinya saja baru tahap immortal awal! Kau benar-benar pembual!" teriak pemimpin beast monyet api sambil menyunggingkan senyuman sinis.
"Dasar binatang bodoh!" ucap Wu Zhuang, matanya tiba-tiba berubah warna menjadi merah dengan taring tajam yang muncul di kedua sudut bibirnya, kuku jarinya berubah panjang dan menghitam.
Siapa mereka yang berani menghina permaisuri nya? Mereka bahkan tidak memiliki 10% dari keistimewaan She Xia.
"Sepertinya kalian sudah bosan hidup!" ucap Wu Zhuang sambil mengarahkan pedang nya pada gerombolan beast monyet api.
Melihat serangan yang di lakukan oleh Wu Zhuang, sontak mereka pun mengalurkan energi Qi nya menuju ke arah tangannya dan bersiap menyambit serangan besar itu dengan tapak nya.
Booom....
Duar...
Ledakan yang begitu dahsyat terdengar saat kedua kekuatan itu beradu dengan sengit, pasukan beast monyet api mundur puluhan langkah sementara Wu Zhuang hanya menggeserkan kakinya sedikit.
Sangat kuat...
Itulah yang kini di fikirkan oleh pasukan beast monyet api, mereka tidak menyangka jika kekuatan yang di miliki seorang raja iblis akan sehebat itu.
Bahkan setelah mereka semua mengalirkan energi Qi ke arah tangannya hingga 50% untuk menghalau serangan secara bersama-sama. Wu Zhuang menyeringai, apalagi saat ini pasukan beast minyet api terlihat menatap horror padanya, terlebih tapak mereka terasa kebas dan kesemutan.
Itu adalah serangan racun kegelapan milik Wu Zhuang yang di kombinasikan dengan tebasan neraka dan juga jurus rahasianya, badai racun kegelapan.
Nafas beast monyet api terasa sesak, meski mereka terlihat baik-baik saja dari luar, nyatanya serangan yang dilakukan Wu Zhuang berhasil mengoyak dan merobek organ dalam tubuh nya hingga terasa panas dan hancur.
__ADS_1
Badai racun yang di keluarkan oleh Wu Zhuang saat ini baru 50%, lalu bagaimana nasib mereka jika tadi Wu Zhuang menggunakan seluruh energi miliknya untuk menyerang? Sudah pasti saat ini mereka telah mati membusuk karena racun ganas sang iblis yang belum di temukan penawar nya.
Bahkan Wu Zhuang sang pemilik kekuatan, hingga detik ini belum bisa menemukan obat yang mampu menyembuhkan efek racun miliknya.