
"Jadi kau adalah beast penguji di lantai 4? Manarik! Bagaimana kalau kita bertaruh?" ucap She Xia.
Naga itu tampak membulatkan matanya mendengar ocehan She Xia, bagaimana bisa manusia di hadapannya ini tidak merasa takut pada dirinya dan malah mengajak untuk bertaruh? Meskipun kedua manusia itu telah berhasil naik hingga ke lantai 4 pagoda, bukan berarti mereka kuat, bisa jadi itu hanya keberuntungan keduanya yang telah berhasul mengalahkan penjaga di lantai 1 hingga lantai 3.
Sedangkan dirinya yang merupakan beast naga legendaris yang saat ini telah menjadi beast spirit tingkat 10 atau tingkat akhir, tidak mungkin bisa di kalahkan begitu saja oleh kedua manusia itu.
Terlebih kedua manusia itu baru saja mencapai ranah immortal tingkat awal. Sangat tidak mungkin untuk bisa melawan apalagi mengalahkan beast spirit tingkat akhir seperti dirinya.
"Katakan!" jawab naga itu pada akhirnya.
She Xia tersenyum senang mendengar jawaban dari naga itu, dia telah memprediksikan hal itu dan ternyata memang benar, naga besar yang saat ini berdiri tak jauh dari hadapan nya itu mulai tertarik dengan taruhan yang akan dia lakukan.
"Mudah saja! Jika kau kalah maka kau harus bersedia untuk tunduk dan juga menjadi beast spirit ku!" ucap She Xia.
Naga itu melotot mendengar ucapan lancang dari mulut wanita yang ada di hadapannya, bagaimana mungkin naga suci seperti dirinya harus tunduk dan menjadi tunggangan manusia biasa seperti wanita itu.
Ini benar-benar tidak masuk akal dan sangat di luar dugaan, tapi karena wanita itu sendiri yang memberinya pilihan maka tidak ada salahnya untuk dia menguji wanita itu hingga tahu jauhnya perbedaan antara binatang beast tingkat rendah dan juga binatang beast tingkat akhir.
"Kau terlalu percaya diri manusia! Seharusnya kau tahu jika yang saat ini berhadapan dengan mu adalah beast naga tingkat akhir! Bagaimana mungkin manusia biasa seperti mu yang baru saja mencapai tingkat immortal awal bisa mengalahkan ku! Hahaha... Kau terlalu gegabah! Benar-benar naif! " ucap naga itu sambil menyunggingkan senyuman mengejek.
She Xia tidak tersinggung dengan ucapan naga itu, dia malah tertawa dengan sangat lepas, sepertinya naga yang ada di hadapannya kali ini belum bisa mengenali dirinya sebagai seorang dewi surgawi.
"Sepertinya kau terlalu tua hingga matamu itu tidak bisa mengenali siapa sebenarnya yang sedang berdiri di hadapan mu saat ini! Tapi tidak masalah! Aku akan segera memperlihatkan nya padamu!" ucap She Xia sambil menyeringai.
Byurrr...
__ADS_1
Naga itu pun mulai menyerang She Xia dengan gerakan yang sangat cepat dan menyemburkan lava dari mulutnya, serangan itu sontak membuat She Xia dan Wu Zhuang langsung melompat untuk menghindar.
Gerakan keduanya yang ringan dan teratur, terlebih kecepatannya yang bagaikan kilat membuat naga itu mulai waspada dengan She Xia, saat ini dia mulai merasa yakin jika kedua manusia yang di hadapinya itu memang bukan lah orang yang mudah untuk dia kalahkan.
She Xia tersenyum melihat mata naga itu yang mendelik ke arahnya, tatapannya seolah begitu takjub dan ingin bertanya 'Bagaimana bisa kedua orang itu menghindar? Sementara dia telah memberikan serangan dengan gerakan yang paling cepat dan juga mematikan!'
She Xia hanya tertawa melihat wajah naga itu, dia sangat yakin jika beast naga itu mulai bertanya-tanya tentang kekuatan nya yang menyamai kekuatan naga itu sendiri.
Wush...
Tubuh She Xia langsung melayang dengan aura penekanan yang begitu berat dan kentara, beast naga terlihat begitu tercekat hingga dadanya terasa sangat sesak dan sulit untuk bernafas, matanya menatap tajam tubuh She Xia yang mylai bersinar dengan begitu terang.
Dengan cepat dia pun menutup matanya karena tak sanggup menahan efek dari cahaya yang berpendar mengelilingi tubuh She Xia dan langsung berubah menjadi semakin besar hingga menutupi tubuh wanita itu.
"Mungkinkah dia-" ucapan beast naga itu tercekat di tenggorokan, fikirannya mulai fokus untuk menyibak misteri yang di lihatnya saat ini.
Blar...
Seluruh cahaya itu pecah dan She Xia muncul dengan penampilan baru nya, tubuhnya semakin putih bercahaya dengan hanfu putih bergradasi biru laut. Jangan lupakan mahkota kecil yang menempel di kepala nya.
Itu adalah penampakan dewi yang hilang ribuan tahun lalu yang di puja dan begitu di hormati di alam atas. Bagaimana mungkin beast naga itu tak tahu, sedangkan dia juga turut mencari hingga saat ini.
Bruk...
Tubuh naga itu langsung ambruk di atas lahan kering yang kini telah kembali menjadi lantai pagoda, dia bersujud untuk menunjukkan hormat dan langsung mendapatkan tatapan sengit dari She Xia.
__ADS_1
"Naga kehampaan memberi hormat pada penguasa surgawi!" ucap beast naga itu sambil bersujud.
She Xia mendengus kesal melihat mainannya yang kini malah bertekuk lutut di hadapannya, dia belum puas bermain-main dengan naga itu dan sekarang dia harus mengakhirinya. Benar-benar sial!
"Bangunlah..! Aku menerima hormatmu!" ucap She Xia seraya mengibaskan lengan hanfu nya ke belakang.
"Terima kasih dewi!" ucap beast naga sambil bangun dari sujudnya.
"Bagaimana kau bisa mengenaliku?" tanya She Xia seraya menatap beast naga itu penuh tanya.
Glup...
Beast naga itu menelan salivanya dengan susah payah melihat She Xia yang menatapnya dengan begitu tajam, tubuh nya sedikit gemetar dengan keringat yang sudah membanjiri tubuhnya.
" I-itu.. Itu karena di lantai empat pagoda ini, siapa pun yang berhasil melewatinya maka identitas asli nya akan terungkap di depan semua orang!" ucap beast naga dengan gugup.
"Apaaa? Sial! Siapa sebenarnya pemilik dari pagoda ini? Sepertinya aku harus segera mengunjunginya untuk memberi dia pelajaran!" ucap She Xia emosi sambil mengepalkan tangannya.
"De-dewi.. Pemilik tempat ini tak lain dewi sendiri!" ucap beast naga sambil menunduk.
"Apaa? Sial! Jadi pagoda ini milik ku? Lalu kenapa aku harus mengikuti semua test yang ada di pagoda ini? Benar-benar bodoh!" ucap She Xia seraya menepuk jidatnya dengan kasar.
Wu Zhuang terkekeh melihat kelakuan istrinya yang bar-bar, dia juga sebenarnya kaget saat mendengar jika pagoda 7 lantai itu adalah milik dari istrinya. Namun dengan cepat dia kembali mengubah raut wajahnya seperti biasa.
Dia tak ingin citranya sebagai raja iblis yang dingin dan kejam berubah jika berekspresi terlalu berlebihan, terutama di hadapan She Xia.
__ADS_1
'Ternyata permaisuri ku banyak menyimpan kejutan yang menarik! Zhen benar-benar beruntung bisa memiliki dia! Mari kita lihat kejutan apa lagi yang akan dia tunjukkan pada zhen nanti!' gumam Wu Zhuang dalam hati sambil melirik ke arah She Xia yang masih anteng dengan sikap konyol nya.