
Terima kasih banyak untuk semua readers yang masih setia dan selalu membaca karya receh author. Meskipun banyak author lain yang memberikan bacaan yang lebih baik, tapi selalu setia dengan karya author yang masih amatiran ini. 🙏🙏🙏.
Mari kita lanjut ke cerita
...----------------...
Akhirnya para master array dan master ilusi pun berkumpul di bagian barat, mereka bersiap melepaskan serangan untuk bisa menghancurkan array yang hingga saat ini masih berdiri tegak tak tergoyahkan sama sekali.
Jika saja mereka tahu, saat ini seorang bocah berusia lima tahun sedang terkikik geli melihat semua orang berjuang untuk bisa membatalkan array yang telah dia pasang, mungkin mereka akan terkena serangan jantung.
Ya... Si pembuat kekacauan itu adalah Wu Jia Li putri dari She Xia dan juga Wu Zhuang. Kemampuan dari bocah itu tak bisa di remehkan lagi, bukan karena dia terlalu pandai, tapi karena dialah reinkarnasi sang penguasa kerajaan neraka, ratu dari segala iblis hingga di beri julukan Dewi Neraka.
"Astaga.. Kenapa kakek-kakek peot itu terus menyerang array nya? Benar-benar bodoh!" cibir bocah itu sambil bersandar pada kursi kebesarannya, dia masih memperhatikan pergerakan dari mereka semua dari cermin kehidupan yang saat ini di pegang nya.
Sedangkan She Xia dan Wu Zhuang hingga saat ini masih berada di ruang tertutup untuk melanjutkan kultivasi mereka hingga ke ranah yang lebih tinggi untuk membuka portal menuju dunia atas demi menyelamatkan sang ibu dari pagoda yang mengurung nya.
Wuuung....
Wuuung...
Wuuung...
Array mulai bergeser sedikit setelah para master itu menggabungkan kekuatan mereka, meski hanya pergerakan kecil tapi itu merupakan sebuah kemajuan besar bagi seluruh master itu.
Mereka semakin bersemangat menyalurkan energinya agar bisa membuat retakan pada array yang tiba-tiba saja berganti warna menjadi hitam pekat.
Duar...
Duar...
__ADS_1
Duar...
Lagi dan lagi para master array dan juga master ilusi di buat tak berdaya dengan kekuatan dari array itu yang kini bukan hanya membalikkan serangan yang mereka keluarkan tapi juga memberikan serangan lain yang lebih dahsyat dari sebelumnya.
Brak...
Brak...
Bruk...
Kratak...
Krak...
Krak...
Para master array dan ilusi itu mulai terpelanting jauh ke belakang, mereka bahkan memuntahkan seteguk darah dari mulut nya saat tubuh nya terjatuh di tanah. Bahkan beberapa orang diantara mereka ada yang mengalami patah tulang dan juga retak bagian punggung dan ekor.
Mereka mulai terpojok saat satu persatu serangan yang mereka luncurkan tak bisa menggoyahkan array itu dan kini akibat pergeseran dari array tadi membuat sebuah ilusi mulai memasuki otak mereka.
Itu bukan ilusi biasa, tapi ilusi ketenangan, mereka tak bisa lagi mendengar suara teriakan dari orang-orang yang kini berlarian menolong mereka.
Bahkan ilusi itu juga berhasil menutup seluruh panca indra mereka hingga terbuai dalam sebuah mimpi yang berkepanjangan.
Kaisar Liu yang baru saja datang pun hampir tak percaya melihat kenyataan yang terjadi di hadapannya, bagaimana bisa master array dan juga master ilusi itu di kalahkan oleh kekuatan yang kini ada di hadapan mereka, bukankah mereka itu orang-orang yang paling hebat dan juga paling dia andalkan saat ini untuk menyelamatkan putra mahkota Liu Shang dan juga jendral Jun Jiang.
Wu Jing juga mengernyitkan dahinya, dia juga begitu takjub dengan serangan dari array yang kini ada di hadapan nya, bahkan di masa lalu, Wu Zhuang yang merupakan raja iblis saja tak mampu membuat array sekuat ini.
Lalu iblis mana yang kini harus mereka hadapi? Jika seperti ini, kemungkinan besar Wu Jin tak akan sanggup untuk mengambil alih wilayah kerajaan kegelapan dan mengambil tahta kekuasaan dari nya.
__ADS_1
Padahal selama ini Wu Jin telah berusaha sekuat tenaga untuk menghancurkan Wu Zhuang demi untuk bisa mewarisi tahta kerajaan kegelapan.
"Sial! Jika seperti ini zhen tak akan bisa mengambil alih seluruh wilayah kerajaan kegelapan! Tapi iblis mana yang memiliki kekuatan hingga sedahsyat ini? Mungkinkah ratu neraka telah kembali dan mengambil alih seluruh wilayah iblis dan menjadikan nya sebagai wilayah nya? Ini tak bisa di biarkan!" rutuk Wu Jin sambil berdengus melihat kekalahan dari para master array itu.
Saat ini Wu Jin harus fokus pada satu tujuan, mencari orang yang benar-benar bisa dia andalkan untuk bisa menghancurkan array dan juga membasmi si pembuat sekaligus pengendali array itu dengan segala cara.
Dia tak perduli bagaimana pun caranya, dia harus mendapatkan kerajaan kegelapan dan menjadi raja disana. Wu Jin sama sekali tak berfikir jika Wu Zhuang dan juga She Xia masih hidup, lagipula dia belum mendengar berita kemunculan sepasang suami istri itu dari mata-mata yang telah dia sebar hingga ke seluruh kekaisaran.
Bahkan Wu Jin juga menggerakan orang-orang nya untuk mencari tahu keberadaan Wu Zhuang hingga ke seluruh kerajaan kecil dan juga ke hutan-hutan.
Jika Wu Jin begitu mencemaskan kerajaan kegelapan jatuh ke tangan musuh, kaisar Liu masih memutar otak untuk mencari cara agar putra mahkota nya bisa kembali dengan selamat, setelah dia mengerahkan seluruh master array dan juga master ilusi, bahkan tak satu pun dari mereka berhasil merusak array dan menyelamatkan putra nya.
Tentu saja hal itu membuat kaisar Liu frustrasi, kemana lagi dia harus mencari orang-orang yang bisa membantunya mengembalikan sang putra kesayangan nya kesisinya.
Dia sungguh sangat menyesal telah mengizinkan putra nya untuk pergi mencari tahu perihal munculnya tungku 9 naga di kerajaan neraka, jika saja dia tahu hal itu akan mengancam nyawa putra nya, kaisar Liu pasti akan menyuruh orang lain untuk pergi kesana.
Tapi nasi telah jadi bubur, dia tak bisa terus terpuruk dengan keadaan nya saat ini, batas waktu 3 hari akan segera berakhir dan dia harus segera menemukan cara untuk mengeluarkan sang putra dari ilusi yang kini membelenggu jiwanya di dalam array itu.
"Kalian semua! Cari dan temukan seluruh kultivator yang paling hebat di seluruh kekaisaran! Zhen tak mau tahu dalam waktu kurang dari 3 hari putra mahkota Liu Shang harus bisa di selamat kan!" teriak kaisar Liu pada seluruh prajurit nya.
Para prajurit yang mendengar perintah dari kaisar mereka pun segera berlari dan langsung menunggangi kuda milik mereka dan memacunya menuju kerajaan-kerajaan kecil mau pun kekaisaran terdekat untuk menyampaikan titah dari sang jungjungan.
Mereka mengendalikan kudanya secepat yang mereka bisa agar tak membuang waktu percuma.
...----------------...
Jangan lupa untuk terus mendukung karya receh author ya, klik like, komentar dan subcribe nya. Jika berkenan lemparkan juga vote dan gift nya agar author semakin bersemangat dalam up bab berikut nya.
Selamat beristirahat readers, jagan lupa untuk menjaga kesehatan.
__ADS_1
Selamat tahun baru 2023 untuk kalian semua, semoga tahun ini kebahagiaan dan juga keberkahan mengiringi jalan kita semua.
Amiin... Allahumma amiin. 🙏🙏🙏