BANGKITNYA ALKEMIS IBLIS

BANGKITNYA ALKEMIS IBLIS
Chapter 57


__ADS_3

Groaaaar...


Ribuan hewan beast itu langsung menerjang Wu Zhuang dan juga She Xia secara bersamaan, agak merepotkan memang jika harus melawan hewan dengan tipe berkelompok seperti ini, tapi karena mereka penjaga dari lantai satu pagoda itu jadi mau tak mau She Xia dan Wu Zhuang pun harus berusaha keras untuk mengalahkan nya.


Wush...


Aura beast tingkat 8 dan tingkat 9 menguar dari tubuh mereka, apalagi kini cakar nya sudah mulai memberikan serangan yang mematikan dan benar-benar dahsyat, bukan karena kekuatan dan kemampuan mereka yang terlalu tinggi, tapi lebih ke arah serangan beruntun secara besar-besaran.


Niat membunuh langsung merembes keluar dari tubuh ribuan beast yang kini menyerang dengan sangat ganas. Mereka memancarkan serangan tingkat tinggi dengan cakar dan juga tapak. Serangan yang sangat sulit untuk di hindari.


She Xia sebenarnya bisa saja mengeluarkan 11 beast naga miliknya, tapi karena dia ingin mengasah kemampuan adu tandingnya membuat wanita itu urung untuk melakukan nya.


Setelah ranah kultivasi keduanya naik ke tingkat immortal tahap awal, She Xia dan Wu Zhuang memang belum pernah menguji sehebat mana kekuatannya itu meningkat, dan kali ini mereka akan mencoba untuk mengeluarkan kemampuan terbaik nya untuk mengurus binatang beast berbulu dan imut itu.


Swush...


Baaam...


Bam...


Baam...


Terdengar suara ledakan berkali-kali, ribuan beast beruang es menyerang dengan membabi buta dan menggunakan hampir 50% energi Qi mereka.


Sedangkan Wu Zhuang dan She Xia mengalirkan energi Qi mereka pada kaki dan tangan nya agar semakin cepat dalam menghindari serangan lawan.


Swush...


Tap...


Tap...


Tap...


She Xia dan Wu Zhuang meloncat kesana kemari dengan gerakan yang sangat halus dan begitu lincah, keduanya menghindari benturan kekuatan dari lawan yang menyerang nya dengan cara yang sangat licin dan cepat.


Itu adalah kecepatan rata-rata bagi sepasang suami istri itu, tapi meskipun begitu tetap saja musuh mereka kali ini sangat merepotkan. Ribuan beast terus melakukan penyerangan tanpa henti, mereka melayangkan cakar dan tapak yang sangat kuat.


Bom...

__ADS_1


Boom...


Booom...


She Xia dan Wu Zhuang dengan cerdiknya memancing para beast untuk saling menyerang dan menghabisi hingga akhirnya banyak hewan beast yang terluka karena beradu kekuatan dengan sesamanya.


Di dalam ruang dimensi milik She Xia saat ini ke sebelas ekor hewan beast tingkat ilahi dan tingkat legenda berkumpul, mereka bersiap untuk keluar dan membantu majikan mereka untuk bertarung.


Tapi sebuah suara langsung membuat mereka terdiam, itu adalah suara telepati dari She Xia yang melarang mereka keluar dan membantu, She Xia masih belum puas untuk menjajal hasil kultivasinya terlebih setelah dia menggunakan pil pencuci dentian untuk meningkatkan kultivasinya.


Booom....


Booom...


Booom...


Ratusan beast beruang es mulai terpental dan terkapar di atas rerumputan, mereka saling menyerang akibat gerakan She Xia dan Wu Zhuang yang benar-benar mengecoh gerakan nya.


Bahkan kini sepasang suami istri itu telah mengeluarkan pedang hitam milik mereka, pedang yang di liputi aura gelap. Milik sang raja dan permaisuri kerajaan kegelapan.


Wuuung...


Hiyaaaa...


She Xia dan Wu Zhuang melesat bersamaan, keduanya menggunakan jurus tingkat tinggi untuk membalas serangan dari beast beruang es.


Gelombang kejut diikuti niat membunuh muncul bersamaan dengan serangan dari pasangan suami isteri itu, keduanya telah mulai serius untuk bertarung setelah tadi hanya menghindar.


Bilah pedang tercipta begitu energi Qi yang besar mulai mereka salurkan, dengan cepat membentuk serangan berbentuk bulan sabit.


Sementara beast yang berkumpul dan menyerang secara bersamaan mulai memasang sikap yang siaga, sepertinya mereka juga tak akan diam dan pasrah menerima kematian di tangan kedua penyusup itu.


Swush...


Swush...


Swush...


Beast beruang es mulai membuat gerakan mengelak dan juga menghindar, tapi mengingat seluruh hewan beast itu berkumpul dengan berdekatan hingga akhirnya bagian depan beast itu terkena serangan yang tak bisa lagi di hindari.

__ADS_1


Slash...


Slash...


Slash...


Lebih dari 30% beast yang ada di jajaran terdepan banyak yang terkena sabetan kedua orang itu hingga akhirnya tubuh mereka harus ambruk di atas rerumputan saat bilah pedang mulai menyayat dan memotong tubuh nya.


Mereka hanya bisa pasrah menerima kematian tanpa bisa melakukan perlawanan, karena pasukan bagian belakang mulai merangsek maju dan ikut membuat serangan balik pada kedua penyusup yang terus menekan dan berusaha menumbangkan mereka.


Bruk...


Bruk...


Bruk...


Jatuh nya beast beruang es itu membuat tanah bergetar, karena selain kekuatan yang di miliki oleh sepasang suami istri itu sangat lah besar di tambah bobot tubuh beast yang juga raksasa hingga suaranya begitu memekakkan telinga.


Gedebum...


Pasukan beast yang lain segera maju dan memberikan serangan balik yang sangat akurat, tapi kelincahan dari keduanya memang patut di acungi jempol. Mereka langsung menghindar dari satu tempat ke tempat yang lain menggunakan elemen anginnya.


Beast beruang es semakin murka dan langsung memberikan serangan dengan kekuatan elemen es mereka, kekuatan es itu di tembakan dari jarah yang sedikit jauh dan membentuk palung es yang runcing.


Wu Zhuang hampir saja terkena tikaman dari senjata rahasia milik beast beruang es itu jika saja tak cepat menghindar kearah lain. Namun sebagai raja iblis tentu saja Wu Zhuang tidak selemah itu meskipun pertarungan yang tidak seimbang dari dua kubu terus berjalan dengan sangat alot.


Mereka mulai saling beradu pukulan, tendangan dan juga cakaran, bahkan kini beast beruang es mulai menembakkan pisau terbang kecil seperti jarum yang di lepaskan dari arah atas tubuh musuh mereka hingga menghujam tanah.


She Xia dengan cepat membuat perisai untuk melindungi dirinya dan juga sang suami, tapi Wu Zhuang masih terus melancarkan serangan besar menuju musuh dadakan yang terus berdatangan entah dari mana.


Semakin banyak beast beruang yang mati, maka akan muncul ribuan beast lain yang terus merangsek maju untuk menyerang.


Pertukaran jurus terus terjadi, Wu Zhuang merasa cukup lelah setelah menguras begitu banyak energi di dalam tubuhnya, dia harus memutar otak untuk mengusir ribuan beast yang semakin banyak dan menyulitkan perjalanan nya menyelamatkan dewi air mata.


"Zen rasa sudah cukup main-main nya! sekarang rasakan jurus rahasia zen!" teriak Wu Zhuang yang langsung membuat gerakan tangan, bahkan dia juga menggigit jarinya sendiri untuk mengambil darah hitam miliknya.


Wung....


Berdengung, hewan beast itu pun mulai berhati-hati, mereka bersiaga untuk menahan serangan dari Wu Zhuang yang mulai menunjukkan aura iblis nya.

__ADS_1


__ADS_2